Kampung Ini Aneh, Remajanya Kerap Tawuran Jam 15.00 WIB-17.00 WIB

Siswanto | Welly Hidayat | Suara.com

Selasa, 07 Maret 2017 | 19:11 WIB
Kampung Ini Aneh, Remajanya Kerap Tawuran Jam 15.00 WIB-17.00 WIB
Situasi daerah Manggarai, Jakarta Selatan, seusai bentrok antara warga Gang Tuyul dengan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, yang berlangsung dua hari sejak Minggu hingga Senin (5-6/3/2017). [Suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Sekretaris RW 4, Manggarai, Jakarta Selatan, Suratman, menyesalkan terulangnya kasus tawuran antara warga Jalan Tambak, Menteng Jakarta Pusat, dan warga Gang Tuyul, Manggarai, pada pada Minggu (5/3/2017) dan Senin (6/3/2017) sore. Tawuran yang pecah pada hari Minggu telah menewaskan dua pelajar, Sutan Rafi Hakim Lubis (16) dan Fikri Fadhlur Firmansyah (21).

"Kami sangat sedih mas. Kenapa terulang lagi sampai ada yang meninggal. Prihatin saya, padahal ini tawuran masih anak - anak muda," kata Suratman kepada Suara.com, Selasa (7/3/3017).

Suratman mengatakan Sutan Rafi merupakan warganya. Selama ini, kata Suratman, Sutan Rafi dikenal sebagia anak baik-baik. Itulah yang paling disesalkan Suratman, dalam keributan hampir selalu mengorbankan anak baik.

"Untuk satu korban saya kenal mas, anaknya baik. Dia anak yang pendiam nggak tahu kenapa bisa ikut - ikutan. Almarhum suka hanya main gitar - gitar aja di depan rumahnya, warga juga banyak tahu itu, pulang sekolah ya main gitar di depan rumah," ujar Suratman.

Suratman mengungkapkan korban berasal dari keluarga terpandang. Ayahnya seorang marinir.

"Ya, bapaknya, almarhum (Sutan) marinir, kami juga sudah berbelasungkawa," ujar Suratman.

Sebagai sesepuh, Suratman juga bingung ketika ditanya kenapa tawuran muncul lagi, padahal upaya perdamaian tak kurang-kurang dilakukan. Dia ingat upaya perdamaian antara dua kelompok pernah dilakukan pada akhir tahun 2014.

"Saya nggak habis pikir mas. Nggak tahu apa penyebabnya sampai akhirnya kembali lagi ada tawuran. Kami sudah berulang-ulang kali damai nggak ada kelar - kelar kami. Itu pertanyaannya mas. Sudah libatkan kedua tokoh masing - masing," kata Suratman.

Suratman teringat peristiwa tawuran pada tahun 2000. Ketika itu tawuran antara dua kelompok warga terjadi hampir setiap hari.

"Itu parahnya waktu dulu tahun 2000 itu sampai enam bulan, selalu tawuran mas. Kalau tanya pemicunya ya, kami nggak tahu. Ya, polisi aja juga masih belum tahu apa penyebabnya. Ini sudah berulang-ulang mas," ujar Suratman.

Daerah itu sama sekali tak pernah terjadi tawuran selama sekitar tahun 2012 atau ketika Jakarta dipimpin Gubernur Joko Widodo.

"Ya, tahun 2012, nggak ada tawuran pas Pak Jokowi (gubernur). Masih damai di sini warga pas Pak Jokowi. Itu pecah lagi pas akhir tahun 2014, Pak Jokowi udah jadi Presiden kan itu," ujar Suratman.

Ketika masih sering terjadi tawuran, Suratman sampai hafal waktunya selalu antara jam 15.00 WIB dan 17.00 WIB.

"Dari dulu mas, kalau tawuran kejadian pasti jam 15.00 WIB sampai jam 17.00 WIB. Selalu jam segitu. Nggak tahu. Itu udah dari tahun 2014 akhir jam segitu. Sampai hari Minggu sama Senin kemari juga gitu," ujar Suratman.

