Keanekaragaman Hayati, Kementan Satukan Database Varietas Lokal

Fabiola Febrinastri

Rabu, 24 Oktober 2018 | 12:50 WIB
Keanekaragaman Hayati, Kementan Satukan Database Varietas Lokal
Kementerian Pertanian terus berupaya meningkatkan pendaftaran varietas tanaman lokal di seluruh penjuru negeri. (Dok: Kementan)

Suara.com - Kementerian Pertanian terus berupaya meningkatkan pendaftaran varietas tanaman lokal di seluruh penjuru negeri. Upaya itu dilakukan guna melindungi keanekaragaman hayati di Indonesia, agar tidak diklaim oleh negara asing.

Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP) Kementerian Pertanian, Erizal Jamal, mengatakan, sejak 2013 hingga 2018, Kementan telah mengeluarkan 2.382 tanda daftar untuk berbagai jenis tanaman. Angka penerbitan tanda daftar itu mengalami peningkatan 5 kali lipat pada 2 tahun terakhir.

"Selama 2 tahun terakhir, pendaftaran varietas lokal meningkat 5 kali lipat. Sampai saat ini ada sekitar 1.065 varietas lokal yang sudah terdaftar di PPVTPP," kata Erizal, saat ditemui di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Rabu (24/10/2018).

Ia menambahkan, salah satu kendala terkait pendaftaran adalah masih lemahnya kesadaran masyarakat dan pemerintah daerah terhadap pentingnya keberadaan sumber daya genetik yang didaftarkan. Untuk itu, Kementerian Pertanian terus gencar melakukan berbagai cara untuk meningkatkan angka pendaftar.

Saat ini, Kementerian Luar Negeri sedang menyatukan seluruh database mengenai varietas lokal dari beberapa stakeholder, sehingga nantinya akan dihasilkan database nasional yang akan memudahkan dalam pelacakan sumber daya hayati.

"Indonesia adalah negara yang penuh dengan keanekaragaman hayati. Inilah yang harus dijaga, dengan mendata varietas yang ada," tutur Erizal.

Sementara itu, pakar lingkungan hidup, Emil Salim, menjelaskan, pendataan varietas lokal  sangat penting untuk dilakukan. Pasalnya, selain sebagai identitas Indonesia, varietas lokal juga memegang peranan strategis dalam perakitan varietas unggul baru, sekaligus upaya penyelamatan plasma nutfah yang ada.

"Varietas lokal harus didaftarkan dan dikembangkan dengan bersentuhan langsung dengan masyarakat, sehingga masyarakat bisa merasakan manfaat dari keberadaannya," pungkas Emil.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kementan Ungkap Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi, 25 Merek Jadi Temuan

Kementan Ungkap Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi, 25 Merek Jadi Temuan

Video | Rabu, 16 September 2026 | 18:55 WIB

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 08:57 WIB

Kementan Diminta Ungkap Merek Beras Fortifikasi yang Tipu Publik

Kementan Diminta Ungkap Merek Beras Fortifikasi yang Tipu Publik

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 12:40 WIB

Punya Potensi Besar, Mengapa Ketahanan Pangan Indonesia Belum Optimal?

Punya Potensi Besar, Mengapa Ketahanan Pangan Indonesia Belum Optimal?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:55 WIB

Keanekaragaman Hayati yang Dekat dengan Gaya Hidup, dari Makanan hingga Masa Depan Pekerjaan

Keanekaragaman Hayati yang Dekat dengan Gaya Hidup, dari Makanan hingga Masa Depan Pekerjaan

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 17:53 WIB

Ekspor Kopi RI Mau Digenjot 2,5 Kali Lipat, Target Rp100 Triliun!

Ekspor Kopi RI Mau Digenjot 2,5 Kali Lipat, Target Rp100 Triliun!

Foto | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:00 WIB

Permintaan Naik, Bagaimana Meningkatkan Produksi Kopi Tanpa Merusak Hutan dan Keanekaragaman Hayati?

Permintaan Naik, Bagaimana Meningkatkan Produksi Kopi Tanpa Merusak Hutan dan Keanekaragaman Hayati?

Lifestyle | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:58 WIB

Tak Harus Jadi Peneliti: Bagaimana Citizen Science Ajak Warga Dokumentasikan Keanekaragaman Hayati?

Tak Harus Jadi Peneliti: Bagaimana Citizen Science Ajak Warga Dokumentasikan Keanekaragaman Hayati?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:55 WIB

Belajar Langsung di Hutan Mangrove, Cara KLH Kenalkan Keanekaragaman Hayati ke Generasi Muda

Belajar Langsung di Hutan Mangrove, Cara KLH Kenalkan Keanekaragaman Hayati ke Generasi Muda

Lifestyle | Senin, 01 Juni 2026 | 17:28 WIB

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:48 WIB

Terkini

IMC Dukung RUU Perampasan Aset, Minta Kewenangan Aparat Dibatasi

IMC Dukung RUU Perampasan Aset, Minta Kewenangan Aparat Dibatasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 16:10 WIB

Morgan Stanley Borong 400 Juta Saham GOTO, Harga Diskon 46 Persen

Morgan Stanley Borong 400 Juta Saham GOTO, Harga Diskon 46 Persen

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 16:09 WIB

Ditolak Mentah-mentah, Restrukturisasi Sukuk Pos Indonesia Gagal

Ditolak Mentah-mentah, Restrukturisasi Sukuk Pos Indonesia Gagal

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 16:08 WIB

Deteksi Dini Lebih Nyaman, BRI Private Hadirkan Premium Medical Check Up

Deteksi Dini Lebih Nyaman, BRI Private Hadirkan Premium Medical Check Up

Lampung | Rabu, 23 September 2026 | 16:07 WIB

Viral Kepala SPPG Tebingtinggi Diciduk Istri Diduga Bareng Wanita Lain, Dilaporkan ke KPPG-Polisi

Viral Kepala SPPG Tebingtinggi Diciduk Istri Diduga Bareng Wanita Lain, Dilaporkan ke KPPG-Polisi

Sumut | Rabu, 23 September 2026 | 16:07 WIB

Kenapa Makanan di Pesawat Terasa Hambar dan Tidak Enak? Ternyata Ini Fakta Ilmiah di Baliknya

Kenapa Makanan di Pesawat Terasa Hambar dan Tidak Enak? Ternyata Ini Fakta Ilmiah di Baliknya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 16:05 WIB

BRI Private Perkuat Layanan Eksklusif Lewat Premium Medical Check Up

BRI Private Perkuat Layanan Eksklusif Lewat Premium Medical Check Up

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 16:03 WIB

Cara Bikin NPWP Online Lewat Coretax DJP, Gak Perlu ke Kantor Pajak!

Cara Bikin NPWP Online Lewat Coretax DJP, Gak Perlu ke Kantor Pajak!

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 16:03 WIB

Siswa SD Meninggal Tersedak Biji Kelengkeng MBG, DPR Desak BGN Investigasi :)

Siswa SD Meninggal Tersedak Biji Kelengkeng MBG, DPR Desak BGN Investigasi :)

News | Rabu, 23 September 2026 | 16:03 WIB

Novel The Woman in Cabin 10: Ketika Pembunuhan di Laut Lepas Dianggap Ilusi

Novel The Woman in Cabin 10: Ketika Pembunuhan di Laut Lepas Dianggap Ilusi

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 16:00 WIB

×