Cegah Karhutla, KLHK Perkuat SDM dan Sarana Prasarana

MN Yunita

Rabu, 28 November 2018 | 14:35 WIB
Cegah Karhutla, KLHK Perkuat SDM dan Sarana Prasarana
KLHK menyelenggarakan Training of Facilitator (ToF), di Jakarta, (27/11/2018). (Dok: KLHK)

Suara.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terus memperkuat sumber daya manusia (SDM) dan juga sarana prasarana pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Langkah ini penting dilakukan untuk menghadapi tantangan karhutla di tahun-tahun mendatang serta mempertahankan keberhasilan penanggulangan karhutla selama tiga tahun terakhir.

"Keberhasilan Indonesia mengendalikan karhutla selama tiga tahun terakhir merupakan rahmat Tuhan. Ini juga berkat kerja keras, gotong royong, dan kerjasama antara Manggala Agni dengan masyarakat dan instansi terkait," ujar Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim, Ruandha A. Sugardiman.

Lebih lanjut, Ruandha juga menyampaikan untuk mendukung Manggala Agni di lapangan perlu dukungan sarana prasarana yang memadai.

Dalam melakukan upaya pengendalian karhutla di tingkat tapak, Manggala Agni menjadi SDM penggerak. Mereka harus memiliki kemampuan baik teknis maupun non teknis dalam pelaksanaan pengendalian karhutla.

“Oleh karena itu, KLHK melalui Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan memberikan pelatihan-pelatihan supaya Manggala Agni mampu menjalankan tugasnya dengan lebih baik dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya,” tambah Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (PKHL), Raffles B. Pandjaitan.

Hal tersebut ia sampaikan saat membuka penyelenggaraan Training of Facilitator (ToF), di Jakarta, (27/11/2018). Kegiatan yang berlangsung hingga 1 November mendatang ini, merupakan upaya peningkatan kapasitas Brigade Pengendalian Karhutla, Manggala Agni.

Mereka mendapat pembekalan ilmu-ilmu, dan keterampilan yang akan meningkatkan kemampuan, dan kompetensi mdalam penanganan karhutla di lapangan.

Raffles juga menyampaikan bahwa karhutla di Indonesia menjadi isu nasional, dan bahkan internasional. "Seluruh elemen, seluruh stakeholder, harus melakukan upaya pengendalian karhutla, yang dititik beratkan pada upaya pencegahan," imbuhnya.

ToF ini, merupakan kerjasama Direktorat PKHL dengan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) KLHK. Ada sekitar 125 orang peserta ToF yang merupakan Kepala Regu Manggala Agni dari seluruh Daerah Operasional (Daops) Manggala Agni di Indonesia.

baca juga

Sebelumnya, Presiden Jokowi juga mengungkapkan jika pengendalian karhutla dilakukan sampai di tingkat tapak dengan melibatkan masyarakat. Sejalan dengan hal tersebut, unsur di tingkat tapak perlu diperkuat baik SDM maupun sarana prasarana.

Dalam kesempatan pelatihan tersebut, diserahkan beberapa sarana prasarana kepada Daops Manggala Agni dan juga Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Karhutla seperti peralatan pemadaman berupa mesin pompa jinjing, zat aditif, chainsaw, alat komunikasi berupa Handy Talky (HT) dan tablet, serta alat dokumentasi kegiatan berupa drone dan kamera outdor.

Penyerahan sarana prasarana diberikan secara simbolis oleh Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim didampingi oleh Direktur Pengendalian Karhutla. Harapannya peralatan ini dapat bermanfaat dan mendukung setiap upaya pengendalian karhutla di lapangan dan terus menurunkan angka kejadian karhutla di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Petugas Berjibaku Jinakkan Karhutla di Lahan Gambut Aceh Barat

Petugas Berjibaku Jinakkan Karhutla di Lahan Gambut Aceh Barat

Foto | Senin, 01 Juni 2026 | 19:09 WIB

Karhutla: 10 Hektare Lahan Gambut Terbakar di Anjongan, Api Sempat Mendekati Bangunan Warga

Karhutla: 10 Hektare Lahan Gambut Terbakar di Anjongan, Api Sempat Mendekati Bangunan Warga