Sekarang, Suratman hanya bisa berharap agar kejadian maut Minggu lalu menjadi pelajaran. Dia berharap pertikaian antar pemuda jangan pecah lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aksi Bangunkan Sahur Pakai Petasan Picu Tawuran di Menteng, Satu Warga Luka-luka

Aksi Bangunkan Sahur Pakai Petasan Picu Tawuran di Menteng, Satu Warga Luka-luka

News | Senin, 16 Maret 2026 | 07:27 WIB

Polisi Gagalkan Tawuran di Jakarta Timur, 4 Pemuda dan 12 Senjata Tajam Diamankan

Polisi Gagalkan Tawuran di Jakarta Timur, 4 Pemuda dan 12 Senjata Tajam Diamankan

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 12:25 WIB

6 Remaja Disergap Saat Mau Tawuran, Polisi Sita Senjata Tajam!

6 Remaja Disergap Saat Mau Tawuran, Polisi Sita Senjata Tajam!

News | Selasa, 24 Februari 2026 | 12:33 WIB

Vonis Kasus Tristan: 7 Pemuda Sleman Dihukum 8-10 Tahun, Cegah Klitih atau Murni Penganiayaan?

Vonis Kasus Tristan: 7 Pemuda Sleman Dihukum 8-10 Tahun, Cegah Klitih atau Murni Penganiayaan?

News | Selasa, 17 Februari 2026 | 07:00 WIB

Pelajar SMP Tewas Akibat Tawuran di Jaktim, Empat Remaja Jadi Tersangka

Pelajar SMP Tewas Akibat Tawuran di Jaktim, Empat Remaja Jadi Tersangka

News | Minggu, 15 Februari 2026 | 17:16 WIB

Minggu Pagi Berdarah di Jaksel, Polisi Ringkus 6 Pemuda Bersamurai Saat Tawuran di Pancoran

Minggu Pagi Berdarah di Jaksel, Polisi Ringkus 6 Pemuda Bersamurai Saat Tawuran di Pancoran

News | Minggu, 08 Februari 2026 | 22:45 WIB

Polisi Ungkap Pola Pelaku Tawuran di Jakarta: Saling Tantang di Medsos hingga Konsumsi Obat Keras

Polisi Ungkap Pola Pelaku Tawuran di Jakarta: Saling Tantang di Medsos hingga Konsumsi Obat Keras

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 12:06 WIB

Operasi Pekat Jaya Sepekan, Polda Metro Jaya Tangkap 105 Pelaku Tawuran, 56 Sajam Disita

Operasi Pekat Jaya Sepekan, Polda Metro Jaya Tangkap 105 Pelaku Tawuran, 56 Sajam Disita

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 20:35 WIB

Ratusan Ribu Pil 'Setan' Disita di Jakbar, Polisi: Pemicu Tawuran dan Kenakalan Remaja

Ratusan Ribu Pil 'Setan' Disita di Jakbar, Polisi: Pemicu Tawuran dan Kenakalan Remaja

News | Senin, 02 Februari 2026 | 19:19 WIB

Polisi Tangkap 10 Remaja Pelaku Tawuran Maut di Jakarta Barat, Korban Tewas Bacok

Polisi Tangkap 10 Remaja Pelaku Tawuran Maut di Jakarta Barat, Korban Tewas Bacok

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 19:39 WIB

Terkini

Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut

Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:31 WIB

Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar

Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:22 WIB

Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan

Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 21:36 WIB

12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta

12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:36 WIB

Salah Sasaran, 2 Pemuda Dikeroyok karena Disangka Begal di Baleendah

Salah Sasaran, 2 Pemuda Dikeroyok karena Disangka Begal di Baleendah

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:30 WIB

Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia

Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:24 WIB

Jalan Senyap ke Bantaran Rel Senen, Pengamat: Prabowo Jungkirbalikkan Konsep Blusukan

Jalan Senyap ke Bantaran Rel Senen, Pengamat: Prabowo Jungkirbalikkan Konsep Blusukan

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:54 WIB

Kasus Ratu Sabu Dewi Astutik Masuk Tahap Akhir: Pelimpahan Awal April, Jaringan Global Terus Diburu!

Kasus Ratu Sabu Dewi Astutik Masuk Tahap Akhir: Pelimpahan Awal April, Jaringan Global Terus Diburu!

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:51 WIB

Artis Legenda JAV Ditangkap Polisi karena Curi Roti Lapis Rp 31 Ribu

Artis Legenda JAV Ditangkap Polisi karena Curi Roti Lapis Rp 31 Ribu

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:45 WIB

Akibat Panas Esktrem, Makam Kuno dan Desa yang Hilang Tahun 1974 di Pedu Muncul Lagi

Akibat Panas Esktrem, Makam Kuno dan Desa yang Hilang Tahun 1974 di Pedu Muncul Lagi

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:22 WIB