Kasus Makar, Ichsanuddin Noorsy Blak-blakan soal Rapat di UBK

Pebriansyah Ariefana | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Rabu, 18 Januari 2017 | 15:53 WIB
Kasus Makar, Ichsanuddin Noorsy Blak-blakan soal Rapat di UBK
Ichsanudin Noorsy saat mendaftar ke KPUD DKI bersama pasangannya. [Antara]

Suara.com - Pihak kepolisian kembali memanggil mantan calon gubernur DKI Jakarta Ichsanuddin Noorsy terkait kasus makar, Rabu (18/1/2017). Kali ini, Ichsanuddin diperiksa untuk tersangka makar, Sri Bintang Pamungkas.

Kedatangan Ichsanuddin luput dari perhatian media. Dia telah merampungkan pemeriksaan dan keluar dari gedung Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro sekitar pukul 13.30 WIB.

Dia mengaku dicecar 32 pertanyaan. Materi pemeriksaan kurang lebih mirip ketika dirinya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka makar yang lain, Rachmawati Soekarnoputeri, Selasa (10/1/2017) pekan lalu.

"Kalau yang 10 Januari itu kan diperiksa terkait Rachmawati Soekarnoputri sebagai tersangka dan kawan-kawan disebutnya, nah kalau hari ini pemeriksaan menyangkut Sri Bintang Pamungkas saja, ada 32 pertanyaan dan 14 halaman laporan," kata Ichsanuddin usai pemeriksaan di Polda Metro Jaya.

Dia mengaku penyidik juga menanyakan dirinya apakah pernah mengikuti forum pertemuan yang ikut dihadiri Sri Bintang atau tidak.

"Substansi sih sama, karena pengulangan. Tapi lebih ditekankan ke Sri Bintang Pamungkas. Bagaimana apa pernah satu forum? Bagaimana pendapat saya mengenai kajian beliau? Itu misalnya," kata dia.

Dia mengaku sangat jarang duduk bareng dalam forum yang ikut dihadiri Sri Bintang. Pasalnya, kata dia kajian yang disampaikan dirinya berbeda dengan Sri Bintang yang merupakan dosen Teknik Industri di Universitas Indonesia.

"Saya sebetulnya nyaris tidak pernah satu forum dengan Sri Bintang. Sementara perbedaan kajian dengan Sri Bintang, saya punya kajian akademik, dan saya tidak pernah melihat kajian akademik dari Bintang. Itu perbedaan mendasar saya," katanya.

Meski tak mengenal secara dekat dengan Sri Bintang, Ichsanuddin mengaku ikut tergabung dalam grup Whatsapp yang juga Sri Bintang ikut bergabung.

"Kalau kenal dekat sih, nggak. Tapi saya satu grup WA dengan mereka di grup 'Peduli Negara'," karanya.

Dia juga mengaku pernah ikut menjadi pembicara di Universitas Bung Karno, Jakarta pada 20 November 2016 lalu yang membahas aksi demonstrasi 4 November dan perkembangan ekonomi global.

"Yang paling menarik itu justru pada kajian di UBK pada 20 November. Nah di kajian 20 November itu, kan fokusnya memang ke posisi 2 kan, posisi tentang penistaan agama dan perkembangan ekonomi global. Nah pada penistaan agama itu saya melampirkan berkas yang memuat mengenai 7 media asing yg menceritakan demo 411. Nah mereka mengkonstruksikan demo 411 itu demo Islam vs Kristen, saya tegas saja ya terbuka. Dan itu juga yang saya sampaikan di UBK," kata dia.

Dia menilai dinamika yang terjadi saat ini juga pernah terjadi pada 2002 lalu dan juga menjadi kajiannya.

