'Hadiah' PSK Belia untuk Pejabat Kian Marak, Menteri Turun Tangan

Reza Gunadha | Suara.com

Jum'at, 19 Mei 2017 | 10:52 WIB
'Hadiah' PSK Belia untuk Pejabat Kian Marak, Menteri Turun Tangan
ILUSTRASI - Sejumlah Pekerja Seks Komersial (PSK) diamankan oleh pihak Imigrasi di Kantor Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi, Jakarta, Senin (1/1/2017). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Thailand dihebohkan oleh fakta maraknya praktik gratifikasi pelayanan seks terhadap pejabat pemerintahan. Perempuan pekerja seks komersial (PSK) yang “dihadiahkan” kepada pejabat tersebut mayoritas berusia belia atau di bawah umur.

Menteri Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan Manusia Thailand  Adul Sangsikeo mengakui maraknya gratifikasi seks tersebut.

“Banyak pegawai junior yang memberikan gratifikasi berupa PSK di bawah umur kepada pejabat atasannya untuk merayakan kesuksesan atau alasan lain. Ini tidak boleh dibiarkan,” tutur Adul, seperti dilansir Bangkok Post.

Ia mengatakan, PSK belia yang “dipersembahkan” kepada pejabat itu kebanyakan adalah anak-anak korban perdagangan manusia.

Kasus tersebut, kata dia, terungkap ketika gubernur dan 23 pejabat senior di Provinsi Mae Hong Son dibekuk polisi karena tengah menikmati layanan seksual dari para gadis.

Karenanya, Adul berinisiatif membentuk tim khusus untuk memberantas praktik gratifikasi seks di kalangan pejabat tersebut.

“Tim itu akan secara rutin memeriksa tempat-tempat yang diduga biasa dijadikan lokasi pelayanan seks terhadap pejabat. Kami juga akan melakukan pemeriksaan terhadap pejabat yang diduga kerap menerima gratifikasi semacam itu, “ tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penjualan Semen SCG di ASEAN Capai 413 Juta Dolar AS

Penjualan Semen SCG di ASEAN Capai 413 Juta Dolar AS

Bisnis | Rabu, 10 Mei 2017 | 05:08 WIB

Keji! Sakdim Tega Bunuh Ayah Kandung karena Lupa Beri Kecap

Keji! Sakdim Tega Bunuh Ayah Kandung karena Lupa Beri Kecap

News | Senin, 08 Mei 2017 | 19:32 WIB

Pengacara HAM Thailand Terancam Dipenjara Lebih dari Satu Abad

Pengacara HAM Thailand Terancam Dipenjara Lebih dari Satu Abad

News | Kamis, 04 Mei 2017 | 10:20 WIB

Gendutnya Monyet Ini Bikin Tepok Jidat

Gendutnya Monyet Ini Bikin Tepok Jidat

News | Sabtu, 29 April 2017 | 08:10 WIB

Ibu Malang Ini Saksikan Pembunuhan Bayinya di Facebook Live

Ibu Malang Ini Saksikan Pembunuhan Bayinya di Facebook Live

Tekno | Jum'at, 28 April 2017 | 07:07 WIB

Sadis! Ayah Siarkan Aksi Bunuh Bayinya Sendiri via Facebook

Sadis! Ayah Siarkan Aksi Bunuh Bayinya Sendiri via Facebook

News | Rabu, 26 April 2017 | 06:00 WIB

Foto si Seksi Antre Daftar Wajib Militer Ini Kagetkan Dunia

Foto si Seksi Antre Daftar Wajib Militer Ini Kagetkan Dunia

News | Rabu, 05 April 2017 | 19:39 WIB

Bule Ini Jatuh dari Kereta yang sedang Berjalan di Thailand

Bule Ini Jatuh dari Kereta yang sedang Berjalan di Thailand

News | Minggu, 02 April 2017 | 08:01 WIB

Daftar 10 Kota Termacet Sedunia, Jakarta Masuk Tiga Besar

Daftar 10 Kota Termacet Sedunia, Jakarta Masuk Tiga Besar

News | Rabu, 29 Maret 2017 | 09:28 WIB

Cuma Butuh 2 Ronde, Daud Yordan Bikin Petinju Thailand Menyerah

Cuma Butuh 2 Ronde, Daud Yordan Bikin Petinju Thailand Menyerah

News | Minggu, 26 Maret 2017 | 00:21 WIB

Terkini

Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global

Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:10 WIB

Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku

Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:09 WIB

Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK

Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:57 WIB

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:51 WIB

Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP

Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:48 WIB

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:35 WIB

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:28 WIB

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:12 WIB

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:05 WIB

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB