Bedeng-bedeng Perlawanan di Kampung Akuarium

Reza Gunadha | Dian Rosmala | Suara.com

Jum'at, 27 Oktober 2017 | 08:25 WIB
Bedeng-bedeng Perlawanan di Kampung Akuarium
Suasana Kampung Akuarium, kawasan sengketa di Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (26/10/2017) sore. [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Paras Jakarta sebagai kota metropolitan ternyata tak semuanya indah. Di baliknya, terdapat bopeng-bopeng berupa kemiskinan dan kekumuhan yang menyempil dan diupayakan terus ’dibedaki’ agar tak tampak. Salah satu bopeng itu bernama ”Kampung Akuarium”.

Seluruh bangunan semipermanen di pinggir laut kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, itu sempat digusur pemprov era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat. Persisnya pada 11 April 2016.

Namun, kekinian, puluhan bangunan berbahan dasar triplek tampak berdiri di atas puing-puing bangunan hasil penggusuran.

Dulu, seusai digusur, warga sempat berbondong-bondong mengungsi dari  daerah tersebut. Tapi, mereka tak mau menyerah begitu saja. Kini, mereka kembali.

Pantauan Suara, Kamis (26/10/2017) sore, warga tinggal di dalam gubuk-gubuk triplek yang mereka sebut sebagai rumah bedeng.

”Kami kembali ke sini sebagai bentuk perjuangan. Daerah ini sudah kami tempati sejak berpuluh-puluh tahun lalu,” kata Darmadiani, seorang warga.

Darma mengakui, pengalaman warga melakukan gugatan perwakilan (class action) memberikan mereka banyak pelajaran penting.

”Salah satunya adalah, kami menjadi tahu kalau daerah ini ditinggalkan begitu saja, mereka yang berkepentingan lebih mudah menguasainya. Karenanya, kami balik ke sini,” jelasnya.

Melakukan reclaiming daerah itu tak mudah, begitulah penilaian Darma. Selain harus mengurusi persoalan kehidupan sehari-hari, warga juga harus tetap mengonsolidasikan diri guna memperjuangkan hak atas tempat tinggal.

Darma menuturkan, setiap warga yang kembali ke Kampung Akuarium menginsafi konsolidasi untuk melakukan beragam aksi memperjuangkan hak untuk berdomisili harus terus dilakukan.

”Semua upaya ini kami lakukan agar kampung kembali dibangun. Konsolidasi perjuangan kami lakukan di musala dekat sini,” tukasnya.

Dari musala tersebut, lahirlah ide dan langkah perjuangan warga. ”Kami ke istana presiden jalan kaki dari sini. Melapor ke Komnas HAM, Bareskrim, ya dari sini. Mengadu ke LBH juga dari sini,” imbuhnya.

”Karena kami berpikir, kalau kampung ini kami tinggalkan, terus dikunci oleh mereka, ya akan lebih parah lagi. Kami mencari hak. Kami menduduki lagi, ya ini bagian dari perlawanan," tegasnya.

Topa, penghuni lain Kampung Akuarium, memberikan alasan lain mereka kembali ke daerah tersebut. Selain sebagai perlawanan terhadap pemerintah, mereka membuat sekali lagi bedeng-bedeng triplek karena tak lepas dari persoalan ekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kampung Akuarium Kembali Ditempati

Kampung Akuarium Kembali Ditempati

Foto | Selasa, 24 Oktober 2017 | 13:26 WIB

Yusup Ditusuk Hingga Tewas Saat Menagih Setoran Parkir Liar

Yusup Ditusuk Hingga Tewas Saat Menagih Setoran Parkir Liar

News | Jum'at, 20 Oktober 2017 | 20:33 WIB

Detik-Detik Fitri Melahirkan di Mobil Patroli Polisi

Detik-Detik Fitri Melahirkan di Mobil Patroli Polisi

News | Minggu, 15 Oktober 2017 | 13:55 WIB

Bentrokan Maut di Koja Telan Satu Korban, Polisi Bekuk 8 Orang

Bentrokan Maut di Koja Telan Satu Korban, Polisi Bekuk 8 Orang

News | Selasa, 10 Oktober 2017 | 19:42 WIB

Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan di Koja, Berawal Cekcok Mulut

Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan di Koja, Berawal Cekcok Mulut

News | Selasa, 10 Oktober 2017 | 19:13 WIB

Keringanan Biaya Penunggak Rusun

Keringanan Biaya Penunggak Rusun

Foto | Jum'at, 15 September 2017 | 11:24 WIB

Ini Alasan FPI Undang Tokoh Lintas Agama di Acara Milad ke-19

Ini Alasan FPI Undang Tokoh Lintas Agama di Acara Milad ke-19

News | Sabtu, 19 Agustus 2017 | 13:38 WIB

Tujuh Begal Sadis Spesialis Perempuan Ditangkap, Dua Tewas Didor

Tujuh Begal Sadis Spesialis Perempuan Ditangkap, Dua Tewas Didor

News | Kamis, 10 Agustus 2017 | 20:54 WIB

Faisal Pembunuh Bayinya Sendiri Baru Setahun Nikah Siri

Faisal Pembunuh Bayinya Sendiri Baru Setahun Nikah Siri

News | Kamis, 10 Agustus 2017 | 15:43 WIB

Stres Menganggur dan Ribut dengan Istri, Faisal Bunuh Bayinya

Stres Menganggur dan Ribut dengan Istri, Faisal Bunuh Bayinya

News | Kamis, 10 Agustus 2017 | 13:25 WIB

Terkini

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:25 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB