Soal Penebar Hoax, Megawati: Punya Agama tapi Tak Bermoral!

Ardi Mandiri

Minggu, 27 Agustus 2017 | 06:16 WIB
Soal Penebar Hoax, Megawati: Punya Agama tapi Tak Bermoral!
Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri dan mantan Presiden Susilo Babang Yudhoyono di Istana Merdeka [Antara]

Suara.com - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengharapkan pihak kepolisian menindak tegas penyebar berita bohong (hoax) yang selama ini selalu meresahkan para pembaca.

"Orang itu tidak bermoral. Kalau dia punya agama oke, tapi tak punya moral. Oleh karena itu saya harapkan agar bisa ditindak dengan tegas," katanya dalam kunjungannya ke Kupang, Sabtu.

Hal ini disampaikannya saat menyampaikan pidato politik usai Pelantikan DPD Banteng Muda Indonesia (BMI) Provinsi Nusa Tenggara Timur yang dihadiri kurang lebih 3.000 BMI serta 800an massa partai berlambang Banteng tersebut.

Apa yang dilakukan oleh para penyebar berita bohong jangan sampai ditiru oleh para kader BMI di Indonesia khususnya di provinsi berbasis kepulauan itu.

Sebab perbuatan seperti itu menurut mantan Presiden RI yang kelima itu adalah perbuatan yang tidak terpuji dan hanya dilakukan oleh orang-orang pengecut.

"Kalau dia (penyebar berita hoax) itu jantan, seharusnya tunjukkan dirinya, dan jangan jadi pengecut," tuturnya.

Iapun mencontohkan kasus terakhir adalah saat wakil Presiden Jusuf Kalla disebut menderita sakit jantung sehingga dilarikan ke Rumah Sakit, padahal dalam keadaan sehat-sehat saja.

"Orang dalam keadaan sehat-sehat saja masa dibuat berita kalau dalam keadaan sakit. Kan itu namanya pembohongan," tuturnya.

Iapun mengakui bahwa keberadaan berita bohong di negeri ini semakin merajalela. Berita bohong lanjutnya justru dapat menimbulkan konflik yang semula aman dan damai.

Indonesia adalah bangsa yang berbudaya. Jangan berbuat sesuatu yang tidak diajarkan oleh bangsa ini untuk saling menghormati. Menghormati yang lebih tua dari kita.

"Hormati ketuamu, hormati tetuamu. Itukan yang diajarkan dari dulu kepada kita," demikian Megawati. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Eggi Sudjana Sebut Pemerintahan Jokowi Diskriminatif, Mengapa?

Eggi Sudjana Sebut Pemerintahan Jokowi Diskriminatif, Mengapa?

News | Sabtu, 26 Agustus 2017 | 20:21 WIB

Motif Sindikat Saracen Diduga Cari Keuntungan Ekonomi

Motif Sindikat Saracen Diduga Cari Keuntungan Ekonomi

News | Sabtu, 26 Agustus 2017 | 16:22 WIB

Djarot: Polisi Juga Harus Tindak Tegas Pemesan Jasa Saracen

Djarot: Polisi Juga Harus Tindak Tegas Pemesan Jasa Saracen

News | Sabtu, 26 Agustus 2017 | 15:57 WIB

Polisi Sebut Hoax Lebih Berbahaya Daripada Black Campaign

Polisi Sebut Hoax Lebih Berbahaya Daripada Black Campaign

News | Sabtu, 26 Agustus 2017 | 15:04 WIB

Jika Indonesia Terpecah Belah, Perusahaaan Media Sosial Untung

Jika Indonesia Terpecah Belah, Perusahaaan Media Sosial Untung

News | Sabtu, 26 Agustus 2017 | 14:14 WIB

Djarot Nilai Kejahatan Saracen Luar Biasa

Djarot Nilai Kejahatan Saracen Luar Biasa

News | Sabtu, 26 Agustus 2017 | 13:38 WIB

Ternyata Sindikat Saracen Sudah Beroperasi Sejak Dua Tahun Lalu

Ternyata Sindikat Saracen Sudah Beroperasi Sejak Dua Tahun Lalu

News | Sabtu, 26 Agustus 2017 | 13:20 WIB

Eggi Sudjana Klarifikasi Jadi Dewan Penasihat Saracen

Eggi Sudjana Klarifikasi Jadi Dewan Penasihat Saracen

News | Sabtu, 26 Agustus 2017 | 12:34 WIB

PKS Apresiasi Keberhasilan Polisi Ungkap Sindikat Saracen

PKS Apresiasi Keberhasilan Polisi Ungkap Sindikat Saracen

News | Sabtu, 26 Agustus 2017 | 01:07 WIB

Terkini

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Riau | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:37 WIB

×