KPK Belum Mau Keluarkan Sprindik Baru untuk Setya Novanto

Reza Gunadha, Nikolaus Tolen

Kamis, 05 Oktober 2017 | 18:42 WIB
KPK Belum Mau Keluarkan Sprindik Baru untuk Setya Novanto
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang [suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih belum mau mengeluarkan surat perintah penyidikan (sprindik) baru untuk Ketua DPR RI Setya Novanto.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan, lembaga antirasuah itu kekinian masih memelajari putusan praperadilan yang diputuskan oleh hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Cepi Iskandar.

"Kami akan kaji dulu secara detail seperti apa langkah-langkah nantinya. Kami akan pelan-pelan. Ya intinya adalah itu, tidak boleh berhenti (penyidikan), itu harus lanjut karena kami digaji untuk itu," kata Saut, di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (5/10/2017).

Berangkat dari putusan praperadilan yang dimenangkan Novanto, Saut menilai langkah yang diambil lembaga antirasuah selanjutnya tidaklah boleh gegabah.

"Harus kalem, harus pelan, harus berhati-hati. Nah,  kemudian kami evaluasi lagi,  di mana lubang-lubang yang harus ditutup. Beberapa kelemahan juga harus kami tutup. Karenanya, harus pelan-pelan dulu untuk nanti kami dapat berhati-hati ke depan," kata Saut.

Sebelumnya, hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Cepi Iskandar, dalam sidang praperadilan, Jumat (29/9/2017) menyatakan penetapan tersangka terhadap Setya Novanto oleh KPK tidak sah.

Pertimbangannya antara lain ialah, penetapan tersangka terhadap Novanto oleh KPK dilakukan di awal penyidikan. Cepi berpendapat, harusnya penetapan dilakukan di akhir penyidikan.

Kemudian, masalah alat bukti. Penyidik menggunakan alat bukti dari penyidikan terhadap Irman dan Sugiharto, mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri yang sudah divonis bersalah melakukan korupsi KTP-el.

baca juga

Cepi menilai hal itu tidak sah. Sebabnya, alat bukti yang sudah digunakan dalam perkara sebelumnya tidak bisa digunakan untuk menangani perkara selanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hakim Praperadilan Setnov Dilaporkan ke MA

Hakim Praperadilan Setnov Dilaporkan ke MA

Foto | Kamis, 05 Oktober 2017 | 16:23 WIB

Jokowi Diminta Tak Hiraukan Rekomendasi Pansus Angket KPK

Jokowi Diminta Tak Hiraukan Rekomendasi Pansus Angket KPK

News | Kamis, 05 Oktober 2017 | 14:10 WIB

Setnov Tersangka e-KTP Dua Kali, Mungkinkah?

Setnov Tersangka e-KTP Dua Kali, Mungkinkah?

Video | Kamis, 05 Oktober 2017 | 09:59 WIB

Pengamat: Novanto Mundur Saja Biar Beban Golkar Kurang

Pengamat: Novanto Mundur Saja Biar Beban Golkar Kurang

News | Rabu, 04 Oktober 2017 | 20:44 WIB

Pansus KPK Ketemu Tito: Materi Tertutup, Tak Bisa Disampaikan

Pansus KPK Ketemu Tito: Materi Tertutup, Tak Bisa Disampaikan

News | Rabu, 04 Oktober 2017 | 18:53 WIB

Fahri Hamzah: KPK Bukan Penegak Hukum Tapi Kantor Berita

Fahri Hamzah: KPK Bukan Penegak Hukum Tapi Kantor Berita

News | Rabu, 04 Oktober 2017 | 15:35 WIB

KPK Minta Pemprov DKI Lakukan Ini Agar Jauh dari Korupsi

KPK Minta Pemprov DKI Lakukan Ini Agar Jauh dari Korupsi

News | Rabu, 04 Oktober 2017 | 15:12 WIB

KPK Cerita Dampak Mengerikan Jika Korupsi

KPK Cerita Dampak Mengerikan Jika Korupsi

News | Rabu, 04 Oktober 2017 | 14:52 WIB

Dikawal 6 Orang, Gubernur Papua Datangi KPK

Dikawal 6 Orang, Gubernur Papua Datangi KPK

News | Rabu, 04 Oktober 2017 | 14:46 WIB

Fahri Hamzah: Setya Novanto Berdiri Saja Sering Tidur

Fahri Hamzah: Setya Novanto Berdiri Saja Sering Tidur

News | Rabu, 04 Oktober 2017 | 14:42 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×