Nazaruddin Diminta Buktikan Ada Duit Korupsi e-KTP ke DPR

Pebriansyah Ariefana | Nikolaus Tolen | Suara.com

Selasa, 11 Oktober 2016 | 16:58 WIB
Nazaruddin Diminta Buktikan Ada Duit Korupsi e-KTP ke DPR
Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Mantan Ketua Komisi II DPR Chairuman Harahap meminta Muhammad Nazaruddin untuk membuktikan pernyataannya. Nazaruddin mengatakan ada uang proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk dengan Nomor Induk Nasional berbasis elektronik.

"Ah, kata dia. Ya buktikan aja sama dia, itu kata dia, saya kenal juga nggak," kata Chairuman di Gedung KPK, jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (11/10/2016).

Menurutnya, pihaknya hanya menyetujui rencana pihak Kementerian Dalam Negeri yang menginginkan adanya identitas tunggal. Hal itu dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan pada pemilihan umum Tahun 2009 tentang Daftar Pemilih Tetap (DPT).

"Nggak ada masalah, biasa, pembahasan itu kan sesuai dengan, Kemendagri mengajukan proyeknya, nah kita kan butuh bahwa harus ada indentitas tunggal. Karena apa, karena kan pengalaman pemilu yang lalu (2009) di mana daftar pemilih tidak valid, maka kita perlukan itu," katanya.

Sementara terkait anggarannya yang mencapai Rp6 triliun, dia tidak terlalu mempersoalkannya. Pasalnya hal itu berdasarkan yang diajukan Kemendagri termasuk juga terkait pelaksanaannya.

"Itukan sudah pelaksanaan, tergantung bagaimana kemendagri ya. Soal kualitas itukan bukan urusan kita, bagi kita mereka mengajukan berapa yang dibutuhkan, kan ada ahli-ahlinya. Kalau memang segitu, ya harus kita laksanakan. Menurut ahlinya, ya rasional," kata Chairuman.

Pada hari dia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil, Irman. Irman sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK karena dinilai melakukan penyalahgunaan wewenang bersama dengan Sugiharto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nazaruddin Kembali "Bernyanyi" Soal e-KTP, KPK Siap Merekam

Nazaruddin Kembali "Bernyanyi" Soal e-KTP, KPK Siap Merekam

News | Rabu, 28 September 2016 | 18:07 WIB

Nazaruddin Divonis Enam Tahun Penjara

Nazaruddin Divonis Enam Tahun Penjara

Foto | Rabu, 15 Juni 2016 | 19:23 WIB

Sidang Vonis Nazaruddin Ditunda

Sidang Vonis Nazaruddin Ditunda

Foto | Kamis, 09 Juni 2016 | 15:30 WIB

Bantu KPK Bongkar Kasus, Nazaruddin Cuma Dituntut 7 Tahun

Bantu KPK Bongkar Kasus, Nazaruddin Cuma Dituntut 7 Tahun

News | Rabu, 11 Mei 2016 | 18:51 WIB

Singgung Panama Papers, Jaksa Tuntut Harta Nazaruddin Dirampas

Singgung Panama Papers, Jaksa Tuntut Harta Nazaruddin Dirampas

News | Rabu, 11 Mei 2016 | 18:47 WIB

Nazar Dituntut 7 Tahun

Nazar Dituntut 7 Tahun

Foto | Rabu, 11 Mei 2016 | 18:07 WIB

Anas Bersaksi di Tipikor

Anas Bersaksi di Tipikor

Foto | Rabu, 23 Maret 2016 | 13:54 WIB

Ibas Disebut Tahu Korupsi Nazaruddin, Demokrat: Tidak Ada Bukti

Ibas Disebut Tahu Korupsi Nazaruddin, Demokrat: Tidak Ada Bukti

News | Jum'at, 08 Januari 2016 | 18:34 WIB

Kembali Jadi Pesakitan, Nazaruddin Didakwa Tiga Kasus Sekaligus

Kembali Jadi Pesakitan, Nazaruddin Didakwa Tiga Kasus Sekaligus

News | Kamis, 10 Desember 2015 | 19:02 WIB

Sidang Dakwaan Nazaruddin

Sidang Dakwaan Nazaruddin

Foto | Kamis, 10 Desember 2015 | 14:09 WIB

Terkini

Lepas 744 Bus di Monas, Pramono Anung Sebut Peserta Mudik Gratis Naik 34 Persen

Lepas 744 Bus di Monas, Pramono Anung Sebut Peserta Mudik Gratis Naik 34 Persen

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 11:11 WIB

Alasan Negara NATO Ogah Bantu AS Lawan Iran: Ini Bukan Perang Kami

Alasan Negara NATO Ogah Bantu AS Lawan Iran: Ini Bukan Perang Kami

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 11:09 WIB

Tragedi Gilimanuk: Saat Mudik Berubah Jadi Perjuangan Bertahan Hidup

Tragedi Gilimanuk: Saat Mudik Berubah Jadi Perjuangan Bertahan Hidup

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:59 WIB

Kenapa Plastik Biodegradable Tak Selalu Cepat Terurai? Ini Temuan Terbarunya

Kenapa Plastik Biodegradable Tak Selalu Cepat Terurai? Ini Temuan Terbarunya

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:58 WIB

Meski ASN WFA, Menkes Pastikan RS Pemerintah Tetap Buka 24 Jam Selama Libur Nyepi dan Lebaran 2026

Meski ASN WFA, Menkes Pastikan RS Pemerintah Tetap Buka 24 Jam Selama Libur Nyepi dan Lebaran 2026

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:55 WIB

Viral Kepanikan Massal di Pantai Florida! Dikira Rentetan Tembakan Ternyata Hanya Suara Ini

Viral Kepanikan Massal di Pantai Florida! Dikira Rentetan Tembakan Ternyata Hanya Suara Ini

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:45 WIB

Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran

Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:45 WIB

UU Soal Uang Pensiun DPR Inkonstitusional Bersyarat, MK Perintahkan Pembuatan Aturan Baru

UU Soal Uang Pensiun DPR Inkonstitusional Bersyarat, MK Perintahkan Pembuatan Aturan Baru

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:30 WIB

Hujan Rudal Iran Tak Kunjung Reda, Warga Israel Akui Tak Lagi Bisa Tidur Nyenyak

Hujan Rudal Iran Tak Kunjung Reda, Warga Israel Akui Tak Lagi Bisa Tidur Nyenyak

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:22 WIB

Gus Alex Penuhi Panggilan KPK dalam Kasus Haji, Langsung Ditahan?

Gus Alex Penuhi Panggilan KPK dalam Kasus Haji, Langsung Ditahan?

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:21 WIB