Tito Minta Maaf Tak Bisa Cerita Rinci Sketsa Penyerang Novel

Jum'at, 18 Agustus 2017 | 13:03 WIB
Tito Minta Maaf Tak Bisa Cerita Rinci Sketsa Penyerang Novel
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menunjukkan sketsa wajah terduga pelaku penyerangan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (31/7) [Antara]

Suara.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan sudah diperiksa penyidik Polda Metro Jaya pada Senin (14/8/2017), sore, di Singapura, tempat Novel dirawat. Novel dimintai keterangan untuk mengungkap kasus penyerangan dengan air keras oleh orang tak dikenal.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan hasil pemeriksaan tersebut akan dikembangkan penyidik.

"Kemarin sudah di BAP resmi, didampingi langsung bapak ketua KPK dengan KBRI. Hasil pemeriksaan ini nanti kita akan kembangkan untuk kita verifikasi," kata Tito di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (18/8/2017).

Tito mengatakan ada beberapa hal yang disampaikan Novel, di antaranya mengenai sketsa wajah lelaki yang diduga menyiramkan air keras ke mata Novel.

"Ada beberapa hal disampaikan Novel, terkait hasil pemeriksaan kepolisian, misal tentang sketsa wajah," kata Tito.

Tito mengatakan polisi tidak bisa membuka semua informasi mengenai proses penyidikan ke publik, termasuk soal saksi-saksi yang dipakai untuk membuat sketsa.

"Kita sudah menyampaikan untuk para saksi memang kita jaga supaya mereka tidak banyak terekspos. Saya pun di Istana juga sampaikan, mohon maaf, sketsa wajah ini tidak saya sampaikan darimana, saksi mana yang nyampaikan, ini untuk keselamatannya," ujar Tito.

Untuk sekarang, Polri baru bisa mengungkapkan kepada KPK mengenai bagaimana proses pembuatan sketsa wajah terduga penyerang Novel.

"Tapi dengan KPK, pasti kita sampaikan bagaimana cara buat (sketsa wajah), siapa saksinya. Oleh karena itu saya usulkan ke KPK, Tolong dibentuk tim kpk, karena KPK miliki kemampuan surveillance, tim ini bisa kerjasama secara teknis lapangan, untuk klarifikasi, masalah sketsa misalnya, darimana dapatnya. Kalau kepada media, publik, nggak perlu kita jelaskan, demi keselamatannya," kata Tito.

Tito mengatakan Polri memberikan akses seluas-luasnya kepada KPK selama proses penyidikan.

"Kalau kepada KPK, full akses kita berikan. Tim ini akan dikirim KPK, mereka akan dapat akses apa yang sudah dilakukan penyidik Polri, termasuk beberapa hal yang mungkin dipertanyakan oleh Novel, ini klarifikasi semua, termasuk ada saksi, ada orang yang pernah diamankan silakan periksa ulang, klarifikasi, bahasa lapangannya di cross check semua monggo sama sama ya," ujar Tito.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI