Klaim Cina Terhadap Laut Cina Selatan Dinilai Aneh

Dythia Novianty, Dian Rosmala

Sabtu, 30 Juli 2016 | 13:08 WIB
Klaim Cina Terhadap Laut Cina Selatan Dinilai Aneh
Pengamat kenegaraan Cina A. Dahana dalam diskusi bertema 'Kita dan Sengketa Laut Cina Selatan', di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (30/7/2016). [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Sikap Pemerintah Cina yang bersikukuh mengklaim Laut Cina selatan sebagai bagian dari wilayahnya, dinilai sebagai sikap yang aneh.

Pasalnya, Cina yang selama ini merupakan negara yang tergabung dalam Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) dan ikut menandatangani Perjanjian Arbitrase Internasional. Dalam perjanjian tersebut, dikatakan bahwa suatu negara memiliki wilayah kelautan hingga 200 mil dari lepas pantai dari negara itu sendiri.

"Cina menolak keputusan mahkamah internasional, ini agak aneh menurut saya, karena ketika ikut dalam PBB ia juga menandatangani konvensi dunia kemaritiman ini. Jadi agak kontradiktif apa yang dilakukan cina itu," kata pengamat kenegaraan Cina A. Dahana dalam diskusi bertema 'Kita dan Sengketa Laut Cina Selatan', di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (30/7/2016).

Menurut Dahana, jika Cina terus menolak putusan mahkamah internasional, maka akan berpengaruh terhadap hubungan bilateralnya dengan negara-negara lain. Sebabnya, Cina seakan berupaya menjadi groundly super power, pesaing negara-negara adidaya.

"Jika dilihat ke dalam negara Cina sendiri, itu juga akan menimbulkan masalah," kata Dahana.

Seperti diketahui, Cina merupakan negara penganut ideologi Sosialis Komunis. Upayanya merebut laut Cina selatan, tidak lain untuk mendorong sektor ekonomi. Dengan demikian, mau tidak mau cina akan menjadi negara kapitalis.

"Paling tidak, (jadi) kapitalis negara karena semua kegiatan ekonomi dikontrol oleh negara," kata Dahana.

Hal ini juga akan berpengaruh terhadap penerimaan rakyat Cina tehadap ideologi Sosialis Komunis yang dianut.

"Kapitalisme ini berjalan maka makin banyak masyarakat yang tidak percaya pada sosialisme dan komunisme," tutur Dahana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Militer Cina Lakukan Patroli Udara di Laut Cina Selatan

Militer Cina Lakukan Patroli Udara di Laut Cina Selatan

News | Senin, 18 Juli 2016 | 21:42 WIB

Manila Tawarkan Berbagi Sumber Daya di LCS, Ini Tanggapan Beijing

Manila Tawarkan Berbagi Sumber Daya di LCS, Ini Tanggapan Beijing

News | Rabu, 13 Juli 2016 | 16:16 WIB

Pengamat: Pecah Belah Asia Tenggara, China Tiru Strategi Israel

Pengamat: Pecah Belah Asia Tenggara, China Tiru Strategi Israel

News | Rabu, 13 Juli 2016 | 15:52 WIB

Firma Hukum AS di Balik Kemenangan Filipina di Sengketa LCS

Firma Hukum AS di Balik Kemenangan Filipina di Sengketa LCS

News | Rabu, 13 Juli 2016 | 12:58 WIB

Eropa Desak Laut Cina Selatan Bebas untuk Dilintasi

Eropa Desak Laut Cina Selatan Bebas untuk Dilintasi

News | Kamis, 23 Juni 2016 | 06:28 WIB

Bahas Laut Cina Selatan, Jokowi Panggil Luhut dan Ryamizard

Bahas Laut Cina Selatan, Jokowi Panggil Luhut dan Ryamizard

News | Senin, 13 Juni 2016 | 15:09 WIB

Terkini

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

Penyadapan Presiden hingga Media Seret Listyo Sigit, Yusril Sebut Posisi Kepala KSP Bisa Diisi Plt

Penyadapan Presiden hingga Media Seret Listyo Sigit, Yusril Sebut Posisi Kepala KSP Bisa Diisi Plt

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 23:11 WIB

Skandal Sadap Presiden Terbongkar, Prabowo Sudah Tahu tetapi Motifnya Masih Gelap

Skandal Sadap Presiden Terbongkar, Prabowo Sudah Tahu tetapi Motifnya Masih Gelap

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:07 WIB

Yusril Pasang Badan untuk Polri, Penyidikan Kasus Listyo Sigit Akan Objektif

Yusril Pasang Badan untuk Polri, Penyidikan Kasus Listyo Sigit Akan Objektif

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:03 WIB

Temui Guru SD Jadi Tiktoker, Menteri Riefky Resmikan Desa Kreatif di Kebumen

Temui Guru SD Jadi Tiktoker, Menteri Riefky Resmikan Desa Kreatif di Kebumen

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:03 WIB

×