Distribusi Kartu Indonesia Pintar Hampir Tuntas

Adhitya Himawan | Suara.com

Kamis, 29 September 2016 | 23:58 WIB
Distribusi Kartu Indonesia Pintar Hampir Tuntas
Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS). (Antara/Dewi Fajriani)

Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan program prioritas Presiden Joko Widodo sebagai upaya meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak Indonesia. Untuk melaksanakan program tersebut, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah mencetak dan menyalurkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) sebanyak 17,9 juta kartu untuk anak-anak dari keluarga tidak mampu penerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Berdasarkan laporan dari penyedia jasa pengiriman KIP, sampai dengan tanggal 28 September 2016 sebanyak 17,067,951 (95,2 persen) kartu telah diterima rumah tangga sasaran (RTS). Namun terdapat 765.193 (4,3 persen) kartu masih dalam proses pengiriman. Selain itu, terdapat 94.164 (0,5 persen) kartu yang dikembalikan oleh penerima.

“Pengembalian tersebut terjadi karena penerima tidak dikenal, sudah pindah, dan meninggal dunia. Ada juga penerima yang menolak menerima KIP karena merasa mampu, atau sudah lulus sekolah,” demikian penjelasan disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Dikdasmen) Hamid Muhammad, di kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Kamis (29/9/2016).

Berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik), sebanyak 10.793.830 siswa/peserta didik telah mendaftarkan kartunya ke sekolah/lembaga pendidikan. Mereka adalah siswa penerima KIP/KKS, ataupun yang berasal dari keluarga penerima Kartu Perlindungan Sosial (KPS) dan Program Keluarga Harapan (PKH).

“Bagi siswa yang belum mendapatkan KIP namun merasa layak, dapat menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) sebagai syarat pendaftaran penerima PIP di Dapodik. Sampai dengan saat ini tercatat sekitar 8,6 juta siswa,” jelas Dirjen Dikdasmen.

Terkait penyaluran dana manfaat PIP, Kemendibud telah menyalurkan dana kepada 10,2 juta siswa. Sedangkan siswa yang telah mencairkan dana tersebut di bank penyalur tercatat sebanyak 3,9 juta siswa. “BRI dan BNI sudah sepakat untuk melakukan percepatan pencairan dana manfaat PIP dengan menambah jam layanan, dan loket layanan. Selain itu bank juga akan mendatangi sekolah yang berada di wilayah terpencil serta memfasilitasi pencairan kolektif bagi daerah yang memenuhi kriteria,” tutur Hamid.

Anak yang sudah menerima KIP dapat segera melaporkan kartunya ke sekolah/lembaga pendidikan untuk didaftarkan di Dapodik. Daftar anak yang sudah ditetapkan dalam Surat Keputusan (SK) penerima dana PIP yang dikirim sekolah/lembaga melalui Dinas Pendidikan dapat digunakan sebagai dasar pencairan dana manfaat ke bank penyalur terdekat. Tempat pencairan dana bagi siswa SD/paket A, SMP/paket B, SMK/peserta kursus dapat dilakukan di BRI. Sedangkan tempat pencairan dana di BNI diperuntukkan bagi siswa SMA/paket C.

Kemendikbud terus melakukan sosialisasi terkait penggunaan KIP dan pencairan dana manfaat PIP. Penggunaan KIP selain di pendidikan formal, dapat juga digunakan di pendidikan non formal. Bagi siswa penerima KIP yang belum mendaftarkan kartunya, diharapkan dapat segera mendaftarkannya ke sekolah/lembaga pendidikan terdekat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemendikbud Sudah Bagikan 4,9 Juta Kartu Indonesia Pintar

