Wisata Indonesia Kehilangan 100 Ribu Turis per Bulan karena Gempa

Sabtu, 03 November 2018 | 09:00 WIB
Wisata Indonesia Kehilangan 100 Ribu Turis per Bulan karena Gempa
Menteri Pariwisata, Arief Yahya. (Dok: Kemenpar)

Suara.com - Bencana beruntun membuat sektor pariwisata Indonesia terjepit. Gunung Agung, Bali, baru saja normal April 2018, sudah dihantam gempa bumi yang mengguncang, di Lombok  Nusa Tenggara Barat (NTB), Palu, Donggala Sulteng, Sumba NTT, Aceh, Sumbar sampai ke Banten.

Belum sempat bernapas, sudah ada kejadian pesawat Lion JT-610, yang kecelakaan di Laut Jawa. Semua bencana itu mendunia melalui semua channel media, karena banyak korban dan nyaris tak berjeda.

Industri yang paling berat menanggung beban bencana alam dan teknologi adalah pariwisata.  Gunung Agung Bali butuh 6 bulan recovery, dari akhir September 2017 sampai April 2018.

“Saya merasakan sangat berat. Sekarang okupansi hotel masih di kisaran 30-35 persen saja,” kata Hadi Faishal, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) NTB, yang juga pemilik Hotel Praya Lombok itu.

Rata-rata hotel, kata Hadi, sama. Belum bisa cepat bangkit. Ibarat lari, ini maraton. Ekosistem pariwisatanya juga harus ikut bangkit bersama.

“Terima kasih Kemenpar, luar biasa suport kami di berbagai events dan sales mission. Kami berusaha cepat recovery,” katanya.

Kepala Dinas Pariwisata NTB, Lalu Mohammad Faozal mengakui, gempa bumi beruntun yang melanda Pulau Lombok itu saja cukup menekan pariwisata NTB. Ekosistem pariwisata dengan industri yang bergerak di 3A, amenitas, akses, amenitas belum pulih.

Diperkirakan 100 ribu wisman turun hanya dari Lombok Sumbawa saja. Wajar jika industri di NTB teriak kencang, karena merekalah yang merasakan dampak langsungnya. Gempa sendiri dimulai Juli 2018, dan diperkirakan sampai Desember 2018. 

Dengan angka itu, hampir pasti proyeksi realisasi tahun ini adalah 16,5 juta wisman atau 97 persen dari target. Apalagi NTB adalah destinasi prioritas atau masuk dalam 10 Bali Baru, dengan ikon Mandalika.

Baca Juga: Gempa Lombok, Kemenpar: Pariwisata di Lombok dan Bali Kondusif

Memang daerah yang rusak parah ada di Lombok Timur dan Utara, tapi secara psikologis akan sangat mengganggu wisatawan untuk berlibur ke sana. Apalagi setelah bencana muncul travel advice dari beberapa negara.

"Gempa Lombok telah menyebabkan kerugian besar bagi pariwisata nasional, terutama daerah Lombok dan Bali. Banyak wisman membatalkan perjalanannya ke Lombok. Belum lagi travel advice yang dikeluarkan beberapa negara. Ini jelas sangat merugikan," aku Faozal dengan mimik serius.

Iamenerangkan, saat ini, pariwisata NTB sedang dalam masa pemulihan. Dia tetap optimistis, kerja sama dengan seluruh stakeholder akan membuat pariwisata NTB segera bangkit.

Sekarang, fokus utamanya mengarah ke penyampaian pesan kepada dunia bahwa NTB sudah aman dikunjungi, bahkan ditempati.

"Itu tugas kita bersama. Kita tidak bisa berlarut dalam kesedihan. Citra positif harus kita bangun, sehingga Lombok kembali dikunjungi wisatawan seperti sedia kala. Meskipun itu bukan perkara mudah, tetapi dengan dukungan seluruh stakeholder, semoga pemulihan ini dapat dipercepat," katanya.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Agustus hanya 1,51 juta kunjungan. Angka ini turun 1,93 persen dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu 1,54 juta kunjungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI