Politikus Nasdem Sebut Viktor Tak Perlu Minta Maaf

Chaerunnisa, Dwi Bowo Raharjo

Senin, 07 Agustus 2017 | 21:42 WIB
Politikus Nasdem Sebut Viktor Tak Perlu Minta Maaf
Konferensi pers Partai Nasdem terkait pidato Ketua Fraksi Partai Nasdem Viktor Laiskodat, di kantor DPP Partai Nasdem, Jakarta, Senin (7/8/2017). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Ketua DPP Partai NasDem, Johnny G. Plate, mengatakan Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI Viktor Bungtilu Laiskodat tidak perlu minta maaf pada pihak yang kini merasa dirugikan.

Viktor telah dilaporkan ke Bareskrim Polri terkait pernyataannya yang menyebut Gerindra, Demokrat, PAN, dan PKS intoleran dan pendukung ideologi khilafah.

"Siapa yang harus minta maaf? Nggak perlu. Karena kita nggak ada salah kok," ujar Johnny di DPP Partai NasDem, Jalan RP Soeroso Gondangdia, Jakarta Pusat, Senin (7/8/2017).

Menurut Johny, rekaman pidato Viktor yang sudah menyebar luas di media sosial itu merupakan hasil editan. Oknum tersebut, kata dia, yang seharusnya minta maaf karena telah menimbulkan keresahan di masyarakat.

"Yang minta maaf yang buat itu harusnya. Ya kita korban dong. Kita dirugikan dengan viral yang berkembang ini," imbuhnya.

Meski menganggap rekaman video pidato Viktor di Nusa Tenggara Timur, 1 Agustus lalu, hasil editan, partai yang diketuai Surya Paloh itu belum berencana melaporkan oknum yang telah mengedit dan menyebarkan video tersebut ke polisi.

"Nggak usah (lapor polisi) dulu lah. Kita masak gitu-gitu lapor polisi sih," ujar dia.

Saat menggelar konferensi pers terkait kasus ini, Johnny mengatakan, keberadaan Viktor di forum deklarasi bakal calon Bupati di Kupang, NTT, kala itu dalam masa reses DPR RI.

"Sehingga kunjungan 1 Agustus itu kunjungan di dalam masa reses, fungsinya sebagi DPR RI dan itu diatur," jelasnya.

Sekadar diketahui, politikus Partai Gerindra yang pertama melaporkan Viktor ke Bareskrim Polri pada Jumat (4/8/2017). Sore harinya giliran politikus partai PAN. Hari ini, menyusul Partai Demokrat dan PKS melaporkan Viktor ke Bareskrim.

Dalam rekaman video pidatonya yang tersebar di media sosial, Victor mengatakan bahwa kelompok ekstrimis mulai bangkit di Indonesia. Kelompok itu mengusung sistem khilafah dan ingin mendirikan negara Islam. Sementara partai yang mendukung kelompok itu adalah Partai Gerindra, Demokrat, PKS dan PAN.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Viktor Laiskodat Dilaporkan, Nasdem Siap Beri Bantuan Hukum

Viktor Laiskodat Dilaporkan, Nasdem Siap Beri Bantuan Hukum

News | Senin, 07 Agustus 2017 | 20:52 WIB

Partai Nasdem Bela Viktor Laiskodat

Partai Nasdem Bela Viktor Laiskodat

Foto | Senin, 07 Agustus 2017 | 20:24 WIB

Bela Viktor, Partai Nasdem Sebut Rekaman di Sosmed Telah Diedit

Bela Viktor, Partai Nasdem Sebut Rekaman di Sosmed Telah Diedit

News | Senin, 07 Agustus 2017 | 19:27 WIB

PKS dan Demokrat Resmi Laporkan Viktor Laiskodat ke MKD

PKS dan Demokrat Resmi Laporkan Viktor Laiskodat ke MKD

News | Senin, 07 Agustus 2017 | 17:53 WIB

Terkini

Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB

Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Diguyur Hujan Deras, Polisi Pukul Mundur Massa Demo Mahasiswa di Plaza UOB Dukuh Atas

Diguyur Hujan Deras, Polisi Pukul Mundur Massa Demo Mahasiswa di Plaza UOB Dukuh Atas

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Demo Ricuh di Jogja Meluas hingga Sirip Kepatihan

Demo Ricuh di Jogja Meluas hingga Sirip Kepatihan

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:31 WIB

Malioboro Mencekam! Demo Sumpah Pemuda Berujung Bentrok hingga Malam, Water Cannon Dikerahkan

Malioboro Mencekam! Demo Sumpah Pemuda Berujung Bentrok hingga Malam, Water Cannon Dikerahkan

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:22 WIB

Tak Terbendung di Asia, Giliran Melbourne Victory jadi Korban Keganasan Persib Bandung

Tak Terbendung di Asia, Giliran Melbourne Victory jadi Korban Keganasan Persib Bandung

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:16 WIB

Bingung Mulai Investasi? New BIONS by BNI Sekuritas Bikin Semua Jadi Mudah

Bingung Mulai Investasi? New BIONS by BNI Sekuritas Bikin Semua Jadi Mudah

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:15 WIB

Rayakan Satu Dekade, Big Bad Wolf ICE BSD 2026 Buka 120 Jam Nonstop

Rayakan Satu Dekade, Big Bad Wolf ICE BSD 2026 Buka 120 Jam Nonstop

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:50 WIB

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:39 WIB

×