Kaum Komunis Israel Menantang Maut Membela Palestina

Reza Gunadha | Suara.com

Senin, 18 Desember 2017 | 15:13 WIB
Kaum Komunis Israel Menantang Maut Membela Palestina
Ribuan warga Israel aksi massa dukung kemerdekaan Palestina. [Alalam]

Suara.com - Banyak orang yang mengira seluruh warga Israel adalah zionis, dan mendukung pemerintahnya menjajah Palestina. Tak sedikit pula yang mengira konflik Israel-Palestina adalah persoalan agama.

Namun, paradigma seperti itu dinilai keliru. Setidaknya oleh kaum komunis Israel, yang bahu membahu dengan warga Palestina untuk menentang penjajahan rezim Zionis.

Salah satunya adalah perempuan Israel yang kekinian berusia 91 tahun bernama Tamar Peleg-Sryck.

Mantan pengacara humanitarian ini terkenal karena berhasil membebaskan ratusan warga Palestina yang ditahan secara sewenang-wenang oleh militer Israel.

Tak sedikit tahanan yang Tamar bebaskan adalah bocah-bocah Palestina.

"Dulu aku seorang guru. Tapi, karena aku seorang komunis, aku bertekad membantu rakyat Palestina lepas dari kolonialisme Israel. Aku lantas mengambil kuliah malam Ilmu Hukum saat berusia 60 tahun," tutur Tamar seperti dilansir media Israel, Haaretz, Sabtu (2/12/2017).

Setelah menyelesaikan kuliah hukumnya pada usia yang tak lagi bisa dibilang muda, Tamar lantas bergabung dengan kantor hukum Avigdor Feldman. Ia lantas tampil sebagai pengacara ratusan warga Palestina yang ditahan Israel.

Lima tahun silam, 2013, ia akhirnya pensiun sebagai pengacara. Ia dibenci oleh pemerintah dan militer Israel, tapi baginya, seluruh penjajahan dan rasialisme harus dihapuskan.

Keyakinannya itu tak bisa dilepaskan dari peristiwa buruk yang dialaminya sejak masih kecil. Perempuan kehalirahan tahun 1926 ini merupakan satu dari sedikit kaum Yahudi yang mampu bertahan hidup setelah era pemusnahan massal (holocaust) Nazi Jerman.

"Aku diselamatkan oleh operasi penyelamatan yang dilakukan oleh remaja-remaja Iran tahun 1943. Ada sekitar 1.000 Yahudi yang diselamatkan anak-anak Iran. Terima kasih pula kepada Uni Soviet yang ikut menyelamatkan kami ke Kazakhstan dan akhirnya kembali ke Palestina," tuturnya.

Tamar kekinian tercatat sebagai warga Tel Aviv. Ia sempat menjadi anggota Partai Komunis Israel. Namun, ketika partai itu terpecah menjadi dua kubu, ia memutuskan tak memihak ke mana pun dan beralih menjadi pengacara bagi rakyat Palestina.

"Kewajibanku sebagai komunis untuk membantu rakyat Palestina. Konflik ini jelas penjajahan Israel atas motif ekonomi, bukan agama. Israel sudah menjadi kaki tangan imperialisme Amerika Serikat di Timur Tengah," tukasnya.

Selain Tamar, ada pula seorang laki-laki Israel kelahiran Bulgaria bernama Albert Salomon. Ia mengakui, terdapat politik rasialis di Israel yang mengeksploitasi kaum pekerja Arab.

"Kaum kapitalis maupun kelompok Kiri di Israel menggunakan kaum pekerja Arab untuk kepentingan mereka sendiri, bukan untuk membebaskan mereka. Sebagai seorang komunis, aku tak bisa membiarkan hal itu terjadi. Aku ikut demonstrasi-demonstrasi untuk memprotes dan mengampanyekan revolusi sosial," tuturnya.

"Bagiku, komunisme adalah Torah (Taurat), yakni perintah untuk membebaskan semua orang. Tak ada yang berbeda, semua manusia harus hidup dalam kapasitas yang sama dan merdeka," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polit Biro Hamas Tolak Kunjungan Wapres AS ke Palestina

Polit Biro Hamas Tolak Kunjungan Wapres AS ke Palestina

News | Senin, 18 Desember 2017 | 13:22 WIB

Fahri Hamzah: Indonesia Punya Utang Belum Terbayar ke Palestina

Fahri Hamzah: Indonesia Punya Utang Belum Terbayar ke Palestina

News | Senin, 18 Desember 2017 | 11:18 WIB

Dubes Palestina: Anda Pernah Dengar Israel Tentukan Batas Negara?

Dubes Palestina: Anda Pernah Dengar Israel Tentukan Batas Negara?

News | Senin, 18 Desember 2017 | 08:10 WIB

Ribuan Warga Israel Aksi Tuntut PM Netanyahu Dihukum

Ribuan Warga Israel Aksi Tuntut PM Netanyahu Dihukum

News | Senin, 18 Desember 2017 | 08:02 WIB

PBB Gelar Pemungutan Suara Terkait Klaim Trump Terhadap Yerusalem

PBB Gelar Pemungutan Suara Terkait Klaim Trump Terhadap Yerusalem

News | Senin, 18 Desember 2017 | 03:15 WIB

Terkini

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:45 WIB

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:15 WIB

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 20:14 WIB

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:44 WIB

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:36 WIB

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:29 WIB

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:21 WIB

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:06 WIB

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:00 WIB

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:58 WIB