Kaum Disabilitas Pilih Ahok, Bukan Anies, Ternyata Gara-gara Ini

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Minggu, 02 April 2017 | 18:45 WIB
Kaum Disabilitas Pilih Ahok, Bukan Anies,  Ternyata Gara-gara Ini
Komunitas disabilitas dukung Basuki Tjahaja Purnama [suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Suara.com - Komunitas disabilitas yang beranggotakan tunanetra, tunarungu wicara, tunadaksa, tunalaras, tunagrahita, tunaganda, autis di Jakarta, hari ini, deklarasi mendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - Djarot Saiful Hidayat.

Anggota komunitas bernama Mira menilai sejak Ahok-Djarot memimpni Jakarta banyak perubahan yang dirasakan masyarakat. Dia menyontohkan kini tersedia fasilitas khusus untuk penyandang disabilitas di tempat umum.

"Trotoar sudah bagus, kami bisa berjalan dengan nyaman. Dulu kan jalan trotoar nggak rata, kalau jalan pakai kursi roda susah, sekarang udah bagus. Ini sangat membantu kami, loh," kata Mira kepada Suara.com usai deklarasi di gedung pertemuan Hermina, Mampang, Jakarta Selatan, Minggu (2/4/2017).

Contoh lain yang disebutkan Mira yaitu peluncuran layanan Transcare untuk membantu penyandang disabilitas mendapatkan layanan transportasi umum.

"Ada Transcare layanan jemput buat disabilitas dari rumah sampai tujuan dan itu tidak dikenakan biaya sedikit pun. Tinggal hubungi call center, besoknya mereka langsung jemput kita. Fasilitas Transjakarta juga diberikan secara gratis buat teman-teman disabilitas. Ini bagi kami sangat membantu. Maka dari itu, saya mendukung pak Ahok dan Pak Djarot sebagai gubernur kami lagi," katanya.

Bima menambahkan Ahok dan Djarot layak kembali memimpin Jakarta. Kandidat tersebut dinilai tegas dan memperhatikan masyarakat.

"Karena, kalau pemimpinnya nggak tegas, Jakarta nggak akan tertib. Contoh nyatanya soal trotoar. Sekarang kan moto udah nggak bisa masuk trotoar, jadi masyarakat bisa jalan dengan nyaman. Terutama kaum disabilitas seperti kami. Nggak perlu takut lagi di klakson motor," kata Bima.

Bima merasakan sendiri kebijakan yang dibuat Ahok dan Djarot. Menurut dia Ahok dan Djarot memposisikan kaum disabilitas sama dengan masyarakat yang lain.

"Contohnya akses pendidikan sama, terus peluang pekerjaan juga sama bisa jadi PNS, terus transportasi yang untuk disabilitas ada. Ahok dan Djarot salah satu pemimpin yang adil dan kinerjanya sudah terbukti, bukan janji-janji aja," katanya.

Bima yakin dengan banyaknya perubahan yang baik di Jakarta, Ahok dan Djarot akan kembali memimpin Jakarta periode 2017-2022.

"Terserah orang mau fitnah pak Ahok atau gimana, biar gimana pun masyarakat nggak buta, kalau Ahok kinerjanya sudah terlihat sudah ada bukti nyatanya. Saya yakin beliau pasti menang," ujar Bima.

Pilkada Jakarta diikuti Ahok-Djarot dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anak Disabilitas Psikososial Alami Hambatan di Sekolah, Apa yang Salah?

Anak Disabilitas Psikososial Alami Hambatan di Sekolah, Apa yang Salah?

