DPR Minta Pengganti Patrialis Tak Punya Kedekatan dengan Parpol

Pebriansyah Ariefana, Bagus Santosa

Selasa, 31 Januari 2017 | 17:27 WIB
DPR Minta Pengganti Patrialis Tak Punya Kedekatan dengan Parpol
Hakim Mahkamah Konstitusi Patrialis Akbar mengenakan baju tahanan setelah tertangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (27/1). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Taufiqulhadi ‎berharap pengganti Patrialis Akbar di jabatan Hakim Mahkamah Konstitusi bukan berasal dari partai. Bahkan tidak punya kedekatan dengan partai politik.

Dua nama Hakim MK yang dekat dengan afiliasi politik, memiliki rekam jejak yang buruk. Selain Patrialis, nama Hakim MK yang dekat dengan partai politik adalah Akil Mochtar. Keduanya diketahui menjadi tersangka suap yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi.

"Menurut saya (Hakim MK) yang sekarang diseleksi nggak usah dulu lah dengan latar belakang parpol. Saya khawatir nanti bebannya terlalu berat," kata Taufiqulhadi di DPR, Jakarta, Selasa (31/1/2017).

Kalau pun mau melibatkan orang yang dekat dengan partai politik, Taufiqulhad menyarankan memberikan jeda waktu selama 5 tahun setelah pensiun dari partai politik untuk bisa menjadi Hakim MK.

‎Taufiqulhadi pun menganggap langkah Patrialis yang mundur dari Hakim MK sudah tepat. Dengan demikian, Taufiqulhadi menilai Patrialis bisa fokus dalam menghadapi persoalan hukumnya.

"Dengan demikian, lembaga penegak hukum jadi lebih leluasa bersikap terhadap Patrialis. Karena Patrialis ini kan bersifat dua, satu hakim, dua terdakwa. Sekarang, dia sudah sebagai terdakwa," tuturnya.‎

‎Pengganti Patrialis akan ditunjuk oleh pemerintah, dalam hal ini Presiden Joko Widodo. Presiden Jokowi pun sudah membentuk tim panitia seleksi untuk membantu memilih pengganti Patrialis, meskipun Presiden punya hak prerogatif untuk menunjuk Hakim MK.

Menurut Taufiqulhadi, pembentukan pansel ini merupakan langkah yang tepat. ‎Komisi III DPR, sambungnya, mendorong agar Presiden segera memutuskan pengganti Patrialis.

"Kita harapkan dengan model rekrutmen seperti ini (Pansel) terjaring hakim konstitusi yang ideal. Karena produk hukum lembaga ini sungguh luar biasa, final dan mengikat," ujar Taufiuqlhadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengacara Curiga Patrialis Dijebak dengan Perempuan Cantik

Pengacara Curiga Patrialis Dijebak dengan Perempuan Cantik

News | Selasa, 31 Januari 2017 | 15:31 WIB

Fahri Hamzah Tak Setuju Perbaikan Mahkamah Kehormatan MK

Fahri Hamzah Tak Setuju Perbaikan Mahkamah Kehormatan MK

News | Selasa, 31 Januari 2017 | 12:35 WIB

Kasus Suap Patrialis, Fenny Diperiksa KPK Hari Ini

Kasus Suap Patrialis, Fenny Diperiksa KPK Hari Ini

News | Selasa, 31 Januari 2017 | 11:06 WIB

Basuki Hariman Bantah Ada Stempel Halal di Kantornya

Basuki Hariman Bantah Ada Stempel Halal di Kantornya

News | Senin, 30 Januari 2017 | 23:57 WIB

Detik-detik Patrialis Dibekuk, dari Lapangan Golf Ingin ke MK

Detik-detik Patrialis Dibekuk, dari Lapangan Golf Ingin ke MK

News | Senin, 30 Januari 2017 | 21:19 WIB

Geledah Empat Tempat Kasus Dugaan Suap Patrialis, Ini Temuan KPK

Geledah Empat Tempat Kasus Dugaan Suap Patrialis, Ini Temuan KPK

News | Senin, 30 Januari 2017 | 20:21 WIB

Jokowi Akan Bentuk Pansel untuk Cari Pengganti Patrialis Akbar

Jokowi Akan Bentuk Pansel untuk Cari Pengganti Patrialis Akbar

News | Senin, 30 Januari 2017 | 18:16 WIB

Mantan Pimpinan KPK: Kasus Patrialis Itu Penistaan Undang-undang

Mantan Pimpinan KPK: Kasus Patrialis Itu Penistaan Undang-undang

News | Senin, 30 Januari 2017 | 18:06 WIB

Kasus Patrialis Mau Dipelintir Seakan Ada Partai Berkepentingan

Kasus Patrialis Mau Dipelintir Seakan Ada Partai Berkepentingan

News | Senin, 30 Januari 2017 | 15:55 WIB

Alasan SBY Pernah Pilih Patralias Jadi Hakim MK Tanpa Tes

Alasan SBY Pernah Pilih Patralias Jadi Hakim MK Tanpa Tes

News | Senin, 30 Januari 2017 | 15:34 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×