Kronologis Kantor DPP PPP Diserang Puluhan Orang

Tomi Tresnady, Bagus Santosa

Minggu, 16 Juli 2017 | 19:07 WIB
Kronologis Kantor DPP PPP Diserang Puluhan Orang
Ketua Umum DPP PPP Djan Faridz didampingi Sekjen PPP Dimyati Natakusuma beserta pengurus lainnya memberikan keterangan pers usai bertemu Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly di kantor Kemenkumham, Jakarta, Rabu (23/11/2016). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Jalan Diponogoro, Jakarta Pusat, diserang sekelompok orang.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, peristiwa penyerangan ini merupakan masalah internal yang dialami partai berlambang kakbah itu.

"Konflik internal, intinya itu," kata Argo saat dihubungi di Jakarta, Minggu (16/7/2017).

Argo mengaku sudah mengetahui informasi tersebut. Namun, ia belum bisa memastikan apakah sudah ada laporan yang masuk ke polisi.

Dia lalu menceritakan kronologis sementara yang diterima polisi.‎ Sambil menambahkan, bila saat ini kondisi di lokasi sudah aman terkendali.

"Jadi di dalam (Kantor) PPP itu ada dari kelompok A, kemudian dini hari tadi datang dari kelompok B. Dia mau dudukin kantor itu. Nah, yang di dalam kan tidak mau kalau yang di luar mau menduduki. Kemudian, sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan Polsek Menteng dan Polres Jakarta Pusat ke tempat kejadian perkara untuk mengamankan," kata Argo dihubungi, Jakarta, Minggu (16/7/2017).

Kantor PPP yang diserang tersebut kini dihuni oleh PPP kubu Djan Faridz. Kantor ini diserang oleh puluhan orang dini hari tadi sekira pukul 02.00 WIB.

Wakil Ketua DPP PPP kubu Djan Faridz, Humphrey Djemat menduga orang yang melakukan penyerangan merupakan bagian dari kubu Romahurmuziy (Romy).

Akibat penyerangan ini, menurutnya, ada sejumlah anggota kubunya yang dikabarkan terluka.

baca juga

"Penyerbunya 50-80 orang, pakai atribut PPP. Mereka bilang dari kelompok Angkatan Muda Kakbah Romy. Sempat dorong-dorongan," kata Humphrey di Kantor DPP PPP, Jakarta Pusat, Minggu (16/7/2017).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kantor PPP Diserbu, Kubu Djan Faridz Tempuh Jalur Hukum

Kantor PPP Diserbu, Kubu Djan Faridz Tempuh Jalur Hukum

News | Minggu, 16 Juli 2017 | 14:37 WIB

Perppu No. 2, PPP: Solusi Bagi Ormas yang Ancam Kedaulatan Negara

Perppu No. 2, PPP: Solusi Bagi Ormas yang Ancam Kedaulatan Negara

News | Jum'at, 14 Juli 2017 | 18:10 WIB

Untuk Pilgub Jabar 2018, PPP Berkomunikasi dengan Agung Suryamal

Untuk Pilgub Jabar 2018, PPP Berkomunikasi dengan Agung Suryamal

News | Jum'at, 07 Juli 2017 | 13:35 WIB

MA Kabulkan Gugatan Perdata, PPP: Djan Faridz Harus Legowo

MA Kabulkan Gugatan Perdata, PPP: Djan Faridz Harus Legowo

News | Jum'at, 23 Juni 2017 | 21:47 WIB

Romahurmuziy: Putusan MA Akhiri Dualisme PPP

Romahurmuziy: Putusan MA Akhiri Dualisme PPP

News | Sabtu, 17 Juni 2017 | 11:56 WIB

MA Kabulkan Peninjauan Kembali Kubu Romi dalam Sengketa PPP

MA Kabulkan Peninjauan Kembali Kubu Romi dalam Sengketa PPP

News | Sabtu, 17 Juni 2017 | 05:02 WIB

RUU Lembaga Pendidikan Keagamaan dan Pesantren Didesak Disahkan

RUU Lembaga Pendidikan Keagamaan dan Pesantren Didesak Disahkan

News | Jum'at, 16 Juni 2017 | 06:11 WIB

PPP: Tujuh Persen WNI Ingin Ubah NKRI Jadi Negara Khilafah

PPP: Tujuh Persen WNI Ingin Ubah NKRI Jadi Negara Khilafah

News | Jum'at, 09 Juni 2017 | 00:13 WIB

Terkini

Rumah Ibadah Disulap Jadi Gedung Narkoba, Polisi Sita Barang Bukti Rp60 Miliar

Rumah Ibadah Disulap Jadi Gedung Narkoba, Polisi Sita Barang Bukti Rp60 Miliar

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Daftar Saham IHSG Milik Danantara, Ada yang Punya Porsi hingga 91%!

Daftar Saham IHSG Milik Danantara, Ada yang Punya Porsi hingga 91%!

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tanpa Pemain Asing, IBL All Indonesian 2026 Jadi Kesempatan Emas Pebasket Lokal

Tanpa Pemain Asing, IBL All Indonesian 2026 Jadi Kesempatan Emas Pebasket Lokal

Sport | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Libur Nataru 2026 Naik Pesawat dan Kapal Bakal Dapat Diskon 30%

Libur Nataru 2026 Naik Pesawat dan Kapal Bakal Dapat Diskon 30%

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:42 WIB

BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional

BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional

Kalbar | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:11 WIB

BRI Rekrut 133 Alumni Magang Nasional 2025, Dorong Talenta Muda Berkembang

BRI Rekrut 133 Alumni Magang Nasional 2025, Dorong Talenta Muda Berkembang

Lampung | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Inchcape GWM Indonesia Resmikan Dealer di Yogyakarta, Tawarkan Layanan Penjualan hingga Servis

Inchcape GWM Indonesia Resmikan Dealer di Yogyakarta, Tawarkan Layanan Penjualan hingga Servis

Otomotif | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Kevin Diks Absen, Borussia Monchengladbach Terancam Cetak Rekor Buruk Bundesliga

Kevin Diks Absen, Borussia Monchengladbach Terancam Cetak Rekor Buruk Bundesliga

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Arab Saudi Digempur Serangan Rudal, Ini Daftar Maskapai yang Membatalkan Penerbangan

Arab Saudi Digempur Serangan Rudal, Ini Daftar Maskapai yang Membatalkan Penerbangan

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Polisi Usut 20 Korporasi dalam Kasus Karhutla Sumsel, Ratusan Hektare Lahan Disegel

Polisi Usut 20 Korporasi dalam Kasus Karhutla Sumsel, Ratusan Hektare Lahan Disegel

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:59 WIB

×