Pencarian Korban Hilang Longsor Ponorogo Dihentikan Sementara

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 01 April 2017 | 19:03 WIB
Pencarian Korban Hilang Longsor Ponorogo Dihentikan Sementara
Bencana longsor di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (1/4).

Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghentikan sementara pencarian korban bencana tanah longsor yang terjadi di Dusun Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo.

"Penghentian pencarian tercatat sejak pukul 16.00 WIB, karena kondisi cuaca hujan dan medan yang labil," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Sabtu (4/1/2017).

BNPB khawatir jika pencarian terus dilakukan dan dipaksakan maka dapat menimbulkan longsor susulan.

"Tim SAR gabungan akan melanjutkannya besok (Minggu) pagi," ucapnya.

Sementara itu, pada proses evakuasi hari ini, Tim SAR gabungan dari Koramil, Polsek Pulung, Tagana, BPBD Ponorogo, Dinas Kesehatan dibantu relawan dan masyarakat setempat menemukan seorang korban jiwa dalam kondisi meninggal dunia.

"Diperkirakan 26 orang lainnya masih tertimbun tanah akibat longsornya tebing setinggi 100 meter pada pukul 08.00 pagi tadi itu," katanya.

Material longsoran, kata dia, memanjang dari bukit sekitar 800 meter, dan tinggi sekitar 20 meter, kemudian 23 rumah terdampak ada yang tertimbun, rusak berat dan sebagian rusak.

Ia juga menjelaskan, kronologi kejadian ditandai oleh bunyi gemuruh pada pukul 07.30 WIB hingga membuat sebagian masyarakat menyelamatkan diri ke tempat lebih aman.

Kemudian pada pukul 08.00 WIB bencana longsor terjadi disertai dengan suara gemuruh menerjang 2 RT (RT 02-03/RW 01) yang terdiri dari 23 rumah penduduk dan ladang masyarakat dengan jumlah jiwa sekitar 50 orang.

Sebagian masyarakat berhasil menyelamatkan diri, namun 17 orang luka-luka dan dirawat di Puskesmas Pulung. Menurut keterangan warga dan BPBD Ponorogo, lanjut dia, masih ada sekitar 22 orang jiwa dan 15 orang pekerja panen jahe yang tertimbun tanah longsor.

"Tanda-tanda longsor sudah diketahui masyarakat sejak 20 hari yang lalu. Hujan deras menyebabkan munculnya retakan-retakan di perbukitan," tuturnya.

Dari peta rawan longsor, Desa Banaran merupakan daerah bahaya tinggi longsor sehingga sejak adanya tanda-tanda longsor masyarakat mengungsi sementara pada malam hari, kemudian pada siang hari kembali ke rumah melakukan aktivitas sehari-hari.

"Kemudian pada Jumat (31/3/2017) malam terjadi hujan deras, namun tidak terjadi longsor, dan saat Sabtu pagi masyarakat kembali ke rumah terjadi longsor," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Suara yang Terdengar Sebelum Longsor Terjang Ponorogo

Ini Suara yang Terdengar Sebelum Longsor Terjang Ponorogo

News | Sabtu, 01 April 2017 | 17:39 WIB

Korban Hilang Longsor Ponorogo Bertambah, Satu Jasad Ditemukan

Korban Hilang Longsor Ponorogo Bertambah, Satu Jasad Ditemukan

News | Sabtu, 01 April 2017 | 17:33 WIB

11 Orang, Mobil dan Rumah Tertimbun di Longsor Ponorogo

11 Orang, Mobil dan Rumah Tertimbun di Longsor Ponorogo

News | Sabtu, 01 April 2017 | 13:37 WIB

Hujan Deras dan Angin Kencang, Yogyakarta Dilanda Longsor

Hujan Deras dan Angin Kencang, Yogyakarta Dilanda Longsor

News | Selasa, 21 Maret 2017 | 22:13 WIB

Potensi Longsor Bandung Barat Masih Tinggi

Potensi Longsor Bandung Barat Masih Tinggi

News | Minggu, 12 Maret 2017 | 00:01 WIB

Korban Jiwa Longsor Jalur Sumbar-Riau Bertambah

Korban Jiwa Longsor Jalur Sumbar-Riau Bertambah

News | Kamis, 09 Maret 2017 | 23:47 WIB

Akses Sumbar-Riau Baru Bisa Ditempuh 1,5 Minggu Lagi

Akses Sumbar-Riau Baru Bisa Ditempuh 1,5 Minggu Lagi

News | Minggu, 05 Maret 2017 | 21:12 WIB

Perbaikan Turap Air yang Longsor

Perbaikan Turap Air yang Longsor

Foto | Minggu, 26 Februari 2017 | 14:03 WIB

Longsor Landa Banyumas, Akses Jalan Tertutup

Longsor Landa Banyumas, Akses Jalan Tertutup

News | Senin, 20 Februari 2017 | 10:09 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB