Prabowo Tak Rekrut Pengacara, Sandiaga : Kami Tidak Siap Perang

Iwan Supriyatna, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 08 November 2018 | 06:30 WIB
Prabowo Tak Rekrut Pengacara, Sandiaga : Kami Tidak Siap Perang
Sandiaga jelaskan bagi-bagi buku yang dilakukan Prabowo bukan politik uang. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Sandiaga Uno menegaskan ajakan kepada Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra bukan untuk sebagai pengacara profesional pasangan Capres - Cawapres Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

Sandiaga mengatakan pihaknya tidak mempersiapkan diri untuk perang sehingga tidak perlu memiliki pengacara.

Sandiaga menjelaskan bahwa ajakannya kepada Yusril Ihza Mahendra kala itu sebagai Ketua Umum PBB. Dirinya menegaskan tidak ada tawaran kepada Yusril Ihza Mahendra untuk menjadi pengacara profesional.

“Kami mengajak Pak Yusril Ihza Mahendra itu sebagai Ketua Umum PBB, bukan sebagai lawyer, kami tidak menunjuk,” jelas Sandiaga di Prabowo - Sandiaga Media Center, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Rabu (7/11/2018).

Sandiaga menekankan bahwa pihaknya tidak memiliki rencana untuk mempersiapkan pengacara untuk Pilpres 2019. Hal itu dikatakannya lantaran kubu Prabowo - Sandiaga tidak ingin apabila hasil dari Pilpres 2019 nanti malah berakhir dengan sengketa.

“Kami tidak mengantisipasi adanya sengketa oleh karena itu kami tidak siap perang. Kita positif thinking kami yakin bahwa ekonomi ini insyallah tanpa sengketa, setiap pihak pasti akan legowo,” ujarnya.

Akan tetapi, apabila nanti memang akhirnya harus berakhir dengan kasus sengketa seperti Pemilihan Presiden 2014 lalu, Sandiaga menyebut tentu Direktorat Advokasi dan Hukum BPN Prabowo - Sandiaga yang akan mengambil wewenang.

Saat Pilpres 2014 lalu, pasangan Capres - Cawapres Prabowo Subianto - Hatta Rajasa melayangkan permohonan kepada Mahkamah Konstitusi karena perselisihan hasil pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden.

Hasilnya, MK menolak permohonan Prabowo - Hatta Rajasa dan mengukuhkan pasangan Jokowi - Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih tahun 2014.

“Seandainya kami akhirnya harus ke Mahkamah Konstitusi tim dari pak Dasco dan lain-lain akan menangani,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Diundang ke Munas Pedagang Pasar yang Diketuai Sandiaga

Jokowi Diundang ke Munas Pedagang Pasar yang Diketuai Sandiaga

News | Kamis, 08 November 2018 | 06:17 WIB

Pidato Tampang Boyolali, Prabowo Subianto Dilaporkan ke Bawaslu

Pidato Tampang Boyolali, Prabowo Subianto Dilaporkan ke Bawaslu

News | Rabu, 07 November 2018 | 19:05 WIB

Bela Prabowo Hentikan Impor, Sandiaga: Harus Realistis

Bela Prabowo Hentikan Impor, Sandiaga: Harus Realistis

News | Rabu, 07 November 2018 | 15:48 WIB

Terkini

BEI Resmi Gelar RUPSLB Akhir Oktober 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

BEI Resmi Gelar RUPSLB Akhir Oktober 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 08:09 WIB

Ngawur! Anak Buah Prabowo Bicara Konspirasi Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia

Ngawur! Anak Buah Prabowo Bicara Konspirasi Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 08:06 WIB

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 08:00 WIB

Qatar Jadi Penengah Rahasia Konflik Panas AS-Iran

Qatar Jadi Penengah Rahasia Konflik Panas AS-Iran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:58 WIB

Mobil Hilang Kendali dan Terguling, 3 Anggota Damkar Pangkep Gugur

Mobil Hilang Kendali dan Terguling, 3 Anggota Damkar Pangkep Gugur

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 07:57 WIB

Urutan Zodiak yang Paling Gampang Stres dan Rentan Mengalami Burnout Kerja

Urutan Zodiak yang Paling Gampang Stres dan Rentan Mengalami Burnout Kerja

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:55 WIB

Desain Baru Gedung DPRD Sulsel Lebih Mewah, Ada Ruang Pribadi dan Parkir 130 Kendaraan

Desain Baru Gedung DPRD Sulsel Lebih Mewah, Ada Ruang Pribadi dan Parkir 130 Kendaraan

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 07:39 WIB

Film G30S/PKI: Propaganda Orde Baru atau Fakta Sejarah?

Film G30S/PKI: Propaganda Orde Baru atau Fakta Sejarah?

Entertainment | Rabu, 30 September 2026 | 07:38 WIB

Bayan CraftArt Fest 2026 Jadi Pintu Awal UMKM Perluas Pasar dan Bangun Jejaring

Bayan CraftArt Fest 2026 Jadi Pintu Awal UMKM Perluas Pasar dan Bangun Jejaring

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:35 WIB

Pasar Mobil Jateng Tumbuh di Tengah Opsen Pajak, Gran Max Jadi Primadona

Pasar Mobil Jateng Tumbuh di Tengah Opsen Pajak, Gran Max Jadi Primadona

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 07:35 WIB

×