News | Minggu, 08 Maret 2026 | 17:09 WIB

Upaya Pemadaman Karhutla di Batam

Upaya Pemadaman Karhutla di Batam

Foto | Senin, 09 Februari 2026 | 18:58 WIB

Saat 'Luka Bakar' Gambut Sumatra Selatan Coba Disembuhkan Lewat Solusi Alam

Saat 'Luka Bakar' Gambut Sumatra Selatan Coba Disembuhkan Lewat Solusi Alam

Lifestyle | Minggu, 23 November 2025 | 15:20 WIB

Upaya Pemadaman Karhutla di Ogan Ilir

Upaya Pemadaman Karhutla di Ogan Ilir

Foto | Minggu, 21 September 2025 | 18:00 WIB

Anggota Brimob Riau Meninggal, Sempat Padamkan Karhutla 3 Pekan di Rokan Hilir

Anggota Brimob Riau Meninggal, Sempat Padamkan Karhutla 3 Pekan di Rokan Hilir

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 15:10 WIB

Karhutla Turun 33 Persen, Tapi Presiden Prabowo Ingatkan Risiko Masih Tinggi

Karhutla Turun 33 Persen, Tapi Presiden Prabowo Ingatkan Risiko Masih Tinggi

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 11:05 WIB

KLH Pastikan Kebakaran Hutan Tak Ganggu Dana Karbon dari Bank Dunia

KLH Pastikan Kebakaran Hutan Tak Ganggu Dana Karbon dari Bank Dunia

News | Kamis, 31 Juli 2025 | 14:15 WIB

Karhutla di Muaro Jambi Masih Membara, 270 Hektar Lahan Terbakar

Karhutla di Muaro Jambi Masih Membara, 270 Hektar Lahan Terbakar

Foto | Rabu, 30 Juli 2025 | 21:31 WIB

Karhutla di Jambi Meluas, 250 Hektar Lahan Terbakar

Karhutla di Jambi Meluas, 250 Hektar Lahan Terbakar

Foto | Kamis, 24 Juli 2025 | 20:00 WIB

Terkini

FIFA Tuai Kontroversi Lagi, Final Piala Dunia 2026 Bakal Punya Halftime Show?

FIFA Tuai Kontroversi Lagi, Final Piala Dunia 2026 Bakal Punya Halftime Show?

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:31 WIB

Ulasan Men Are from Mars, Women Are from Venus: Memahami Perbedaan Cara Pria dan Wanita Mencintai

Ulasan Men Are from Mars, Women Are from Venus: Memahami Perbedaan Cara Pria dan Wanita Mencintai

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:30 WIB

Harta Rp73 Miliar Menteri PU Dody Hanggodo, Koleksi Mobil Mewah dan Polemik Mutasi ASN

Harta Rp73 Miliar Menteri PU Dody Hanggodo, Koleksi Mobil Mewah dan Polemik Mutasi ASN

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:29 WIB

5 Sunscreen Merek Lokal untuk Kulit Sensitif, Cegah Iritasi dan Kulit Kemerahan

5 Sunscreen Merek Lokal untuk Kulit Sensitif, Cegah Iritasi dan Kulit Kemerahan

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:28 WIB

Peringatan! Cadangan Minyak Dunia Menipis saat AS - Iran Perang Lagi

Peringatan! Cadangan Minyak Dunia Menipis saat AS - Iran Perang Lagi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:27 WIB

Di Tengah Hilirisasi Nikel, Perempuan Pulau Obi Menemukan Jalan Baru Gerakkan Ekonomi

Di Tengah Hilirisasi Nikel, Perempuan Pulau Obi Menemukan Jalan Baru Gerakkan Ekonomi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:27 WIB

Kuasa Hukum Sebut Kasus Santri Terbakar Tak Ada Unsur Kesengajaan

Kuasa Hukum Sebut Kasus Santri Terbakar Tak Ada Unsur Kesengajaan

Bali | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:25 WIB

Intip Wisma Terapung Asian Games 2026, Tempat Menginap Tim Indonesia

Intip Wisma Terapung Asian Games 2026, Tempat Menginap Tim Indonesia

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:23 WIB

Kelangkaan Pertalite Meluas, ESDM Turunkan Tim Usut Masalah Distribusi BBM

Kelangkaan Pertalite Meluas, ESDM Turunkan Tim Usut Masalah Distribusi BBM

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:20 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Jaksa Minta Hakim Abaikan Keberatan Dokter Tifa, Ini Alasannya

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Jaksa Minta Hakim Abaikan Keberatan Dokter Tifa, Ini Alasannya

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:20 WIB

×