Bikin 14 Program Prioritas, SBY Minta Restu Rakyat

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 01 Januari 2019 | 20:56 WIB
Bikin 14 Program Prioritas, SBY Minta Restu Rakyat
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan keterangan pers terkait pencatutan namanya dalam skandal korupsi e-KTP di DPP Partai Demokrat, Jakarta, Selasa (6/2).

Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, meminta masyrakat merestui usaha partainya dalam Pemilu 2019.

Ia menuturkan, melalui pemilu, PD sudah menyiapkan 14 poin kebijakan prioritas yang dianggap sebagai jawaban atas keluhan masyarakat.

“Dalam kapasitas saya sebagai pemimpin Partai Demokrat (PD), saya minta restu rakyat Indonesia untuk ikut berjuang dalam Pemilu Tahun 2019 ini,” tulis SBY dalam akun Twitter pribadinya @SBYudhoyono pada Selasa (1/1/2019).

SBY mengungkapkan, telah melakukan pertemuan dengan masyarakat di ratusan kabupaten serta kota sejak dua tahun lalu.

Dari pertemuan itu, SBY mendapat sejumlah aspirasi masyarakat yang harus menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi partainya.

Untuk itu, SBY telah mengemasnya dalam 14 prioritas PD untuk membantu perubahan dalam kehidupan masyarakat.

Lima prioritas utama SBY ialah, PD akan menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan khususnya untuk para generasi milenial dan perempuan. Mendukung hal tersebut, Demokrat akan tegas membatasi tenaga kerja asing.

Selain itu, PD  juga akan meningkatkan pelayanan BPJS dengan mengutamakan masyarakat kurang mampu, memberikan subsidi listrik, dan memastikan pasokan BBM premium mencukupi kebutuhan publik.

Prioritas Demokrat selanjutnya ialah, mempertahankan subsidi pupuk untuk para petani, menghentikan impor pangan saat musim panen, dan juga meningkatkan gaji pegawai termasuk gaji untuk guru, TNI dan Polri serta pensiunan.

baca juga

Prioritas ke-7 yang dirumuskan SBY ialah, melonggarkan pajak termasuk dalam dunia usaha, sehingga bisa meningkatkan upah bagi para buruh, membantu dan melindungi UMKM, termasuk pedagang kecil dan sopir angkutan kota.

Prioritas ke-9 yakni mengangkat guru dan pegawai honorer ke tingkat tetap, serta meningkatkan kesejahteraan perangkat desa, mengontrol dan membatasi utang pemerintah serta BUMN sehingga tidak membenani para generasi penerus.

Adapun prioritas ke-11, yakni melanjutkan pembangunan infrastruktur termasuk di pedesaan dengan menyesuaikan kemampuan keuangan negara.

Tak hanya itu, memberikan perlindungan hukum kepada rakyat secara adil dan menjamin kebebasan berbicara termasuk kemerdekaan pers pun menjadi prioritas SBY ke-12.

Prioritas ke-13 ialah menjaga kebhinekaan dan kerukunan antaridentitas (SARA) dan mecengah perpecahan bangsa.

Prioritas ke-14 yakni melanjutkan dan meningkatkan program prorakyat SBY seperti Bidik Misi BPJS, BOS, dan lain-lain. Hal itu diupayakan SBY untuk mengurangi kemiskinan serta kesenjangan sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sambut Tahun 2019, SBY Ingatkan Prabowo dan Jokowi Tak Kelewat Batas

Sambut Tahun 2019, SBY Ingatkan Prabowo dan Jokowi Tak Kelewat Batas

News | Selasa, 01 Januari 2019 | 16:06 WIB

SBY Rasakan Atmosfer Kemenangan Prabowo - Sandiaga

SBY Rasakan Atmosfer Kemenangan Prabowo - Sandiaga

News | Selasa, 01 Januari 2019 | 00:05 WIB

BNPB: Zaman Jokowi 9.957 Bencana Terjadi dan 6.170 Orang Meninggal Dunia

BNPB: Zaman Jokowi 9.957 Bencana Terjadi dan 6.170 Orang Meninggal Dunia

News | Senin, 31 Desember 2018 | 17:23 WIB

Terkini

Truk Towing Nyangkut Bikin Macet dan JPO Tendean Rusak Parah, Warga Diimbau Lewat 4 Jalur Alternatif

Truk Towing Nyangkut Bikin Macet dan JPO Tendean Rusak Parah, Warga Diimbau Lewat 4 Jalur Alternatif

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:12 WIB

Biar Jelas Siapa yang Benar dan Salah! Gus Yaqut Janji Buka-bukaan di Sidang Korupsi Haji

Biar Jelas Siapa yang Benar dan Salah! Gus Yaqut Janji Buka-bukaan di Sidang Korupsi Haji

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:12 WIB

KPK Limpahkan Berkas Korupsi Kuota Haji, Eks Menag Yaqut Segera Disidang

KPK Limpahkan Berkas Korupsi Kuota Haji, Eks Menag Yaqut Segera Disidang

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:57 WIB

Update Kebakaran Maut Bar Bangkok, 30 Orang Tewas Terjebak di Toilet Hingga Hirup Asap Beracun

Update Kebakaran Maut Bar Bangkok, 30 Orang Tewas Terjebak di Toilet Hingga Hirup Asap Beracun

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:47 WIB

Monarki Jepang Terancam Punah, Akankah Wanita Jadi Kaisar?

Monarki Jepang Terancam Punah, Akankah Wanita Jadi Kaisar?

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:23 WIB

Falkland atau Malvinas? Sengketa Lama Inggris vs Argentina yang Panaskan Semifinal Piala Dunia 2026

Falkland atau Malvinas? Sengketa Lama Inggris vs Argentina yang Panaskan Semifinal Piala Dunia 2026

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:22 WIB

AI Picu Lonjakan Kebutuhan Energi, Bagaimana Sousi Untuk Tekan Emisinya?

AI Picu Lonjakan Kebutuhan Energi, Bagaimana Sousi Untuk Tekan Emisinya?

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:21 WIB

Bahrain Diserang Iran, Kemendagri Bunyikan Sirine Umumkan Darurat Warga Disuruh Berlindung

Bahrain Diserang Iran, Kemendagri Bunyikan Sirine Umumkan Darurat Warga Disuruh Berlindung

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:52 WIB

Kembali Diperiksa KPK, Gus Yaqut Berharap Kebenaran Terungkap di Kasus Kuota Haji

Kembali Diperiksa KPK, Gus Yaqut Berharap Kebenaran Terungkap di Kasus Kuota Haji

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:46 WIB

FKBI Kritik Tayangan World Cup 2026 TVRI Gara-Gara Promosi Super Soccer

FKBI Kritik Tayangan World Cup 2026 TVRI Gara-Gara Promosi Super Soccer

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:12 WIB

×