Jokowi Ajak Filipina dan Malaysia Patroli Bersama di Perbatasan

Pebriansyah Ariefana | Erick Tanjung | Suara.com

Selasa, 26 April 2016 | 13:34 WIB
Jokowi Ajak Filipina dan Malaysia Patroli Bersama di Perbatasan
Presiden Joko Widodo. (Reuters)

Suara.com - Presiden Joko Widodo mengatakan Pemerintah akan menggelar rapat mengenai peningkatan keamanan lalu lintas perairan laut di wilayah perbatasan Indonesia, Malaysia dan Filipina. Rapat akan dilakukan oleh Panglima Militer dan Menteri Luar Negeri ketiga negara di Jakarta dalam waktu dekat.

"Oleh sebab itu, Minggu ini kami akan undang Panglima dan Menlu dari Malaysia dan Filipina. Kita akan ketemu di sini, membuat patroli bersama, sehingga memastikan bahwa alur di kawasan itu betul-betul dalam kondisi aman," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Selasa (26/4/2016).

Menurut dia, jalur lintas perairan laut ‎yang dilalui Indonesia, Malaysia dan Filipina tidak boleh dibiarkan menjadi rawan pembajakan. Makanya harus dilakukan pengamanan secara ketat.

"Nggak mungkin hal-hal seperti ini kita terus-teruskan (biarkan)," ‎ujar dia.

‎Sebelumnya, Jokowi menyatakan bahwa Pemerintah terus berupaya membebaskan 10 anak buah kapak (ABK) WNI ditambah yang baru empat WNI yang disandera kelompok milisi Abu Sayyaf saat pembajakan kapal pengangkut baru bara di kawasan Filipina. Pemerintah RI terus berkoordinasi dengan Pemerintah Filipina untuk pembebasan sandera tersebut.

"Ya, pagi siang malam selalu saya ikuti posisinya seperti apa. Dan komunikasi terus kami lakukan, baik dengan Pemerintah Filipina maupun juga dengan yang menyandera.‎ Kami harapkan ini bisa segera diselesaikan dengan mereka," terang Jokowi.

Selain itu, Jokowi menegaskan bahwa Indonesia tidak akan membayar permintaan tebusan pihak penyandera sebagai syarat untuk membebaskan sandera. Namun dia memastikan semua WNI yang disandera masih dalam keadaan aman.

"Kita tidak pernah berkompromi dengan hal-hal yang seperti itu, jadi tidak ada urusan sama yang namanya uang ddan tebusan.‎ Sampai saat ini sandera masih baik kondisinya, gak ada masalah," tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia-Filipina Jajaki Kerja Sama Sektor Bisnis

Indonesia-Filipina Jajaki Kerja Sama Sektor Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 April 2016 | 02:03 WIB

Rombongan Presiden Jokowi Transit di Abu Dhabi

Rombongan Presiden Jokowi Transit di Abu Dhabi

News | Sabtu, 23 April 2016 | 09:27 WIB

Jokowi Terima Wakil Presiden Komisi Eropa di Brussel

Jokowi Terima Wakil Presiden Komisi Eropa di Brussel

News | Kamis, 21 April 2016 | 18:13 WIB

Menlu dan Panglima Militer 3 Negara Bahas Pengamanan Jalur Laut

Menlu dan Panglima Militer 3 Negara Bahas Pengamanan Jalur Laut

News | Kamis, 21 April 2016 | 16:36 WIB

Terkini

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:51 WIB

Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP

Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:48 WIB

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:35 WIB

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:28 WIB

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:12 WIB

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:05 WIB

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:40 WIB

Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS

Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:38 WIB