BNP2TKI Serahkan Bantuan bagi Keluarga Tuti Tursilawati

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Rabu, 31 Oktober 2018 | 14:55 WIB
BNP2TKI Serahkan Bantuan bagi Keluarga Tuti Tursilawati
Direktur Mediasi dan Advokasi BNP2TKI, Yana Anusasana, memberikan bantuan langsung kepada ibu kandung almarhumah, Iti Sarniti. (Dok: BNP2TKI)

Suara.com - Kepala BNP2TKI, Nusron Wahid, menyatakan turut belasungkawa atas meninggalnya Pekerja Migran Indonesia (PMI), Tuti Tursilawati (33), asal Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Tuti dieksekusi mati oleh pengadilan di Arab Saudi, Senin (29/10/2018).

Dalam video call dengan Iti Sarniti, ibu kandung Tuti, Selasa (30/10/2018), Nusron  menyampaikan dukacita sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Nusron mengatakan, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan atas kejadian ini.

"Yang sabar semua, sudah takdir Allah. Semoga Tuti diampuni dosanya dan diterima amal ibadahnya. Keluarga yang ditinggalkan ditingkatkan derajatnya, diangkat martabatnya, dan dikasih kesabaran. Mohon maaf, saya tidak bisa datang langsung," ujar Nusron ketika itu.

Ia menyampaikan kepada Iti, agar tidak lupa memperhatikan pendidikan anak almarhumah yang kini berusia 12 tahun, dan sedang duduk di bangku SLTP. Nusron berpesan, agar anak tersebut jangan putus sekolah.

Mewakili Kepala BNP2TKI, Direktur Mediasi dan Advokasi BNP2TKI, Yana Anusasana, memberikan bantuan langsung kepada ibu kandung almarhumah. BNP2TKI menyerahkan bantuan sebesar Rp 20 juta, yang langsung diterima Iti, dengan disaksikan langsung oleh keluarga almarhumah dan kepala desa.

Pemberian bantuan dilakukan di kediaman Tuti, di Desa Cikeusik, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

"Semoga almarhumah diterima Allah SWT. Kami sangat berdukacita dan prihatin. Untuk keluarga besar yang ditinggalkan, agar sabar. Ini sebagai bentuk perhatian kami kepada Tuti Tursilawati. Kami dari BNP2TKI sudah melakukan upaya yang maksimal, Kementerian Luar Negeri juga sudah bekerja keras," ujar Yana, sambil menyampaikan salam dari Kepala BNP2TKI kepada keluarga Tuti.

Iti menyatakan sangat sedih atas kepergian anak sulungnya itu.

"Saya ikhlas atas meninggalnya Tuti. Terimakasih kepada Kementerian Luar Negeri dan BNP2TKI, yang telah memfasilitasi dan membantu dalam memperjuangkan anak saya, walaupun akhirnya seperti ini," ujarnya, sambil mengucurkan air matanya.

Iti ingin agar jenazah Tuti bisa dibawa pulang ke Indonesia dan dimakamkan di kampung halamanya di Majalengka. Ia juga menyampaikan, kegiatan Tuti selama menjalani tahanan dalam kesehariannya adalah mengaji.

Iti mengatakan, Tuti memiliki seorang putra berumur 12 tahun, yang kini tinggal dengan bapaknya. Ia menyatakan akan tetap memberikan kasih sayang kepada putra almarhumah dan tetap membantu pendidikannya.

"Saya sudah tiga kali bertemu almarhumah di Arab Saudi, dan terakhir pada April 2018. Hari Minggu kemarin, almarhumah sempat komunikasi lewat video call dan menyampaikan dalam keadaan sehat," jelasnya.

Kepala Desa Cikeusik, Kecamatan Sukahaji, Jaenudin, menyampaikan, atas nama keluarga mengucapkan terima kasih kepada BNP2TKI yang telah memberikan bantuan. Ia berharap, bantuan ini bermanfaat untuk keluarga.

"Saya juga mohon bantuan pemerintah untuk memberi perhatian khusus terkait pendidikan anak almarhumah," ujarnya.

Tuti Tursilawati adalah anak pertama dari 3 bersaudara pasangan Ali Warjuki dan Iti Sarniti. Pada 5 September 2009, Tuti berangkat bekerja ke Arab Saudi sebagai Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT).

Ia berangkat melalui PPTKIS Arunda Bayu dan bekerja di Thaif Arab Saudi, pada majikan, Naif Al Oteibi.

Kasus Tuti mencuat sekitar 2010. Ia divonis mati oleh pengadilan di Arab Saudi pada Juni 2011, dengan tuduhan membunuh majikan.

Pembunuhan tersebut tidak disengaja, karena dia berupaya membela diri dari upaya pemerkosaan majikannya. Tuti juga kerap mendapatkan pelecehan seksual dari majikannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Akankah KPK Panggil Nusron Wahid Terkait Skandal Kuota Haji? Ini Penjelasan Jubir

Akankah KPK Panggil Nusron Wahid Terkait Skandal Kuota Haji? Ini Penjelasan Jubir

News | Jum'at, 10 April 2026 | 15:55 WIB

Diprotes Ulama, Prabowo Tetap Pertahankan Keanggotaan RI di Board of Peace, Mengapa?