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:29 WIB

Kasus GMS di SMA Strada Bukti Kegagalan Sistemik Negara Lindungi Siswa Disabilitas

Kasus GMS di SMA Strada Bukti Kegagalan Sistemik Negara Lindungi Siswa Disabilitas

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:34 WIB

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

Perempuan Disabilitas yang Berdaya, Membawa Karya dari Daerah ke Panggung Jakarta

Perempuan Disabilitas yang Berdaya, Membawa Karya dari Daerah ke Panggung Jakarta

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:07 WIB

Industri Alas Kaki Masih Butuh SDM, Difabel Punya Peluang Besar

Industri Alas Kaki Masih Butuh SDM, Difabel Punya Peluang Besar

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:44 WIB

Generasi Muda Belum Melek Finansial, Perempuan dan Disabilitas Hadapi Tantangan Lebih Besar

Generasi Muda Belum Melek Finansial, Perempuan dan Disabilitas Hadapi Tantangan Lebih Besar

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:30 WIB

Kasus Pemerkosaan EZ Buka Tabir Rentannya Buruh Disabilitas Perempuan di Perkebunan Sawit

Kasus Pemerkosaan EZ Buka Tabir Rentannya Buruh Disabilitas Perempuan di Perkebunan Sawit

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:34 WIB

Akses Keuangan Meningkat, Tapi Literasi Masih Tertinggal: Tantangan bagi Anak Muda dan Disabilitas

Akses Keuangan Meningkat, Tapi Literasi Masih Tertinggal: Tantangan bagi Anak Muda dan Disabilitas

Lifestyle | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:58 WIB

Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!

Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:37 WIB

Mimpi Jadi Nyata! UU Polri Baru Buka Pintu bagi Disabilitas Masuk Polisi

Mimpi Jadi Nyata! UU Polri Baru Buka Pintu bagi Disabilitas Masuk Polisi

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:04 WIB

Terkini

Sengketa Lahan Berujung Teror! Rumah Advokat Sulardi Dilempar Molotov, Pelaku Terekam CCTV

Sengketa Lahan Berujung Teror! Rumah Advokat Sulardi Dilempar Molotov, Pelaku Terekam CCTV

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:36 WIB

Menteri PPPA Sentil Lagu Om Zein: Pengalaman Biologis Perempuan Bukan Bahan Candaan!

Menteri PPPA Sentil Lagu Om Zein: Pengalaman Biologis Perempuan Bukan Bahan Candaan!

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 14:55 WIB

Gara-gara Berkas Tak Lengkap! Kasus Heli Anggota DKPP Tio Aliansyah Resmi Dinyatakan Gugur

Gara-gara Berkas Tak Lengkap! Kasus Heli Anggota DKPP Tio Aliansyah Resmi Dinyatakan Gugur

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:55 WIB

Penuhi Titah Prabowo, Pramono Siapkan Lahan 8 Hektare Bangun Sekolah Rakyat Permanen di Jakarta

Penuhi Titah Prabowo, Pramono Siapkan Lahan 8 Hektare Bangun Sekolah Rakyat Permanen di Jakarta

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:00 WIB

Fakta-fakta Kebakaran TPA Jatiwaringin, Ratusan Orang Mengungsi

Fakta-fakta Kebakaran TPA Jatiwaringin, Ratusan Orang Mengungsi

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:52 WIB

Korban Ketiga Operasi Narkoba Katingan: Aiptu Sumaryanto Ditemukan Meninggal

Korban Ketiga Operasi Narkoba Katingan: Aiptu Sumaryanto Ditemukan Meninggal

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:46 WIB

Pelayat Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Ingin Donald Trump Meninggal Dunia

Pelayat Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Ingin Donald Trump Meninggal Dunia

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:44 WIB

Ada Tamu Negara! Simak Rute Penutupan Jalan di Jakarta Selama Kunjungan PM Singapura

Ada Tamu Negara! Simak Rute Penutupan Jalan di Jakarta Selama Kunjungan PM Singapura

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:25 WIB

Jurus Baru Roy Suryo: Ajukan Praperadilan Jilid 2 Demi Runtuhkan Dasar Tersangka UU ITE

Jurus Baru Roy Suryo: Ajukan Praperadilan Jilid 2 Demi Runtuhkan Dasar Tersangka UU ITE

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:04 WIB

Rugikan Nasabah Rp90 M, Kasus Akses Ilegal Mirae Asset Naik Penyidikan!

Rugikan Nasabah Rp90 M, Kasus Akses Ilegal Mirae Asset Naik Penyidikan!

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 11:57 WIB

×