Upaya Orang Ini Hendak Jual Bangkai Seekor Sapi ke Pasar Gagal

Siswanto Suara.Com
Minggu, 01 Oktober 2017 | 17:04 WIB
Upaya Orang Ini Hendak Jual Bangkai Seekor Sapi ke Pasar Gagal
Ilustrasi sapi

Suara.com - Anggota Polsek Koto Parik Gadang Diateh, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, menggagalkan upaya peredaran bangkai sapi yang diduga dilakukan oleh petugas paramedik veteriner berstatus pegawai negeri sipil.

Kepala Polsek Koto Parik Gadang Diateh AKP Henwell mengamankan bangkai seekor sapi di Jorong Batu Kulambai, Nagari Pakan Rabaa Utara, yang akan dibawa ke Padang, pada Sabtu (30/9/2017), sekitar pukul 20.30 WIB.

Bangkai tersebut akan dijual di Padang dengan harga Rp85 ribu per kilogram.

Polisi telah memeriksa tiga orang, yakni AP (38) yang merupakan petugas paramedik veteriner berstatus PNS Dinas Pertanian dan Peternakan Solok Selatan.

Polisi juga memeriksa AS (38) yang bekerja sebagai sopir mobil tersebut, dan seorang teman AS dengan inisial YS (38).

Bangkai sapi yang telah dikeluarkan jeroannya itu diangkut menggunakan mobil pikap merek Suzuki BA 8478 YN.

"Ketiga orang ini berada di dalam mobil tersebut," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, AP membeli sapi yang telah mati dari IG (48), warga Sawah Laweh Air Angek, Pakan Rabaa, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, seharga Rp3 juta pada Sabtu (30/9) sekitar pukul 19.00 WIB.

"Awalnya pelaku mengaku bahwa bangkai sapi tersebut akan dibawa ke Bukittinggi untuk dijadikan makanan hewan di Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK)," ujarnya.

Saat pemeriksaan polisi juga menemukan surat kesehatan hewan yang diduga palsu.

"Surat itu isinya daging tersebut layak dikonsumsi. Surat itu diduga juga palsu. Dari keterangan dia (AP) surat dibikin sendiri dan dia tandatangani sendiri, " ujarnya.

Polisi belum menetapkan pelaku sebagai tersangka karena tindak pidana belum terjadi. "Barang bukti sudah ada, tapi tindak pidana belum terjadi karena pelaku belum sempat menjual kepada konsumen. Kami masih menyelidiki perkara ini," ujarnya.

Pengakuan AP saat pemeriksaan, dirinya sudah sekali menjual bangkai sapi ke Padang pada 2015. Bangkai sapi tersebut dibeli dari warga Pekonina, Kecamatan Pauh Duo, Solok Selatan.

"Jadi yang Sabtu malam itu merupakan upaya yang kedua," ujarnya.

Sementara terkait dugaan pemalsuan surat keterangan kesehatan hewan, pihak kepolisian menunggu adanya laporan dari instansi yang dirugikan. "Kami menunggu laporan dari instansi yang dirugikan," sebutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI