SMA Taruna Nusantara Tewas Ditikam Teman, Mendikbud Minta Ini

Tomi Tresnady | Suara.com

Minggu, 02 April 2017 | 10:05 WIB
SMA Taruna Nusantara Tewas Ditikam Teman, Mendikbud Minta Ini
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy [Kemendikbud]

Suara.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy meminta semua kalangan masyarakat tidak menggeneralisasi kejadian tewasnya pelajar SMA Taruna Nusantara oleh teman seasramanya dengan sekolah berasrama lainnya.

"Kejadian itu tidak bisa dipakai untuk memukul rata bahwa sekolah asrama berada dalam kondisi tidak bagus," kata Muhadjir kepada media di Kendari, Sulawesi Tenggara, Minggu (2/4/2017).

Menurut dia, kasus tersebut juga tidak bisa dianggap sebagai status darurat pendidikan terkait kekerasan yang terjadi di tingkat siswa.

"Saya kira itu cukup jauh. Karena kejadian itu baru sekali semenjak 27 tahun sekolah itu berdiri," katanya.

Muhadjir juga menyatakan agar kasus tersebut tidak dijadikan alasan untuk memberikan kelonggaran terkait dengan peraturan yang ada di sekolah berasrama guna menghindari kejadian berulang.

Dia mengakui bahwa guru tidak bisa memantau dan mengawas kegiatan anak didik selama 24 jam di asrama.

Muhadjir, yang juga mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang tersebut, mengemukakan saat ini program sekolah berasrama, khususnya untuk tingkat SMA, sedang dipersiapkan menjadi program prioritas pemerintah di bidang pendidikan dalam menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang unggul.

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud Hamid Muhammad juga mengatakan bahwa kasus pembunuhan teman seasrama di SMA Taruna Nusantara Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, merupakan kasus yang khusus.

"Ini special case, tidak bisa digeneralisasi untuk semua sekolah berasrama," kata dia.

Hamid juga mengaku kaget ketika mengetahui kabar pembunuhan teman seasrama hanya karena persoalan yang sepele.

Siswa SMA Taruna Nusantara tewas dibunuh oleh teman seasramanya dengan senjata tajam pada Jumat (31/3). Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono mengungkapkan motif pelaku pembunuhan ialah karena sakit hati kepada korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Siswa SMA Taruna Nusantara Tewas Bersimbah Darah di Barak

Siswa SMA Taruna Nusantara Tewas Bersimbah Darah di Barak

News | Jum'at, 31 Maret 2017 | 15:13 WIB

Pemuda Tewas Bersimbah Darah di Kebayoran, Ada Luka Sayatan Leher

Pemuda Tewas Bersimbah Darah di Kebayoran, Ada Luka Sayatan Leher

News | Kamis, 30 Maret 2017 | 18:00 WIB

10 Film yang Menginspirasi Pembunuhan di Dunia Nyata

10 Film yang Menginspirasi Pembunuhan di Dunia Nyata

Entertainment | Senin, 27 Maret 2017 | 15:55 WIB

Tusuk Leher Siswi SMA Garut Sampai Tewas, Pelaku Dibekuk Polisi

Tusuk Leher Siswi SMA Garut Sampai Tewas, Pelaku Dibekuk Polisi

News | Rabu, 22 Maret 2017 | 23:10 WIB

Tengkorak Kepala Manusia Ditemukan di Area Persawahan

Tengkorak Kepala Manusia Ditemukan di Area Persawahan

News | Senin, 20 Maret 2017 | 23:21 WIB

Jaksa Apresiasi Pengadilan Tinggi DKI Tolak Banding Jessica

Jaksa Apresiasi Pengadilan Tinggi DKI Tolak Banding Jessica

News | Senin, 13 Maret 2017 | 14:19 WIB

Banding Ditolak, Jessica Kumala Wongso Ajukan Kasasi ke MA

Banding Ditolak, Jessica Kumala Wongso Ajukan Kasasi ke MA

News | Senin, 13 Maret 2017 | 12:59 WIB

Babak Baru Kasus Pembunuhan Sadis 'Kamar Mandi Pulomas'

Babak Baru Kasus Pembunuhan Sadis 'Kamar Mandi Pulomas'

News | Senin, 13 Maret 2017 | 11:12 WIB

Terkini

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:29 WIB

Gagah! Sapi Kurban 'Kelas Berat' 1 Ton Milik Prabowo Tiba di Masjid Istiqlal

Gagah! Sapi Kurban 'Kelas Berat' 1 Ton Milik Prabowo Tiba di Masjid Istiqlal

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:22 WIB

Siapa Prihatini Cs? Peneliti yang Diduga Tipu Pakar Dunia di Denmark Ternyata Bukan Dosen Lokal

Siapa Prihatini Cs? Peneliti yang Diduga Tipu Pakar Dunia di Denmark Ternyata Bukan Dosen Lokal

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:10 WIB