Mereka yang Bertahan di Masa Senjakala Kartu Lebaran

Reza Gunadha, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 21 Juni 2017 | 06:15 WIB
Mereka yang Bertahan di Masa Senjakala Kartu Lebaran
Penjual kartu Lebaran. (suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

"Sekarang semua sudah pakai ponsel, jadi kartu Lebaran sudah tak ada yang minat. Kalau pun ada pasti buat parcel," kata Nemi.

Keberlaluan masa keemasan kartu Lebaran juga turut dirasakan pengelola kantor pos. Customer Service Pos Indonesia Fatmawati, Uum, mengakui hal itu.

“Dulu banyak anak muda yang kirim kartu dari daerah ke orangtua mereka. Tapi sekarang sudah menurun drastis. Untuk kirim-kirim kartu ucapan seperti itu kan sekarang bisa lewat WhatsApp dan video call, kan. Jadi lebih gampang,” jelasnya.

Benak Uum lantas melayang kembali ke masa lalu, era 90-an tentunya. Seingatnya, saban jelang Idul Fitri dulu, kantor pos diserbu masyarakat yang ingin mengirimkan kartu ucapan Lebaran. Sampai mengantre.

Bahkan, kata dia, di depan loket kantor pos tempatnya bekerja itu, dulu sampai dibuka gerai untuk menjual berbagai macam kartu.

“Dulu ada di sini kayak buka outlet di luar buat jualan kartu ucapan. Tapi sekarang sudah tidak ada, mungkin udah tak terlalu laku juga, dan sekarang juga kartu ucapannya desainnya jelek-jelek tidak seperti zaman dulu,” tukasnya.

Mereka yang Bertahan

Kartu ucapan selamat Lebaran kekinian sudah memasuki masa senjakalanya. Meski begitu, masih ada orang-orang yang bersetia menggunakan kartu itu di tengah kepungan beragam kartu ucapan Lebaran versi digital.

"Pengiriman kartu Lebaran dari perorangan jarang. Kebanyakan kalau di Jakarta ini dari perusahaan kepada pegawai-pegawainya atau kepada pimpinan-pimpinannya," ujar Manager Perencanaan dan Administrasi Penjualan PT Pos Indonesia (Persero), Kantor Regional IV Jakarta, Toto.

baca juga

Toto mencatat, hingga Senin (19/6/2017), kantor pos telah mendistribusikan kartu Lebaran sebanyak dua ribu lembar. Mantan kepala kantor pos Jakarta Timur menghitungnya dari jumlah perangko yang terjual.

Namun, mereka yang bertahan menggunakan kartu Lebaran tampaknya hanya untuk menunjukkan kesan formal atau ditujukan untuk orang-orang terkasih yang belum semua wilayahnya ”terdigitalisasi”.

Sri misalnya, perempuan yang ketika ditemui sedang berada di Kantor Pos Fatmawati itu menuturkan mengirimkan kartu Lebaran untuk kerabatnya di Solo, Jawa Tengah.

“Biasanya kirim ke daerah dan ke saudara-saudara yang di sana. Karena kalau di WA kan orang-orangtua di sana jarang pakai. Jadi ada momen sendiri untuk kirim kartu ucapannya dan biasanya kalau lewat kartu ucapan lebih kena di hati,” ujar Sri.

Hendri, lelaki berumur 34 tahun, juga demikian. Dia masih setia dengan kartu ucapan cetak, tapi memang tidak sesering dulu tahun 90-an.

“Dulu sering banget menggunakan kartu ucapan, tapi sekarang jarang karena perangko-perangkonya juga kurang bagus daripada tahun-tahun lalu. Kalau pakai kartu ucapan juga harus jauh-jauh hari kirimnya,” ujarnya.

Sekarang ini, Hendri biasanya mengirimkan kartu ucapan khusus untuk perusahaan-perusahaan.

“Kalau kirim kartu ucapan biasanya cuma ke perusahaan dan kalau buat personalitas, biasanya kirim lewat sosial media karena lebih cepat,” bebernya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penuh Keringat Menjual Kartu Ucapan Lebaran Masa Kini

Penuh Keringat Menjual Kartu Ucapan Lebaran Masa Kini

News | Selasa, 20 Juni 2017 | 21:19 WIB

Nostalgia dengan Kantor Pos, Begini Alur Pengiriman Surat

Nostalgia dengan Kantor Pos, Begini Alur Pengiriman Surat

News | Selasa, 20 Juni 2017 | 21:09 WIB

Cerita Pimpinan Kantor Pos, Kartu Ucapan Lebaran Dulu dan Kini

Cerita Pimpinan Kantor Pos, Kartu Ucapan Lebaran Dulu dan Kini

News | Selasa, 20 Juni 2017 | 21:10 WIB

Kisah Kartu Lebaran dari Zaman Cetak ke Generasi WA

Kisah Kartu Lebaran dari Zaman Cetak ke Generasi WA

News | Selasa, 20 Juni 2017 | 06:20 WIB

Gelar Pasukan Operasi Ramadniya 2017

Gelar Pasukan Operasi Ramadniya 2017

Foto | Senin, 19 Juni 2017 | 11:54 WIB

Terkini

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

×