Array

Koordinasi Antar Penegak Hukum, 5 Pimpinan KPK Temui Jaksa Agung

Selasa, 05 Januari 2016 | 08:25 WIB
Koordinasi Antar Penegak Hukum, 5 Pimpinan KPK Temui Jaksa Agung
Pelantikan Pimpinan KPK

Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana mengunjungi Kejaksaan Agung, hari ini, Selasa (5/1/2016). Kelima pimpinan baru lembaga antirasuah tersebut akan menemui Jaksa Agung Muhammad Prasetyo guna membahas koordinasi antar aparat penegak hukum dalam hal pemberantasan korupsi.

"Koordinasi rencana kerja dan berbagi kerja eksternal aparat penegak hukum," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang kepada wartawan melalui pesan singkat.

Hal yang sama juga diutarakan Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan. Menurutnya, agenda pertemuan lima pimpinan KPK dengan jajaran korps Adhyaksa tersebut untuk membahas sinergitas antara lembaga penegak hukum dalam hal kerjasama untuk pemberantasan korupsi.

"Rencananya akan membahas sinergi kerjasama antar KPK dan kejaksaan," kata Basaria.

Sebelumnya, pimpinan KPK menemui Kapolri Jenderal Badrodin Haiti di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (4/1/2016). Pertemuan antara pimpinan KPK dan Kapolri tersebut berlangsung secara tertutup.

Suara.com - "Tadi ada pimpinan KPK datang, semua lengkap dengan para deputinya hadir ke sini dalam rangka silaturahmi dan koordinasi. Ini pertemuan pertama, karena memang pemberantasan korupsi ini perlu kerjasama antar penegak hukum," kata Badrodin.

Badrodin menambahkan masing-masing lembaga penegak hukum punya kelebihan. Jadi, katanya, perlu sinergi untuk memberantas korupsi.

KPK, katanya, memiliki kewenangan lebih luas dibandingkan Polri dalam hal penindakan. Sedangkan Polri memiliki anggota yang banyak.

"Masing-masing lembaga punya kelebihan, Polri kewenangan lebih sedikit dalam pemberantasan korupsi dibandingkan KPK. Proses perizinan dan perkara juga berbeda," katanya. 

Polri dan KPK, katanya, akan bekerjasama dalam memberantas korupsi dengan membentuk unit reaksi cepat. Unit ini merupakan gabungan antara KPK, Polri, dan kejaksaan.

‎"Rencana kerjasama membentuk unit reaksi cepat, pelatihan bersama pilot proyek pembenahan sistem. Seperti di Riau misalnya, nanti akan diteliti oleh KPK," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI