Masyarakat Diimbau Tidak Terprovokasi dengan Kasus Ahok

Angelina Donna | Suara.com

Sabtu, 19 November 2016 | 16:30 WIB
Masyarakat Diimbau Tidak Terprovokasi dengan Kasus Ahok
Calon Gubernur DKI Jakarta petahana, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mendapatkan sambutan dari sejumlah warga saat melakukan

Suara.com - Forum Komunikasi Antarumat Beragama (FKUB) Halmahera Utara, Maluku Utara, mengimbau masyarakat setempat tidak terprovokasi dengan proses hukum Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) yang sedang ditangani Bareskrim Polri.

"Kami meminta agar masyarakat tidak terprovokasi dengan rencana demontrasi pada 2 Desember 2016 mendatang," Ketua FKUB Halmahera Utara, Samsul Bahri Umar, ketika dihubungi dari Ternate, Sabtu (19/11/2016)

Bahkan, FKUB meminta masyarakat mempercayakan Polri untuk bekerja dan tentunya mengawal proses kasus ini.

"Jadi tanpa harus turun ke jalan atau melakukan aksi demontrasi karena Islam adalah agama yang cinta damai dan penyejuk umat," ujar Samsul.

Bahkan, menyikapi aksi demo di Jakarta pada 2 Desember 2016 menjadi sebuah harapan agar seluruh masyarakat di kabupaten Halmahera Utara tetap melaksanakan aktivitas serta tidak terpancing dengan berbagai isu-isu yang menyesatkan.

"FKUB Halmahera Utara berharap seluruh masyarakat menyerahkan proses hukum ditangani Bareskrim Polri. Kami meminta semuanya mempercayakan ke Mabes Polri maupun Presiden untuk menyelesaikannya," kata Samsul.

FKUB Halmahera Utara akan membangun komunikasi dengan seluruh jajaran untuk menjalin hubungan sosial di masyarakat sambil menyuarakan hidup rukun.

"Dalam pantauan bela Islam pada 9 November 2016, di Halmahera Utara belum melihat ada aksi. Harapan yang sama, jika menjelang aksi 2 Desember 2016, masyarakat tidak terprovokasi dengan tetap menjaga situasi aman, tertib dan damai," ujar Samsul.

Bahkan, langkah-langkah yang dilakukan FKUB melalui rapat internal untuk membangun konsolidasi bersama dengan seluruh unsur terkait.

Selain itu, memasang spaduk dengan menyampaikan ajakan damai dan rukun dalam bingkai kebhinekaan tunggal ika yang diapresiasi sebagai wujud untuk bagaimana memberikan pencitraan yang baik tentang indahnya hidup dalam keragaman.

"Upaya-upaya dilakukan dengan memasang spanduk diapresiasi sehingga menjadi pencitraan yang baik. Kami juga merasa bahwa di Halmahera Utara ada harapan untuk tetap menjaga kebersamaan dan toleransi yang telah dijakin selama ini," tandas Samsul. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebut Ada Peserta Aksi 411 Dibayar, Ahok Tak Berniat Menyakiti

Sebut Ada Peserta Aksi 411 Dibayar, Ahok Tak Berniat Menyakiti

News | Sabtu, 19 November 2016 | 15:14 WIB

Perempuan Ini Bagi Pin Ahok-Djarot di Parade Bhineka Tunggal Ika

Perempuan Ini Bagi Pin Ahok-Djarot di Parade Bhineka Tunggal Ika

News | Sabtu, 19 November 2016 | 14:29 WIB

MUI Ungkap Hikmah di Balik Kasus Ahok

MUI Ungkap Hikmah di Balik Kasus Ahok

News | Sabtu, 19 November 2016 | 13:45 WIB

Aksi Penolakan Ahok-Djarot Dinilai Sebagai Penistaan Demokrasi

Aksi Penolakan Ahok-Djarot Dinilai Sebagai Penistaan Demokrasi

News | Sabtu, 19 November 2016 | 12:59 WIB

Projo Curiga Ada Pihak Sengaja Kaitkan Kasus Ahok dengan Jokowi

Projo Curiga Ada Pihak Sengaja Kaitkan Kasus Ahok dengan Jokowi

News | Sabtu, 19 November 2016 | 11:20 WIB

Terkini

Tepis Isu RI Bakal 'Collapse', Prabowo: Rakyat di Desa Nggak Pakai Dolar, Indonesia Masih Oke!

Tepis Isu RI Bakal 'Collapse', Prabowo: Rakyat di Desa Nggak Pakai Dolar, Indonesia Masih Oke!

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:15 WIB

Prabowo: Kita Tidak Sombong, Tapi Indonesia Kini di Pihak yang Memberi Bantuan bagi Dunia

Prabowo: Kita Tidak Sombong, Tapi Indonesia Kini di Pihak yang Memberi Bantuan bagi Dunia

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:49 WIB

Canda Prabowo ke Jumhur Hidayat di Nganjuk: Dulu Bolak-balik Masuk Penjara, Sekarang Jadi Menteri

Canda Prabowo ke Jumhur Hidayat di Nganjuk: Dulu Bolak-balik Masuk Penjara, Sekarang Jadi Menteri

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:40 WIB

Kelakar Prabowo saat Cari Dony Oskaria di Nganjuk: Menteri Saya Banyak Masuk RS Karena Kerja Keras

Kelakar Prabowo saat Cari Dony Oskaria di Nganjuk: Menteri Saya Banyak Masuk RS Karena Kerja Keras

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:20 WIB

Tampang Pria Jepang yang Terlibat Kasus Prostitusi Anak, Bos Perusahaan Hiburan Ikut Terseret

Tampang Pria Jepang yang Terlibat Kasus Prostitusi Anak, Bos Perusahaan Hiburan Ikut Terseret

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:02 WIB

Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Prabowo: Ini Peristiwa Langka di Dunia

Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Prabowo: Ini Peristiwa Langka di Dunia

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:01 WIB

Resmikan Museum-Rumah Singgah Marsinah di Nganjuk, Prabowo: Saya Tadi Melihat Kamarnya

Resmikan Museum-Rumah Singgah Marsinah di Nganjuk, Prabowo: Saya Tadi Melihat Kamarnya

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 10:46 WIB

WHO Pastikan Risiko Hantavirus Rendah, Tapi Ancaman Belum Berakhir

WHO Pastikan Risiko Hantavirus Rendah, Tapi Ancaman Belum Berakhir

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 10:45 WIB

Cara Keji Tentara Zionis Israel Bunuh 7 Warga Gaza, Perempuan dan Anak Jadi Korban

Cara Keji Tentara Zionis Israel Bunuh 7 Warga Gaza, Perempuan dan Anak Jadi Korban

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 10:04 WIB

Apa Hasil Lawatan Trump ke China? Isu Taiwan Menggantung, Beijing Tetap Dukung Iran

Apa Hasil Lawatan Trump ke China? Isu Taiwan Menggantung, Beijing Tetap Dukung Iran

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:59 WIB