Masinton: Survei LSI soal Elektabilitas Ahok Tidak Utuh

Ardi Mandiri, Agung Sandy Lesmana

Minggu, 20 November 2016 | 15:10 WIB
Masinton: Survei LSI soal Elektabilitas Ahok Tidak Utuh
Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu, melaporkan kasus dugaan pemberian gratifikasi ke KPK. [suara.com/Oke Atmaja]

Anggota Badan Pemenangan Pemilu DPP PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu mengaku tak mempercayai hasil rilis survei Lingkar Survei Indonesia (LSl) yang menyebut tingkat elektabilitas pasangan calon nomor dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat anjlok. Menurutya, hasil survei tersebut tidak utuh, karena hanya menyoroti dari satu sisi saja.

"Survei itu tergantung motretnya dari mana. Yang motret LSI kemarin itu kakinya saja. Jadi tidak utuh," kata Masinton di kantor DPD PDI Perjuanyan, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (20/11/2016).

Menurut anggota Komisi III DPR RI  bisa saja LSI hanya menyoroti  survei tersebut pasca Ahok ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama. Elektabilitas paslon bisa saja berbanding terbalik, apabila survei tersebut mengambil sudut pandang lain tentang calon yang tengah disurvei ke masyarakat.

"Tergantung anglenya. Sama kaua teman-teman kameramen tergantung ambil angel dari mana. Jadi yang disurvei LSI itu gambar kaki tidak utuh," kata dia.

Ketua Tim pemenangan pasangan calan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)- Djarot Saiful Hidayat  Prasetio Edi Marsudi juga memberikan pernyataan yang sama dengan Masinton soal elektablitas Ahok-Djarot yang disurvei LSI.

Dia malah menceritakan terkait hasil survei Pilkada 2012 yang menyoroti  Joko Widodo yang saat itu dicalonkan sebagai Gubenur DKI Jakarta berpasangan dengan Ahok.Saat itu, banyak hasil survei yang tidak mengunggulkan Jokowi-Ahok ketimbang paslon lain.

"Saya sampaikan sekali lagi kita 2012 kita punya pasangan Jokowi Ahok, survei kalah semua sama kita,' katanya.

Sebelumnya, LSI merilis hasil survei mengenai tingkat elekabilitas pasangan Ahok-Djarot, pasca Ahok ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama. Dari hasil tersebut, pasangan Ahok-Djarot turun sebesar 10,6 persen.

Sedangkan posisi pertama dipegang oleh Sandiaga Uno yang meningkat sebesar 31,9 persen dan pasangan Agus Harimurti dan Sylviana Murni meningkat jadi 30,9 persen. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Mendadak Datangi DPD PDI Perjuangan

Ahok Mendadak Datangi DPD PDI Perjuangan

News | Minggu, 20 November 2016 | 14:36 WIB

Tim Pemenangan Rapat Pascapenolakan Kampanye Ahok-Djarot

Tim Pemenangan Rapat Pascapenolakan Kampanye Ahok-Djarot

News | Minggu, 20 November 2016 | 14:33 WIB

Terkini

Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat

Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:14 WIB

Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat

Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:45 WIB

DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!

DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:25 WIB

DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:10 WIB

Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi

Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:29 WIB

DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif

DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:18 WIB

Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!

Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:02 WIB

Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung

Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:46 WIB

Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah

Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:20 WIB

Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas

Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:08 WIB

×