Gubernur Kalbar akan Awasi Gerakan Islam Radikal

Adhitya Himawan

Jum'at, 23 Desember 2016 | 06:41 WIB
Gubernur Kalbar akan Awasi Gerakan Islam Radikal
Massa Aksi Damai 2 Desember melakukan salat Jumat berjamaah di bawah guyuran hujan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (12/2/2016). [Suara.com/Oke Atmaja]

Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis meminta masyarakat di provinsi itu untuk mengawasi adanya gerakan radikal yang kemungkinan mencoba masuk di daerah tersebut.

"Jika ada menemukan gerakan radikal, supaya segera untuk mengamankan dan dilaporkan ke pihak keamanan. Awasi semua, jaga persatuan masyarakat kita yang selama ini sudah terjalin antarpemeluk agama baik Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha maupun Konghucu, jangan mau diadu domba atau diprovokasi," kata Cornelis di Sekadau, Jumat (23/12/2016).

Dirinya mengatakan, mengecam aksi teror yang terjadi di beberapa daerah, termasuk Kalbar yang terjadi di Kota Singkawang beberapa waktu lalu.

"Ini perlu untuk kita waspadai bersama, saya mengecam aksi terorisme yang terjadi di berbagai daerah, termasuk di Singkawang beberapa waktu lalu," tuturnya.

Didepan ribuan masyarakat, orang nomor satu di Kalbar itu menyampaikan amanat Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian. Dalam sambutan tersebut diungkapkan, berbagai kejadian aksi teror, serta dinamika kehidupan nasional yang terjadi beberapa bulan terakhir menunjukkan adanya gangguan dalam bentuk kejadian intoleransi, baik internal maupun antaragama.

Kondisi ini menjadi lebih kompleks karena kejadian tersebut berlangsung ditengah suasana peningkatan suhu politik yang terjadi sebagai akibat dari pelaksanaan pilkada serentak 2017.

Berbagai hal tersebut menjadi tantangan tugas bagi Polri. Dan seluruh elemen terkait, khususnya dalam menjaga dan mengamankan pelaksanaan ibadah natal 2016 dan perayaan pergantian tahun 2017.

Di tempat yang sama, Wakapolda Kalbar Brigjen Pol. Joko Irianto usai memimpin rapat koordinasi lintas sektor sehari sebelumnya bahwa, Polda Kalbar bersama tim gabungan memberikan atensi khusus terhadap pengamanan ovjek vital, jelang perayaan Natal dan tahun baru.

"Pengamanan di Gereja Jelas. Tadi kita sudah sampaikan, nanti umat Kristiani yang melaksanakan ibadah tentu mendapatkan pelayanan dan keamanan baik dari Polri, TNI dan lainya, bersinergi kita amankan," kata Irianto.

Dia mengungkapkan, sebanyak 5 ribu personel gabungan di Kalbar, terdiri dari TNI, Polri dan Pemda dikerahkan dalam rangka pengamanam Natal dan tahun baru 2017.

Mereka bertugas memberikan pelayanan dan pengamanan di beberapa tempat yang menjadi objek vital, terutama Gereja dan fasilitas umum.

Dari Maping area yang dilakukan terdapat 800 objek vital dan sekitar 603 diantaranya adalah Gereja yang ada di Kalbar, selebihnya meliputi terminal, pelabuhan darat maupun udara dan sebagainya.

Irianto menegaskan pihaknya akan menindak tegas bagi pengacau perayaan Natal. Apalagi tindakan tersebut jelas merupakan tindak kriminal.

"Kalau melanggar hukum sudah jelas kriminal dan menganggu tentu kita berikan sanksi tegas. Kita tidak mengarang-ngarang," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menhan Minta Agama Tidak dicampur dengar Politik

Menhan Minta Agama Tidak dicampur dengar Politik

News | Jum'at, 11 November 2016 | 12:58 WIB

Seorang Imam Masjid di Swiss Ditangkap Polisi

Seorang Imam Masjid di Swiss Ditangkap Polisi

News | Kamis, 03 November 2016 | 07:10 WIB

Jokowi Tegaskan Tak Ada Hubungan Terorisme dengan Islam

Jokowi Tegaskan Tak Ada Hubungan Terorisme dengan Islam

News | Selasa, 06 September 2016 | 12:03 WIB

Ancaman Radikalisme di Indonesia Dinilai Berkurang

Ancaman Radikalisme di Indonesia Dinilai Berkurang

News | Senin, 01 Agustus 2016 | 23:30 WIB

WWF Indonesia Kembangkan Green Ekonomi di Kalimantan Barat

WWF Indonesia Kembangkan Green Ekonomi di Kalimantan Barat

Bisnis | Senin, 06 Juni 2016 | 09:20 WIB

Mengenal Desa Nanga Leboyan di Kalimantan Barat

Mengenal Desa Nanga Leboyan di Kalimantan Barat

Lifestyle | Selasa, 31 Mei 2016 | 08:59 WIB

Sensasi Naik Bus 'Reot' di Putussibau Bertarif Rp50.000 Per-orang

Sensasi Naik Bus 'Reot' di Putussibau Bertarif Rp50.000 Per-orang

Lifestyle | Minggu, 29 Mei 2016 | 07:30 WIB

Mayjen Andika Perkasa Segera Lepas Jabatan Danpaspampres

Mayjen Andika Perkasa Segera Lepas Jabatan Danpaspampres

News | Senin, 23 Mei 2016 | 02:00 WIB

Wapres Jusuf Kalla Buka KTT Islam Moderat

Wapres Jusuf Kalla Buka KTT Islam Moderat

News | Senin, 09 Mei 2016 | 09:58 WIB

BKPM Inspeksi Pembangunan Smelter Alumina Pertama di Indonesia

BKPM Inspeksi Pembangunan Smelter Alumina Pertama di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 01 April 2016 | 12:48 WIB

Terkini

Mengapa Pasar Mobil Jepang di Indonesia Semakin Menyusut?

Mengapa Pasar Mobil Jepang di Indonesia Semakin Menyusut?

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 06:05 WIB

Nasdaq Cetak Rekor Tertinggi, Harga Minyak Dunia Mulai Turun

Nasdaq Cetak Rekor Tertinggi, Harga Minyak Dunia Mulai Turun

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 06:01 WIB

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

×