Gerindra: Kontrak Freeport Habis 2021, Bukan Kewenangan Presiden Sekarang

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 22 Desember 2018 | 19:07 WIB
Gerindra: Kontrak Freeport Habis 2021, Bukan Kewenangan Presiden Sekarang
Pemerintah melalui PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum), Freeport McMoran Inc dan PT Rio Tinto Indonesia, saat secara resmi menandatangani Sales Purchase Agreement (SPA) terkait divestasi saham PT Freeport Indonesia (PTFI). (Suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

Suara.com - Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria menuding Presiden Joko Widodo atau Jokowi melakukan pembohongan publik di balik klaim keberhasilan pemerintah di bidang infrastruktur dan pelepasan saham PT Freeport. Menurutnya, langkah itu hanya ditujukkan untuk mencari simpati masyarakat menjelang Pemilihan Presiden 2019.

Menurut Riza, pelepasan 51 persen saham PT Freeport kepada PT Inalum yang baru dilakukan justru bukan kewenangan Jokowi. Hal itu lantaran kontrak kerja sama yang dilakukan antara PT Freeport dengan pemerintah baru selesai pada 2021.

"Kontraknya habis 2021. Harusnya ini kewenangan presiden berikutnya, bukan kewenangan presiden sekarang. Ya, jelas sekali ada kepentingan politik di sini," kata Riza di kawasan Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (22/12/2018).

Selain itu, Riza juga menyoroti soal peresmian tol Trans Jawa yang menghubungkan Jakarta - Surabaya yang dilakukan Jokowi pada Kamis (20/12/2018) lalu. Sejatinya, peresmian tol baru itu dilakukan apabila seluruh pembangunan infrastruktur sudah rampung seluruhnya.

"Jangan-jangan satu ruas nanti lima kali diresmikan. Dibagi lima, gitu loh. Ini kan terjadi banyak sekali peresmian proyek pembangunan sebagian-sebagian diresmikan. Ini enggak bener gitu loh," ujarnya.

Terkait hal ini, Riza meminta kepada para pembantu Jokowi untuk bisa memberi masukan kepada Kepala Negara agar tidak melakukan kesalahan saat mengeluarkan kebijakan.

"Orang-orang di sekitarnya, pejabat terkait, tolong dong beri masukan, diingatkan Presiden ya. Jangan sampai Presiden membuat keputusan, kebijakan yang salah," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gerindra Sebut Permintaan SBY Tak Diganggu Jangan Disepelekan

Gerindra Sebut Permintaan SBY Tak Diganggu Jangan Disepelekan

News | Sabtu, 22 Desember 2018 | 18:30 WIB

Anggap Pencitraan Jokowi, Gerindra: Sama Saja, Kita Dibodohi soal Freeport

Anggap Pencitraan Jokowi, Gerindra: Sama Saja, Kita Dibodohi soal Freeport

News | Sabtu, 22 Desember 2018 | 17:48 WIB

DPR: Pelimpahan Kewenangan BP Batam Langgar UU, Ini Bahaya, Kami Protes

DPR: Pelimpahan Kewenangan BP Batam Langgar UU, Ini Bahaya, Kami Protes

News | Sabtu, 22 Desember 2018 | 16:43 WIB

Heboh Warga Protes Pencopotan Spanduk Prabowo, Ini Kata Walikota Semarang

Heboh Warga Protes Pencopotan Spanduk Prabowo, Ini Kata Walikota Semarang

News | Sabtu, 22 Desember 2018 | 09:06 WIB

Nilai Kemanusiaan Gus Dur Diharapkan Hidup dalam Kontestasi Pilpres

Nilai Kemanusiaan Gus Dur Diharapkan Hidup dalam Kontestasi Pilpres

News | Jum'at, 21 Desember 2018 | 23:01 WIB

Terkini

7 E-Reader Terbaik untuk Mencegah Mata Lelah, Andalan Pencinta Buku

7 E-Reader Terbaik untuk Mencegah Mata Lelah, Andalan Pencinta Buku

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 11:43 WIB

Jadi Polemik di Sidang Ijazah Palsu Jokowi, Sejak Kapan Sebenarnya Font Times New Roman Ada?

Jadi Polemik di Sidang Ijazah Palsu Jokowi, Sejak Kapan Sebenarnya Font Times New Roman Ada?

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 11:40 WIB

Mako Brimob dan Jejak Jenderal yang Ditahan: Dulu Ferdy Sambo, Kini Listyo Sigit

Mako Brimob dan Jejak Jenderal yang Ditahan: Dulu Ferdy Sambo, Kini Listyo Sigit

News | Jum'at, 06 November 2026 | 11:37 WIB

Wacana Pemakzulan Gibran Menguat, Tapi Elite Parpol Masih Main di Balik Layar

Wacana Pemakzulan Gibran Menguat, Tapi Elite Parpol Masih Main di Balik Layar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 11:36 WIB

Cara Cek NIK Termasuk Penerima PKH atau Bukan, Bisa Dilakukan Lewat HP!

Cara Cek NIK Termasuk Penerima PKH atau Bukan, Bisa Dilakukan Lewat HP!

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 11:35 WIB

Presiden Mundur di Tengah Krisis Perbankan Paraguay, Ini Profil Santiago Pena

Presiden Mundur di Tengah Krisis Perbankan Paraguay, Ini Profil Santiago Pena

News | Jum'at, 06 November 2026 | 11:34 WIB

Rangkuman Lengkap Penyadapan Presiden Prabowo: Penangkapan Jenderal hingga Tersangka Baru

Rangkuman Lengkap Penyadapan Presiden Prabowo: Penangkapan Jenderal hingga Tersangka Baru

News | Jum'at, 06 November 2026 | 11:32 WIB

BPS Ungkap Tingkat Pengangguran RI Didominasi Kalangan Perempuan

BPS Ungkap Tingkat Pengangguran RI Didominasi Kalangan Perempuan

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 11:32 WIB

Berapa Heart Rate Normal Saat Lari? Hitung Pakai Cara Ini

Berapa Heart Rate Normal Saat Lari? Hitung Pakai Cara Ini

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 11:31 WIB

Bedah One Piece Chapter 1197, Saat Haki Sanji Jadi Tameng Luffy di Elbaf

Bedah One Piece Chapter 1197, Saat Haki Sanji Jadi Tameng Luffy di Elbaf

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 11:30 WIB

×