Sebelum Dibunuh, Murti Sempat Gigit Bagian Vital Pelanggannya

Reza Gunadha | Bagus Santosa | Suara.com

Sabtu, 23 September 2017 | 07:00 WIB
Sebelum Dibunuh, Murti Sempat Gigit Bagian Vital Pelanggannya
Tersangka Agus menceritakan awal mula membunuh teman kencan, Murtiyaningsih (30), di kamar kos nomor 309, Laguna Residence [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Agus alias Lee Min Ho (24), tega menghabisi nyawa teman kencannya bernama Murtiyaningsih, di indekos sang perempuan, Istana Laguna, Tanjung Duren, Jakarta Barat. Murti adalah seorang PSK yang menjajakan jasanya secara daring (online).

Wakapolres Metro Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Adex Yudisman mengatakan, aksi pembunuhan itu terjadi pada Kamis (21/9). Agus ketika itu panik karena tak bisa membayar jasa Murti sesuai kesepakatan.

"Korban dan pelaku berkenalan melalui aplikasi online. Korban adalah PSK sendirian, tak ada yang mengkoordinasikan pekerjaannya," kata Adex, Jumat (22/9/2017).

Berdasarkan keterangan Agus yang sudah ditangkap, ia tak mengenal korban sebelum peristiwa tersebut. Setelah berkencan di kamar indekos, Agus mengakui hanya bisa membayar Rp150 ribu dari kesepakatan awal Rp500 ribu.

Sebelum Agus membunuh Murti, mereka sempat terlibat pertengkaran. Murti yang marah ingin berteriak memanggil temannya untuk mendesak Agus supaya membayar sisa tarif Rp350 ribu.

Laki-laki hidung belang itu lantas melakukan aksi kekerasan. Murti tak tinggal diam, ia sempat melawan sebelum terbunuh.

Murti sempat mencakar dan menggigit bagian vital Agus, yakni tangan. Perlawanan perempuan malang itu berakhir setelah Agus memukulnya memakai asbak.

Agar aksinya tak ketahuan penghuni indekos dan polisi, Agus menutupi bekas gigitan Murti memakai sarung tangan.

"Pelaku terluka di bagian tangan karena digigit korban. Pelaku lantas menutupi luka itu memakai sarung tangan," ungkap Adex.

Poppy, sahabat Murti, sebenarnya sempat melihat dan bercakap-cakap dengan Agus, pada hari pembunuhan tersebut.

"Dia (Agus) bilang pacarnya sakit dan mau dibawa berobat ke rumah sakit. (Kamis) Pagi-pagi saya lihat dia bawa makanan untuk Nana (sapaan Murtianingsih), karena Nana sakit batuk," terangnya.

Kamis siang, kata Poppy, Agus tampak terburu-buru keluar dari kamar Murti dan pergi dari indekos tersebut. Kamis sore, Poppy melihat Agus kembali ke indekos dan masuk ke kamar Murti.

"Sewaktu dia mau membawa Nana keluar, tepergok engkoh. Dia bilang mau bawa Nana ke rumah sakit. Engkoh tak percaya Nana sakit, karena pas dilihat (Murti) sudah kaku," ungkap Poppy.

Karena curiga terhadap gerak-gerik Agus dan menilai Murti sudah meninggal, mereka lantas melapor ke petugas keamanan indekos. Agus ketika itu tetap mengatakan Murti masih hidup dan harus dibawa ke RS. Akhirnya, petugas keamanan itu melapor ke polisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Murtiyaningsih, Kisah Sendu Kematian Seorang PSK Online

Murtiyaningsih, Kisah Sendu Kematian Seorang PSK Online

News | Sabtu, 23 September 2017 | 05:09 WIB

Dini yang Dibunuh Pengojek Online Ternyata Bukan SPG Kosmetik

Dini yang Dibunuh Pengojek Online Ternyata Bukan SPG Kosmetik

News | Jum'at, 22 September 2017 | 21:45 WIB

Jenis Harta Murtiyaningsih yang Dibawa Kabur Teman Kencan Sadis

Jenis Harta Murtiyaningsih yang Dibawa Kabur Teman Kencan Sadis

News | Jum'at, 22 September 2017 | 21:11 WIB

Pembunuhan di Kamar 309, Masih Ada Daging Pelaku di Tangan Korban

Pembunuhan di Kamar 309, Masih Ada Daging Pelaku di Tangan Korban

News | Jum'at, 22 September 2017 | 21:03 WIB

Ini Dia Pembunuh Teman Kencan di Kamar 309, Jalan Pincang-pincang

Ini Dia Pembunuh Teman Kencan di Kamar 309, Jalan Pincang-pincang

News | Jum'at, 22 September 2017 | 20:42 WIB

Tahlilan di Depan Pintu Nomor 309, Tempat Pembunuhan Murti

Tahlilan di Depan Pintu Nomor 309, Tempat Pembunuhan Murti

News | Jum'at, 22 September 2017 | 20:27 WIB

Ibunda SPG yang Dibunuh: Saya Sakit Hati, Tak Menyangka!

Ibunda SPG yang Dibunuh: Saya Sakit Hati, Tak Menyangka!

News | Jum'at, 22 September 2017 | 19:54 WIB

Percakapan Panas di Kamar 309 Sebelum Mencekik Teman Kencan

Percakapan Panas di Kamar 309 Sebelum Mencekik Teman Kencan

News | Jum'at, 22 September 2017 | 19:16 WIB

Agus Bunuh Murtiyaningsih Berawal Tak Kuat Bayar Kencan

Agus Bunuh Murtiyaningsih Berawal Tak Kuat Bayar Kencan

News | Jum'at, 22 September 2017 | 18:36 WIB

Awal Perkenalan Driver dengan SPG Cantik yang Dibunuh Terungkap!

Awal Perkenalan Driver dengan SPG Cantik yang Dibunuh Terungkap!

News | Jum'at, 22 September 2017 | 17:53 WIB

Terkini

Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada

Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada

News | Senin, 13 April 2026 | 18:15 WIB

Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!

Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!

News | Senin, 13 April 2026 | 18:09 WIB

Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus AKAP di Depan Terminal Kampung Rambutan

Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus AKAP di Depan Terminal Kampung Rambutan

News | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama

Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama

News | Senin, 13 April 2026 | 18:00 WIB

Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal

Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal

News | Senin, 13 April 2026 | 17:55 WIB

Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil

Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil

News | Senin, 13 April 2026 | 17:53 WIB

Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati

Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati

News | Senin, 13 April 2026 | 17:50 WIB

Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia

Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia

News | Senin, 13 April 2026 | 17:40 WIB

Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!

Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!

News | Senin, 13 April 2026 | 17:26 WIB

Operasi Imigrasi Sapu Bersih, 346 WNA Diciduk dalam 5 Hari

Operasi Imigrasi Sapu Bersih, 346 WNA Diciduk dalam 5 Hari

News | Senin, 13 April 2026 | 17:15 WIB