ISIS Latih 400 Teroris untuk Lakukan Gelombang Serangan di Eropa

Ruben Setiawan

Kamis, 24 Maret 2016 | 09:00 WIB
ISIS Latih 400 Teroris untuk Lakukan Gelombang Serangan di Eropa
Ilustrasi pasukan ISIS. (Shutterstock)

Suara.com - ISIS dikabarkan telah melatih sedikitnya 400 petempur untuk melakukan gelombang serangan di Eropa. Kelompok tersebut dikabarkan telah menyiagakan sel-sel teror yang saling terkait satu sama lain seperti yang ada di Brussels dan Paris, demikian dilansir Associated Press.

Disebutkan pula bahwa, sel-sel teroris tersebut sudah diberikan perintah untuk memilih waktu, tempat, dan metode serangan. Tujuannya, untuk menghasilkan kerusakan yang maksimum.

Serangan di Paris dan Brussels menunjukkan bahwa kelompok ISIS di Eropa masih punya taji, meski sudah digempur habis-habisan di Suriah dan Irak. Sejumlah pejabat intelijen Eropa, Irak, dan seorang jaksa penuntut umum Prancis yang menelusuri jaringan ISIS, menyebutkan soal keberadaan kamp di Suriah, Irak, dan bekas negara pecahan Uni Soviet yang dihuni para petempur yang dilatih untuk menyerang negara-negara Barat.

Sebelum terbunuh dalam serangan polisi, otak serangan teror Paris mengaku masuk ke Eropa dalam kelompok yang beranggotakan 90 orang. Orang-orang tersebut menyebar ke segala tempat.

Namun, penangkapan tersangka teror Paris, Salah Abdeslam, pada hari Jumat pekan lalu tak berhasil mencegah serangan teror yang menghantam Bandara Brussels dan stasiun kereta bawah tanah empat hari kemudian. Sebanyak 34 orang tewas, sementara 270 lainnya terluka. Saat ini, polisi masih memburu seorang tersangka yang terlibat dalam serangan di Brussels.

Seorang kepala komisi pelacak jaringan jihad, Senator Prancis Nathalie Goulet, mengatakan bahwa ada sekitar 400 sampai 600 petempur ISIS yang dilatih secara khusus untuk melakukan serangan di luar Suriah dan Irak.

"Faktanya adalah bahwa jika kita tahu ada berapa banyak mereka di sana (Brussels), ini mungkin tak terjadi," kata Goulet.

ISIS mengklaim serangan teror di Brussels dilakukan oleh "tentara sel rahasia" yang dikerahkan ke ibu kota Belgia untuk melakukan teror. Keberadaan sel rahasia tersebut dikonfirmasi oleh Europol, agensi polisi Uni Eropa. Para Januari, Europol menyebut bahwa intel meyakini bahwa kelompok tersebut tengah dilatih untuk melakukan serangan bergaya "pasukan khusus".

Menurut seorang pejabat keamanan Europol yang enggan disebut namanya, para petempur tersebut dilatih strategi perang, menggunakan bahan peledak, dan teknik pengintaian.

"Perbedaannya adalah ketika pada 2014, sejumlah petempur ISIS hanya diberikan pelatihan selama beberapa pekan, kini strateginya berubah. Mereka membentuk pasukan khusus. Pelatihannya lebih lama," kata pejabat tersebut.

"Tujuannya bukan lagi membunuh orang sebanyak mungkin, namun melakukan operasi teror sebanyak mungkin, sehingga pasukan musuh terpaksa menggunakan lebih banyak anggaran dan sumber daya. Ini lebih kepada irama teror," lanjutnya. (Independent)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sosok Abdul Ballout, Penabrak Kerumunan Orang di Parade Gay Pride di Berlin