"Saya bilang tadi ini bukan peristiwa baru, peristiwa ini menjadi kajian saya sejak 2002. Ketika kita mulai salah langkah dalam pemulihan ekonomi. Dan menjadi puncak ketika kita membenarkan azas non diskriminatif pada kebijakan ekonomi. Sehingga yang muncul adalah ketimpangan ekonomi, sosial, regional, intelektual, dan infrastruktur. Yang pada pemerintah sekarang menyebutnya Sentralisasi Jawa. Kalau orang baru merasakan sekarang, saya sudah ingatkan sejak 2002. Dampaknya terasa secara vertikal dan horizontal. Dampak ini sudah saya sampaikan di berbagai tempat. Bagaimana strategi pembangunan kita sebenarnya sehingga kita melahirkan sebuah masyarakat yang memang bisa mengatasi masalah perekonomian?" katanya

"Saya lihat mereka membicarakan akibat, bukan sebab. Saya melihat kesalahan dalam struktur amandemen. Itulah mengapa pentingnya kita kembali ke ekonomi konstitusi," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berkas Sri Bintang Sudah Dilimpahkan ke Kejaksaan

Berkas Sri Bintang Sudah Dilimpahkan ke Kejaksaan

News | Sabtu, 14 Januari 2017 | 15:25 WIB

Polisi Tanggapi Keinginan Fadli Zon soal Kasus Makar

Polisi Tanggapi Keinginan Fadli Zon soal Kasus Makar

News | Kamis, 12 Januari 2017 | 19:00 WIB

Meski Mengadu ke DPR, Kasus Dugaan Makar Rachmawati Jalan Terus

Meski Mengadu ke DPR, Kasus Dugaan Makar Rachmawati Jalan Terus

News | Kamis, 12 Januari 2017 | 18:00 WIB

Ini Sebab Fahri Hamzah Usulkan Dibentuk Pansus Makar

Ini Sebab Fahri Hamzah Usulkan Dibentuk Pansus Makar

News | Kamis, 12 Januari 2017 | 11:20 WIB

Ratna Sarumpaet Dicecar 30 Pertanyaan di Pemeriksaan Terakhir

Ratna Sarumpaet Dicecar 30 Pertanyaan di Pemeriksaan Terakhir

News | Kamis, 12 Januari 2017 | 10:33 WIB

Mantan Jamintel Kritik Polisi Tak Paksakan Kasus Makar

Mantan Jamintel Kritik Polisi Tak Paksakan Kasus Makar

News | Kamis, 12 Januari 2017 | 06:44 WIB

Rachmawati Ngadu ke Pimpinan DPR Tak Bakal Pengaruhi Polda Metro

Rachmawati Ngadu ke Pimpinan DPR Tak Bakal Pengaruhi Polda Metro

News | Rabu, 11 Januari 2017 | 16:32 WIB

Kapolda: Polisi Sudah Punya Bukti Aliran Dana Rachmawati

Kapolda: Polisi Sudah Punya Bukti Aliran Dana Rachmawati

News | Rabu, 11 Januari 2017 | 16:26 WIB

DPR Rencanakan Pembentukan Pansus Makar

DPR Rencanakan Pembentukan Pansus Makar

News | Rabu, 11 Januari 2017 | 13:54 WIB

Hanura: Bukan Hak Menkopolhukam untuk Menetapkan Tersangka

Hanura: Bukan Hak Menkopolhukam untuk Menetapkan Tersangka

News | Rabu, 11 Januari 2017 | 12:18 WIB

Terkini

'Pesta Babi' Ungkap Realitas Kelam, Kader PDIP: Jika Film Itu Tidak Bagus, Sediakan Ruang Debat

'Pesta Babi' Ungkap Realitas Kelam, Kader PDIP: Jika Film Itu Tidak Bagus, Sediakan Ruang Debat

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:25 WIB

Mengapa Aparat Takut dengan Film 'Pesta Babi? Dokumenter yang Menguak Sisi Gelap Proyek di Papua

Mengapa Aparat Takut dengan Film 'Pesta Babi? Dokumenter yang Menguak Sisi Gelap Proyek di Papua

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:22 WIB

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:45 WIB

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:15 WIB

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 20:14 WIB

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:44 WIB

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:36 WIB

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:29 WIB

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:21 WIB

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:06 WIB