Diprotes Ulama, Prabowo Tetap Pertahankan Keanggotaan RI di Board of Peace, Mengapa?

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 08:44 WIB

Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat

Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat

News | Sabtu, 07 Februari 2026 | 18:36 WIB

Di Istiqlal, MUI Ingatkan Perusak Lingkungan Adalah Kejahatan Besar di Mata Al-Qur'an

Di Istiqlal, MUI Ingatkan Perusak Lingkungan Adalah Kejahatan Besar di Mata Al-Qur'an

News | Sabtu, 07 Februari 2026 | 11:55 WIB

Berdiri di Atas Tanah Kemenhan, Nusron Wahid Cabut HGU Raksasa Gula Sugar Group Companies

Berdiri di Atas Tanah Kemenhan, Nusron Wahid Cabut HGU Raksasa Gula Sugar Group Companies

News | Rabu, 21 Januari 2026 | 19:20 WIB

Nusron Wahid: Ribuan Hektare Tanah Terlantar dan HGU Disiapkan Jadi Rumah Korban Bencana

Nusron Wahid: Ribuan Hektare Tanah Terlantar dan HGU Disiapkan Jadi Rumah Korban Bencana

News | Senin, 19 Januari 2026 | 18:58 WIB

Menteri Nusron Kucurkan Rp3,1 M, Terbitkan SK 'Tanah Musnah' untuk Korban Bencana Aceh

Menteri Nusron Kucurkan Rp3,1 M, Terbitkan SK 'Tanah Musnah' untuk Korban Bencana Aceh

News | Senin, 19 Januari 2026 | 18:53 WIB

Cak Imin Bicara soal Isu Pemakzulan di PBNU Usai Rapat, Nusron Wahid: Doakan Badai Cepat Berlalu

Cak Imin Bicara soal Isu Pemakzulan di PBNU Usai Rapat, Nusron Wahid: Doakan Badai Cepat Berlalu

News | Senin, 24 November 2025 | 17:51 WIB

Isu Pemakzulan Gus Yahya Menguat, Begini Reaksi Nusron Wahid Soal Polemik Internal PBNU

Isu Pemakzulan Gus Yahya Menguat, Begini Reaksi Nusron Wahid Soal Polemik Internal PBNU

News | Senin, 24 November 2025 | 17:12 WIB

Sertifikat Tanah Ganda Paling Banyak Keluaran 1961 Hingga 1997, Apa Solusinya?

Sertifikat Tanah Ganda Paling Banyak Keluaran 1961 Hingga 1997, Apa Solusinya?

Bisnis | Minggu, 16 November 2025 | 19:02 WIB

Terkini

Anak Presiden Uganda Ancam Erdogan: Kirim Cewek Cantik untuk Saya atau Diplomat Anda Diusir

Anak Presiden Uganda Ancam Erdogan: Kirim Cewek Cantik untuk Saya atau Diplomat Anda Diusir

News | Senin, 13 April 2026 | 19:29 WIB

IDAI Ingatkan Risiko Tinggi Balita Mendaki Gunung Usai Kasus Hipotermia di Ungaran

IDAI Ingatkan Risiko Tinggi Balita Mendaki Gunung Usai Kasus Hipotermia di Ungaran

News | Senin, 13 April 2026 | 19:25 WIB

Prabowo Bertemu Putin di Moskow, Kedua Negara Bahas Penguatan Kemitraan Strategis

Prabowo Bertemu Putin di Moskow, Kedua Negara Bahas Penguatan Kemitraan Strategis

News | Senin, 13 April 2026 | 19:20 WIB

Imigrasi: WNA Tiongkok Paling Banyak Langgar Aturan

Imigrasi: WNA Tiongkok Paling Banyak Langgar Aturan

News | Senin, 13 April 2026 | 19:11 WIB

Dokter Anak Ingatkan Bahaya Jemur Bayi di Bawah Matahari Terik

Dokter Anak Ingatkan Bahaya Jemur Bayi di Bawah Matahari Terik

News | Senin, 13 April 2026 | 19:06 WIB

Tepis Isu Prabowo Antikritik, KSP: Kritik Silakan, Tapi Pakai Data dan Teori

Tepis Isu Prabowo Antikritik, KSP: Kritik Silakan, Tapi Pakai Data dan Teori

News | Senin, 13 April 2026 | 18:45 WIB

Pramono Anung Jamin Aturan Penyediaan Air Tak Akan 'Sandera' Kebutuhan Warga Jakarta

Pramono Anung Jamin Aturan Penyediaan Air Tak Akan 'Sandera' Kebutuhan Warga Jakarta

News | Senin, 13 April 2026 | 18:43 WIB

DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Perlindungan Saksi-Korban ke Paripurna

DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Perlindungan Saksi-Korban ke Paripurna

News | Senin, 13 April 2026 | 18:38 WIB

Survei Poltracking: Prabowo Unggul di Top of Mind Capres 2029, Dedi Mulyadi dan Anies Menyusul

Survei Poltracking: Prabowo Unggul di Top of Mind Capres 2029, Dedi Mulyadi dan Anies Menyusul

News | Senin, 13 April 2026 | 18:36 WIB

Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada

Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada

News | Senin, 13 April 2026 | 18:15 WIB