Array

Sekali Peristiwa Habib Rizieq Tak Mudik Lebaran

Reza Gunadha Suara.Com
Rabu, 21 Juni 2017 | 06:00 WIB
Sekali Peristiwa Habib Rizieq Tak Mudik Lebaran
[Bidik layar Youtube/@IndoNews Terupdate]

Suara.com - Jelang hari raya Idul Fitri, setiap orang yang berada di kampung halaman selalu menantikan kedatangan orang terkasihnya yang merantau nun jauh di pulau. Tapi, siapakah sosok yang paling ditunggu-tunggu kepulangannya jelang Lebaran tahun ini? Suka tidak suka, setuju atau tidak, orang itu adalah Rizieq Shihab.

Rizieq, pentolan FPI yang kekinian berstatus buronan Polda Metro Jaya karena diduga terlibat kasus pornografi itu, masih berada di Arab Saudi setidaknya hingga H-5 Lebaran, Selasa (20/6/2017).

Ia diketahui tak lagi berada di Indonesia sejak habis masa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta selesai, dan  Basuki Tjahaja Purnama—musuh bebuyutannya—divonis penjara dua tahun karena dinilai menodai agama,Mei 2017.

Sejak tak berada di Indonesia, Rizieq sudah berulang-ulang menjanjikan pak polisi dan juga warga di tanah air bahwa dirinya segera pulang.

Kali pertama rencana kepulangannya terkonfirmasi adalah 2 Juni. Tanggal itu jatuh pada hari Jumat, hari yang baik. Namun, setelah ditunggu-tunggu, Rizieq tak pulang pada hari itu.

Jam terus berlalu dan hari pun berganti sejak saat itu, hingga akhirnya datang berita terbaru: Rizieq akan pulang tanggal 12 Juni, tepat pada 17 Ramadan.

Tapi, ketika hari yang ditunggu-tunggu datang, batang hidung sang habib tak kunjung tampak di Indonesia.

Rizieq punya banyak alasan untuk tak pulang ke Indonesia. Sugito, pengacara Rizieq yang diwawancarai pada 31 Mei 2017, menuturkan kliennya tak pulang sebagai bentuk perlawanan terhadap aparat penegak hukum.

Sejak ke Saudi per 26 April, Rizieq tak mau pulang karena menganggap kasus pornografi yang disangkakan kepadanya adalah rekayasa atau kriminalisasi terhadap ulama.

Baca Juga: Alexis Ngotot Ingin Reuni dengan Guardiola di Man City

Karenanya, kata Sugito, sang habib ingin memantau konstelasi politik maupun hukum di Indonesia dari negeri Unta.

Selain alasan itu, Rizieq—melalui Sugito—juga pernah beralasan tak mau pulang sebelum pengikutnya di tanah air siap beramai-ramai membanjiri bandara guna menyambut kedatangannya.

Sugito menuturkan, Rizieq kepengin kepulangannya disambut bak mendiang ulama tertinggi Islam Syiah Sayyid Rohullah Ayatollah Khomeini yang pulang dari pengasingannya di Prancis ke Iran tahun 1979.

"Bahwa kepulangan beliau itu berharap seperti penyambutan Ayatollah Khomeini ketika pulang dari Prancis ke Teheran ketika Revolusi Iran."

"Jadi kalau misalnya sambutan antusias dari umat, tentunya kan pemerintah akan berpikir bahwa 'oh benar bahwa yang dilakukan selama ini adalah rekayasa, adalah fitnah," tuturnya.

Saat geger berita sejumlah petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang berwisata religi alias umrah ke Mekkah dan bertemu Rizieq, sang habib sebenarnya sudah diajak pulang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI