Terduga Teroris Sarinah, Afif Dikenal Sebagai Sosok Baik

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Minggu, 17 Januari 2016 | 20:39 WIB
Terduga Teroris Sarinah, Afif Dikenal Sebagai Sosok Baik
Petugas Labfor Bareskrim Polri melakukan olah TKP ledakan bom di Starbucks Coffe Sarinah, Jakarta, Kamis (14/1). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Seorang warga Desa Kalensari, Kabupaten Subang, Jawa Barat yang dinyatakan sebagai terduga pelaku peledakan bom di Jalan Thamrin Jakarta, Afif alias Sunakim. Dia dikenal sebagai sosok pendiam.

Sejumlah tetangga Afif yang berada di sekitar Dusun Krajan 1, Desa Kalensari, Kecamatan Compreng, Subang menyebutkan Afif mempunyai kepribadian yang baik.

"Afif itu anak yang baik. Tetapi saya tidak tahu setelah lulus SMP. Ia sekolah di luar daerah," kata Jejen, seorang tetangga Afif, Minggu (17/1/2016).

Afif merupakan anak pertama dari tiga bersaudara dari pasangan Jenal dan Mur. Ia menjalani pendidikan dasar hingga SMP di kampung halamannya.

Kemudian melanjutkan pendidikannya di STT Texmaco Cipeundeuy, Subang. Selama sekolah di STT Texmaco itu Afif tidak pulang ke Subang, tetapi pulang ke rumah kakeknya di Karawang.

Warga Dusun Krajan I lainnya, Sarwita menyatakan sejak sekolah di STT Texmaco itu Afif jarang pulang ke kampung halamannya sampai akhirnya ia menikah pada tahun 2007.

"Pada awalnya kita ragu kalau Afif itu terlibat dalam peristiwa peledakan bom di Jakarta, karena tidak ada gelagat yang mencurigakan dari sosok Afif," kata dia.

Tetapi setelah polisi mengumumkan secara resmi kalau Afif terlibat dalam peristiwa tersebut, baru warga percaya. Itu pun banyak warga yang tidak menyangka kalau salah seorang warganya terlibat peristiwa peledakan bom di Jakarta.

Kapolsek Klari Kompol A Mulyana menyatakan Afif pernah memiliki Kartu Tanda Penduduk atau KTP beralamat di Desa Duren, Kecamatan Klari, Karawang. Ia mengakui kalau jajaran kepolisian dari Polres Karawang bersama sejumlah anggota Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri mendatangi daerah sekitar Desa Duren pada Kamis (14/1) malam atau setelah peristiwa ledakan bom di kawasan Sarinah, Jakarta.

Sementara itu, Kepala Desa Duren Abdul Halim mengakui kalau Afif memang pernah tinggal di daerahnya, tetapi sejak tahun 2010, Afif dan keluarganya menghilang.

Pindahnya Afif dan keluarga itu diketahui setelah Halim mendapatkan surat dari kepolisian Aceh. Dalam surat itu, Afif ditangkap karena bergabung dalam pelatihan kelompok teroris di Aceh.

"Saat itu saya hendak mengantarkan surat itu ke rumah Afif, untuk disampaikan ke keluarganya. Tetapi ketika itu rumahnya sudah sepi," kata dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polri: Polisi Biarkan Pengikut ISIS Asal Tak Radikal

Polri: Polisi Biarkan Pengikut ISIS Asal Tak Radikal

News | Minggu, 17 Januari 2016 | 19:42 WIB

Bahrun Naim Jaring Anggota Melalui Internet

Bahrun Naim Jaring Anggota Melalui Internet

News | Minggu, 17 Januari 2016 | 19:26 WIB

Polri: Teroris Beraksi Tak Gunakan Kendaraan Pribadi

Polri: Teroris Beraksi Tak Gunakan Kendaraan Pribadi

News | Minggu, 17 Januari 2016 | 19:11 WIB

Jemput 5 Napi Terorisme, Polri: Hanya Pendalaman

Jemput 5 Napi Terorisme, Polri: Hanya Pendalaman

News | Minggu, 17 Januari 2016 | 18:59 WIB

PBNU: ISIS Punya Agenda Masif di Indonesia

PBNU: ISIS Punya Agenda Masif di Indonesia

News | Minggu, 17 Januari 2016 | 18:55 WIB

PDIP Puji Reaksi Cepat Polri Tangani Teror Bom Sarinah

PDIP Puji Reaksi Cepat Polri Tangani Teror Bom Sarinah

News | Minggu, 17 Januari 2016 | 18:10 WIB

Pascabom Sarinah, Polisi Tangkap 12 Terduga Teroris Jaringan Aceh

Pascabom Sarinah, Polisi Tangkap 12 Terduga Teroris Jaringan Aceh

News | Minggu, 17 Januari 2016 | 17:39 WIB

Menag Tak Ingin Disebut Kebobolan di Teror Bom Sarinah

Menag Tak Ingin Disebut Kebobolan di Teror Bom Sarinah

News | Minggu, 17 Januari 2016 | 17:35 WIB

Jawaban Menhan soal Usulan Revisi UU Terorisme

Jawaban Menhan soal Usulan Revisi UU Terorisme

News | Minggu, 17 Januari 2016 | 17:30 WIB

Polisi Butuh 7 Hari Pastikan Santoso Ditembak Mati di Poso

Polisi Butuh 7 Hari Pastikan Santoso Ditembak Mati di Poso

News | Minggu, 17 Januari 2016 | 17:26 WIB

Terkini

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

News | Minggu, 19 April 2026 | 19:13 WIB

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:56 WIB

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:49 WIB

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:41 WIB

Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku

Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:19 WIB

Uya Kuya Polisikan Akun Threads Soal Hoaks 750 Dapur MBG, Ini Detail Laporannya

Uya Kuya Polisikan Akun Threads Soal Hoaks 750 Dapur MBG, Ini Detail Laporannya

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:07 WIB

10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB

10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB

News | Minggu, 19 April 2026 | 17:30 WIB

KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi

KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi

News | Minggu, 19 April 2026 | 17:10 WIB

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:55 WIB

Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media

Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:51 WIB