Sosok Abdul Ballout, Penabrak Kerumunan Orang di Parade Gay Pride di Berlin

News | Senin, 27 Juli 2026 | 10:34 WIB

Tampang Abdul Ballout Pelaku Serangan Berdarah di Berlin Terafiliasi dengan ISIS

Tampang Abdul Ballout Pelaku Serangan Berdarah di Berlin Terafiliasi dengan ISIS

News | Senin, 27 Juli 2026 | 07:33 WIB

Anak 16 Tahun Mau Bakar Gereja, Diduga Diperintahkan ISIS

Anak 16 Tahun Mau Bakar Gereja, Diduga Diperintahkan ISIS

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:36 WIB

Ancaman Teror Piala Dunia 2026, ISIS Ancam Serang Stadion dan Paus Leo XIV

Ancaman Teror Piala Dunia 2026, ISIS Ancam Serang Stadion dan Paus Leo XIV

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:57 WIB

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:57 WIB

Peneror Konser Taylor Swift Menyesal, di Apartemennya Ditemukan Bahan Pembuatan Bom

Peneror Konser Taylor Swift Menyesal, di Apartemennya Ditemukan Bahan Pembuatan Bom

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:52 WIB

Terinspirasi ISIS, Dua Remaja AS Rencanakan Ledakan Massal, Targetkan Puluhan Korban

Terinspirasi ISIS, Dua Remaja AS Rencanakan Ledakan Massal, Targetkan Puluhan Korban

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:22 WIB

AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban

AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 23:06 WIB

Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan

Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 16:42 WIB

Empat Pendukung ISIS di Sumatera Diciduk Densus 88! Gunakan Media Sosial untuk Provokasi Teror

Empat Pendukung ISIS di Sumatera Diciduk Densus 88! Gunakan Media Sosial untuk Provokasi Teror

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 13:30 WIB

Terkini

Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Kepala Dispar Sultra di Kantor

Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Kepala Dispar Sultra di Kantor

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:11 WIB

Sisi Gelap 'Magang': Kerja Profesional, Kenapa Dihargai Upah Sukarela?

Sisi Gelap 'Magang': Kerja Profesional, Kenapa Dihargai Upah Sukarela?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:10 WIB

BUMD Banten Gandeng Perusahaan Korea Selatan, Cabai dan Tomat Lokal Dibidik Tembus Pasar Ekspor

BUMD Banten Gandeng Perusahaan Korea Selatan, Cabai dan Tomat Lokal Dibidik Tembus Pasar Ekspor

Banten | Selasa, 03 November 2026 | 19:08 WIB

Terima Audiensi PB PMII, Mensos Gus Ipul: Pasal 31, 33, dan 34 Jadi Jantung Negara Kesejahteraan

Terima Audiensi PB PMII, Mensos Gus Ipul: Pasal 31, 33, dan 34 Jadi Jantung Negara Kesejahteraan

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:05 WIB

Ekspansi Mobil Mewah Hongqi dan Foton Sapa Warga Lewat Indomobil Expo 2026

Ekspansi Mobil Mewah Hongqi dan Foton Sapa Warga Lewat Indomobil Expo 2026

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 19:03 WIB

Wamensos Apresiasi Bupati Sidrap Sediakan Lahan untuk Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Bupati Sidrap Sediakan Lahan untuk Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:01 WIB

Krisis Iklim Ancam Kesehatan Dunia, WHO Didesak Tetapkan Status Darurat

Krisis Iklim Ancam Kesehatan Dunia, WHO Didesak Tetapkan Status Darurat

Health | Selasa, 03 November 2026 | 19:01 WIB

Temuan Mencurigakan di Pemkot Makassar, Appi Janji Bongkar Habis 'Anomali'

Temuan Mencurigakan di Pemkot Makassar, Appi Janji Bongkar Habis 'Anomali'

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:00 WIB

Rakyat Diminta Berhemat, Pejabat Menikmati Fasilitas Negara?

Rakyat Diminta Berhemat, Pejabat Menikmati Fasilitas Negara?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:00 WIB

Sengketa Lahan Gunung Sindur Memanas: Proses Mediasi di Pengadilan Negeri Cibinong Berpotensi Gagal

Sengketa Lahan Gunung Sindur Memanas: Proses Mediasi di Pengadilan Negeri Cibinong Berpotensi Gagal

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:58 WIB

×