Sandera Abu Sayyaf Pernah Ditembak dan Diperlihatkan Video Sadis

Pebriansyah Ariefana | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Jum'at, 13 Mei 2016 | 18:51 WIB
Sandera Abu Sayyaf Pernah Ditembak dan Diperlihatkan Video Sadis
Syamsir, salah satu ABK yang disandera sejak 26 Maret 2016 lalu. (suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

Suara.com - Keempat Anak Buah Kapal (ABK) asal Indonesia yang disandera oleh kelompok Abu Sayyaf hari ini telah resmi dipulangkan oleh keluarganya masing-masing oleh pemerintah.

Selama disandera di Filipina Selatan, keempat ABK ini bercerita sering sekali mendapat perlakuan kekerasan dan tidak menyenangkan dari para pengawal Abu Sayyaf. Bahkan, mereka tidak pernah diberikan makan dengan layak.

Seperti yang dialami oleh Syamsir, salah satu ABK yang disandera sejak 26 Maret 2016 lalu. Ia mengaku sering makan makana sisa atau buah kelapa kering.

"Biasanya dikasih makan kelapa kering. Kalau nggak, misalnya ada sisa-sisa makanan mereka ya dikasih ke kami, kami makan," katanya saat ditemui di Kementerian Luar Negeri, Pejambon, Jakarta Pusat, Jumat (13/5/2016).

Ia juga mengaku kerap sekali diancam dan ditunjukkan video-video sadis. Jika pihak perusahaan tidak segera menebus mereka maka, apa yang ada divideo tersebut akan menimpa pada ABK ini.

"Videonya itu ada leher digorok gitu. Kami di perlihatkan, sambil mereka ngomong pakai bahasa Melayu gitu, nasib kita bakal seperti di video kalau tidak diberi tebusannya," ungkapnya.

Syamsir pun mengaku, salah satu rekannya yang bernama Lorens pernah tembak oleh salah satu pengawal Abu Sayyaf.

"Kakinya yang ditembak karena jalan terlambat gitu. Terus juga ada kekerasan yang dilakuka pengawal itu ke Lorens," kata Syamsir.

Saat ini, keempat ABK ini yakni Mochammad Ariyanto Misnan, Loren Marinus Petrus Rumawi, Dede Irfan Hilmi dan Syamsir sudah dipulangkan ke keluarganya masing-masing. Berdasarkan hasil tes kesehatan yang dilakukan tadi pagi di RSPAD, Gatot Subroto, keempat ABK ini dinyatakan sehat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenlu Resmi Serahkan 4 Mantan Sandera Abu Sayyaf ke Keluarga

Kemenlu Resmi Serahkan 4 Mantan Sandera Abu Sayyaf ke Keluarga

News | Jum'at, 13 Mei 2016 | 18:25 WIB

Pimpinan MPR Bersyukur Tak Ada Saling Klaim Bebaskan Sandera

Pimpinan MPR Bersyukur Tak Ada Saling Klaim Bebaskan Sandera

News | Kamis, 12 Mei 2016 | 13:07 WIB

Rincian Pembebasan 4 WNI yang Disandera Tak Bisa Dibeberkan

Rincian Pembebasan 4 WNI yang Disandera Tak Bisa Dibeberkan

News | Kamis, 12 Mei 2016 | 12:41 WIB

Analis Intelijen: Pengamanan Maritim Perlu Diperketat

Analis Intelijen: Pengamanan Maritim Perlu Diperketat

News | Kamis, 12 Mei 2016 | 10:28 WIB

Mei Ini, Kelompok Abu Sayyaf Ancam Sembelih 4 WN Malaysia

Mei Ini, Kelompok Abu Sayyaf Ancam Sembelih 4 WN Malaysia

News | Rabu, 11 Mei 2016 | 17:07 WIB

Luhut: Pemerintah Investigasi Posisi 4 WNI Disandera di Filipina

Luhut: Pemerintah Investigasi Posisi 4 WNI Disandera di Filipina

News | Selasa, 10 Mei 2016 | 00:48 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB