Pelajar Tangerang Tewas Bersimbah Darah Memeluk Sang Ibu

Reza Gunadha

Kamis, 18 Mei 2017 | 07:35 WIB
Pelajar Tangerang Tewas Bersimbah Darah Memeluk Sang Ibu
Ilustrasi lelaki jadi korban pembunuhan. [shutterstock]

Suara.com - Seorang pelajar tewas berlumuran darah di rumahnya, Kompleks Taman Kedaung, Jalan Mawar 12 Blok D4/14, Kelurahan Kedaung, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (17/5/2017).

Pelajar bernama Raul tersebut, tewas dalam posisi bersujud sembari erat mendekap sang ibu yang sekarat, Ipoh, Rabu malam. Diduga, keduanya menjadi korban penganiayaan.

Jefran (13), saksi mata, mengatakan kegegeran tersebut bermula ketika dirinya mendengar pekik lemah Raul dan sang ibu dari dalam rumah.

”Kebetulan saya lewat depan rumahnya, dan mendengar ada orang minta pertolongan. Ketika saya coba masuk karena saya kenal Raul, ada banyak darah. Raul sujud sambil memeluk ibunya di halaman rumah. Ada banyak darah,” tuturnya.

Ia mengatakan, berani memasuki rumah untuk memeriksa keadaan karena kenal terhadap Raul yang merupakan siswa kelas 2 SMA.

Setelah mengetahui peristiwa itu, Jefran keluar dan berteriak meminta pertolongan Linda, tetangga satu kompleks itu.

Warga yang mulai berdatangan langsung membawa ibu dan anak itu ke rumah sakit terdekat.

Sang ibu sekarat dan tengah mendapat perawatan intensif. Sementara Raul dinyatakan meninggal dunia.

Menurut keterangan warga setempat, Raul dan ibunya hanya berdua di dalam rumah tersebut. Sang ayah sudah lama meninggal dunia. 

baca juga

Kapolres Tangerang Selatan Ajun Komisaris Besar Fadli Widiyanto mengatakan, sudah tiga saksi yang diperiksa terkait kasus pembunuhan tersebut.

"Selain memeriksa tiga saksi, kami sudah menyita sebilah pisau dan obeng. Kedua benda itu diduga untuk melukai korban. Soal pelaku, masih dalam penyelidikan," tutur Fadli, Kamis (18/5/2017).

Ia mengatakan, Raul tewas setelah mendapat luka tusukan di bagian dada dan lehernya. Sementara sang ibu sekarat karena mendapat luka bacokan di bagian belakang kepala.

‎"Motifnya diduga bukan perampokan, karena sementara ini belum ditemukan ada barang yang hilang," terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Keji! Sakdim Tega Bunuh Ayah Kandung karena Lupa Beri Kecap

Keji! Sakdim Tega Bunuh Ayah Kandung karena Lupa Beri Kecap

News | Senin, 08 Mei 2017 | 19:32 WIB

Seorang Ayah Dipaksa Makan Buah Pelir Sendiri Sebelum Dibunuh

Seorang Ayah Dipaksa Makan Buah Pelir Sendiri Sebelum Dibunuh

News | Kamis, 04 Mei 2017 | 04:23 WIB

Keluarga Diundang Nonton Peragaan Pembunuhan Paling Mengerikan

Keluarga Diundang Nonton Peragaan Pembunuhan Paling Mengerikan

News | Rabu, 03 Mei 2017 | 18:30 WIB

Tetangga Jawab Rumah Pulomas: Nggak Dengar Suara Aneh

Tetangga Jawab Rumah Pulomas: Nggak Dengar Suara Aneh

News | Rabu, 03 Mei 2017 | 13:08 WIB

Hoax, Tidak Benar Rumah Pulomas Dijual Murah

Hoax, Tidak Benar Rumah Pulomas Dijual Murah

News | Rabu, 03 Mei 2017 | 12:51 WIB

Nama Pria Ditusuk 23 Kali Ditenggelamkan Pakai Batu, Terungkap

Nama Pria Ditusuk 23 Kali Ditenggelamkan Pakai Batu, Terungkap

News | Minggu, 30 April 2017 | 11:31 WIB

Satu Pekan Berlalu, Polisi Ungkap Identitas Mayat Bertato Mawar

Satu Pekan Berlalu, Polisi Ungkap Identitas Mayat Bertato Mawar

News | Minggu, 30 April 2017 | 11:17 WIB

Kasus Pembunuhan Sadis Pulomas Siap ke Meja Hijau

Kasus Pembunuhan Sadis Pulomas Siap ke Meja Hijau

News | Kamis, 27 April 2017 | 14:26 WIB

Jokowi Resmikan Pembangunan Rusunami Buruh di Tangerang Selatan

Jokowi Resmikan Pembangunan Rusunami Buruh di Tangerang Selatan

Bisnis | Kamis, 27 April 2017 | 11:12 WIB

Kasus Siaran Bapak Bunuh Bayinya, Facebook dan Media Dikecam

Kasus Siaran Bapak Bunuh Bayinya, Facebook dan Media Dikecam

Tekno | Rabu, 26 April 2017 | 16:41 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×