Minta Azimat dari Dukun, 2 Kader Partai Komunis Tiongkok Dipecat

Reza Gunadha | Suara.com

Minggu, 06 Agustus 2017 | 11:01 WIB
Minta Azimat dari Dukun, 2 Kader Partai Komunis Tiongkok Dipecat
ILUSTRASI - Anggota Partai Komunis Tiongkok dari etnis minoritas menggunakan iPhone untuk memotret peringatan ke-95 Pendirian PKT di Gedung Rakyat, Beijing, 1 Juli 2016. [WANG ZHAO / AFP]

Suara.com - Partai Komunis Tiongkok (PKT) memecat dua anggota tingginya karena tepergok mendatangi dukun untuk belajar ilmu sihir, feng shui, dan mendapatkan mantera.

Kedua pejabat partai tersebut, seperti dilansir Daily Caller, Sabtu (5/8/2017), mengakui mendatangi dukun  agar bisa naik jabatan.

Tak hanya itu, komisi disiplin PKT juga mendapatkan fakta kedua pejabat tersebut berbohong mengikuti agenda kunjungan kerja ke luar kota demi mengikuti kursus Feng Shui.

Tang Yuanshong, satu dari dua pejabat PKT yang dipecat itu mengakui sudah kali kelima mendatangi dukun klenik.

Yuanshong menuturkan, ia rutin mengunjungi dukun sejak 2008 dengan dalih melakukan ‘kunjungan investigatif’.

PKT semakin murka ketika Yuanshong mengungkapkan biaya yang harus dikeluarkan setiap mengunjungi dukun, yakni 54 ribu Yuan setiap sesi.

Pasalnya, uang ribuan Yuan itu adalah milik negara yang diberikan kepada Yuanshong karena ingin melakukan kunjungan kerja ke kalangan rakyat.

Sementara satu lagi pejabat PKT yang dipecat mengatakan, mengunjungi dukun untuk meminta azimat agar dirinya terlepas dari ‘kutukan’.

Menurut sosok yang tak mau namanya dipublikasikan itu, dirinya mendapat ‘kutukan’ sehingga posisinya di PKT maupun jawatan publik tiongkok tak kunjung meningkat.

Sama seperti Yuanshong, mantan kader PKT itu juga mengakui harus membayar 100 ribu Yuan untuk setiap sesi pembuangan kutukan.

Setelah dikeluarkan oleh PKT, kedua pejabat tersebut kekinian harus menghadapi aparat penegak hukum atas tuduhan tindak pidana korupsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jual Azimat Palsu, Suami Istri Pensiunan Raup Rp10,6 Miliar

Jual Azimat Palsu, Suami Istri Pensiunan Raup Rp10,6 Miliar

News | Selasa, 25 Juli 2017 | 13:33 WIB

Harus Ateis, Kader Partai Komunis Cina Dihukum Kalau Beragama

Harus Ateis, Kader Partai Komunis Cina Dihukum Kalau Beragama

News | Kamis, 20 Juli 2017 | 13:11 WIB

Revolusi KIA, Redam Persalinan di Dukun Beranak di NTT

Revolusi KIA, Redam Persalinan di Dukun Beranak di NTT

News | Rabu, 03 Mei 2017 | 20:57 WIB

PRT yang Jadi Korban Nafsu Setan Minta Dukun Palsu Dihukum

PRT yang Jadi Korban Nafsu Setan Minta Dukun Palsu Dihukum

News | Kamis, 09 Maret 2017 | 12:44 WIB

Kisah Pilu K Ditipu Nafsu Syahwat Dukun Cabul di Kontrakan

Kisah Pilu K Ditipu Nafsu Syahwat Dukun Cabul di Kontrakan

News | Kamis, 09 Maret 2017 | 12:32 WIB

Tiga Saudara Bunuh Bocah Perempuan untuk Persembahan Dukun

Tiga Saudara Bunuh Bocah Perempuan untuk Persembahan Dukun

News | Rabu, 08 Maret 2017 | 17:55 WIB

Mau Enteng Jodoh, Perempuan 29 Tahun Diperkosa Dukun

Mau Enteng Jodoh, Perempuan 29 Tahun Diperkosa Dukun

News | Rabu, 08 Maret 2017 | 19:21 WIB

Dukun Ramai-Ramai Kirim Santet kepada Donald Trump

Dukun Ramai-Ramai Kirim Santet kepada Donald Trump

News | Senin, 27 Februari 2017 | 08:00 WIB

Serius, Militer Amerika Pernah Kembangkan Pasukan Dukun

Serius, Militer Amerika Pernah Kembangkan Pasukan Dukun

Tekno | Jum'at, 20 Januari 2017 | 20:46 WIB

Begini Cara Kabupaten Sijunjung Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Begini Cara Kabupaten Sijunjung Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Health | Senin, 11 Januari 2016 | 16:19 WIB

Terkini

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:26 WIB

'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus

'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20 WIB

Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20 WIB

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:18 WIB

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:48 WIB

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:14 WIB