Kemendikbud Sudah Bagikan 4,9 Juta Kartu Indonesia Pintar

News | Rabu, 17 Juni 2015 | 19:51 WIB

Tiga Kartu Unggulan Jokowi-JK Belum Bikin Publik Puas

Tiga Kartu Unggulan Jokowi-JK Belum Bikin Publik Puas

News | Minggu, 10 Mei 2015 | 15:43 WIB

Mensos: 22 Juta Kartu Indonesia Pintar Siap Dibagikan

Mensos: 22 Juta Kartu Indonesia Pintar Siap Dibagikan

News | Selasa, 06 Januari 2015 | 22:40 WIB

Khofifah: Landasan Hukum Kartu Sakti UU APBN

Khofifah: Landasan Hukum Kartu Sakti UU APBN

News | Rabu, 12 November 2014 | 11:38 WIB

DPR Belum Perlu Gunakan Hak Interpelasi

DPR Belum Perlu Gunakan Hak Interpelasi

News | Selasa, 11 November 2014 | 08:58 WIB

Jusuf Kalla: KIS dan KIP Punya Payung Hukum Tegas

Jusuf Kalla: KIS dan KIP Punya Payung Hukum Tegas

News | Senin, 10 November 2014 | 13:19 WIB

Mensesneg Bantah Tudingan Yusril Ihza

Mensesneg Bantah Tudingan Yusril Ihza

News | Minggu, 09 November 2014 | 01:35 WIB

Ini Masalah Utama Kartu Indonesia Pintar

Ini Masalah Utama Kartu Indonesia Pintar

News | Sabtu, 08 November 2014 | 15:58 WIB

Fahri Mengaku Dikecam Ingatkan Jokowi Soal Kartu

Fahri Mengaku Dikecam Ingatkan Jokowi Soal Kartu

News | Jum'at, 07 November 2014 | 14:56 WIB

Yusril Kritisi Kebijakan Tiga Kartu Jokowi

Yusril Kritisi Kebijakan Tiga Kartu Jokowi

News | Jum'at, 07 November 2014 | 11:30 WIB

Terkini

Revisi UU Polri, Menkum Sebut Aturan Penempatan Personel di Kementerian Akan Dimatangkan

Revisi UU Polri, Menkum Sebut Aturan Penempatan Personel di Kementerian Akan Dimatangkan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:48 WIB

Menkum Supratman Sebut Revisi UU Pemilu Belum Urgen Dibahas: Masih Bisa Pakai yang Lama

Menkum Supratman Sebut Revisi UU Pemilu Belum Urgen Dibahas: Masih Bisa Pakai yang Lama

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:45 WIB

Vladimir Putin Sebut Hubungan Rusia-China Capai Level Tertinggi Sepanjang Sejarah

Vladimir Putin Sebut Hubungan Rusia-China Capai Level Tertinggi Sepanjang Sejarah

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:44 WIB

Uni Eropa dan AS Capai Kesepakatan Sementara Aturan Tarif Datang

Uni Eropa dan AS Capai Kesepakatan Sementara Aturan Tarif Datang

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:42 WIB

Dasco Sebut Pujian Prabowo untuk Megawati dan PDIP Keluar dari Lubuk Hati yang Paling Dalam

Dasco Sebut Pujian Prabowo untuk Megawati dan PDIP Keluar dari Lubuk Hati yang Paling Dalam

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:39 WIB

Militer Myanmar Klaim Rebut Kembali Kota Perbatasan Strategis Dekat Thailand

Militer Myanmar Klaim Rebut Kembali Kota Perbatasan Strategis Dekat Thailand

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:32 WIB

Horor Live Streaming Penembakan Masjid San Diego, Pelaku Diduga Saling Tembak di Dalam BMW

Horor Live Streaming Penembakan Masjid San Diego, Pelaku Diduga Saling Tembak di Dalam BMW

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:29 WIB

Kisah Kegagalan Netanyahu Jadikan Mahmoud Ahmadinejad Penguasa Iran

Kisah Kegagalan Netanyahu Jadikan Mahmoud Ahmadinejad Penguasa Iran

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:28 WIB

Pemkot Tangsel Matangkan Sistem SPMB 2026, Daftar Anak Sekolah Lebih Mudah dan Transparan

Pemkot Tangsel Matangkan Sistem SPMB 2026, Daftar Anak Sekolah Lebih Mudah dan Transparan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:20 WIB

China dan Rusia Buka Rute Dagang Baru Lewat Kutub Utara, Apa Efeknya di Selat Malaka dan Indonesia?

China dan Rusia Buka Rute Dagang Baru Lewat Kutub Utara, Apa Efeknya di Selat Malaka dan Indonesia?

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:15 WIB