Rancang Pembunuhan Suami, Jamaliah Peralat Selingkuhan dan Pakai Nama Palsu

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Minggu, 27 Januari 2019 | 18:41 WIB
Rancang Pembunuhan Suami, Jamaliah Peralat Selingkuhan dan Pakai Nama Palsu
Musliadi alias Adi dan Jamaliah. [Portalsatu]

Suara.com - Keberadaan perempuan bernama Jamaliah (30) akhirnya terendus polisi setelah mengubah nama aslinya selama enam bulan buron. Jamaliah nekat membunuh pedagang es campur, Jajuli (34) yang merupakan suaminya sendiri. Dalam aksi pembunuhan itu, Jamaliah bahkan bersekongkol dengan kekasih gelapnya bernama Musliadi alias Adi.

Kasat Reskrim Polres Aceh Utara Iptu Rezki Kholiddiansyah menyampaikan, selama pelariannya itu, Jamaliah menggunakan nama Novi, yang tak lain adalah nama depan anaknya sendiri.

"Dalam pelariannya ke Banda Aceh, dia berganti nama menjadi Novi. Sebenarnya bukan hanya saat itu dia (Jamaliah) memakai nama Novi, sebelumnya dia juga sering memperkenalkan dirinya sebagai Novi. Bahkan akun medsos Facebook milik Jamaliah juga bernama Novinda P****, itu nama anaknya,” kata Rezki seperti diberitakan Portalsatu.com--jaringan Suara.com, Jumat (25/1/2019).

Meski berkilah tak terlibat, polisi punya bukti kuat untuk memenjarakan ibu muda tersebut. Salah satunya adalah hubungan khusus antara Jamaliah dengan Adi.

"Sejak awal kita tangkap hingga saat ini, tersangka Jamaliah tidak mengakui keterlibatannya. Dia terus membantah dan bersikukuh tidak terlibat atas pembunuhan suaminya, dia juga tidak mengakui memiliki hubungan spesial dengan tersangka Adi," kata dia.

Sementara itu, Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin mengatakan, tersangka Adi mengaku awalnya mengenal Jamaliah dari jejaring sosial Facebook, yang kemudian berlanjut pertemuan saat lebaran Idul Adha 2018.

"Selanjutnya terjalinlah hubungan asmara. Jamaliah sering curhat mengenai hubungan rumah tangganya dengan korban, bahkan dia mengaku sering dimarahi korban. Adi itu warga Gampong Matang Panyang, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara," kata Rizkian.

Dari hubungan gelapnya itu, muncul niat Jammilah untuk menghabisi nyawa suaminya sendiri. Setelah asmara keduanya terjalin, akhirnya Jammilah pun merancang pembunuhan dengan menyuruh lelaki selingkuhannya itu.

"Jumat, 14 September 2018 pukul 19.00 WIB, Jamaliah menghubungi Adi untuk meminta pembuktian terkait rencana menghabisi nyawa korban. Berlanjut pukul 23.00 WIB, Adi meminta saksi ES mengantarnya ke rumah korban dengan menggunakan sepeda motor Scoopy. Setelah mengantar Adi, saksi ES langsung pulang. Kemudian, Adi dan Jamaliah saling berkomunikasi via handphone hingga akhirnya terjadilah pembunuhan tersebut,” kata dia.

Dalam perkara itu, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, yaitu sebilah parang yang digunakan untuk menggorok leher korban, satu handphone ASUS warna putih dan satu unit sepeda motor Honda Scoopy yang digunakan saksi untuk mengantar tersangka ke rumah korban.

"Handphone ASUS milik tersangka Jamaliah (istri korban) itu akan kita kirim ke forensik untuk memperjelas semua data percakapan antara kedua tersangka yang telah dihapus. Berdasarkan keterangan dari Adi, motif pembunuhan itu terjadi karena Jamaliah mencintai Adi hingga ada niatan untuk menikah setelah pembunuhan dan menguasai harta korban. Adi mengaku sudah pernah melakukan hubungan badan dengan Jamaliah," terangnya.

Saat dihadirkan dalam rilis kasus pembunuhan Jajuli pada Kamis (24/1/2019), Adi pun akhirnya mengakui jatuh cinta saat mengenal Jamaliah. Bak nasi sudah menjadi bubur, Adi baru mengaku khilaf lantaran terlibat dalam aksi pembunuhan terhadap Jajuli.

"Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, inilah yang bisa saya katakan. Saya khilaf. Saya menjalin hubungan dengan istri korban sekitar dua minggu (sebelum kejadian) dan kami berencana menikah. Saya sudah memiliki istri dan dua anak. Saya tertarik dengannya pada pandangan pertama,” ungkap Adi.

Menurut Adi, Jamaliah pun melihat langsung ketika dirinya menggorok leher Jajuli dengan menggunakan sebilah parang. "Dia (Jamaliah) ikut melihat, tapi tidak ikut membantu,” ucap Adi. Sumber: Portalsatu.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wajah dan Identitas 3 Buronan Pengeroyok Anggota TNI di Cibubur

Wajah dan Identitas 3 Buronan Pengeroyok Anggota TNI di Cibubur

News | Kamis, 13 Desember 2018 | 14:15 WIB

Pria Ini Minta Uangnya Kembali dari Mantan Selingkuhan, Kok Gitu?

Pria Ini Minta Uangnya Kembali dari Mantan Selingkuhan, Kok Gitu?

Lifestyle | Kamis, 06 Desember 2018 | 20:10 WIB

Kabur Usai Bakar Istri, Abdul Arham Dihadiahi Timah Panas di Kaki

Kabur Usai Bakar Istri, Abdul Arham Dihadiahi Timah Panas di Kaki

News | Rabu, 05 Desember 2018 | 10:51 WIB

Buron Naik Kapal, Pemerkosa Gadis di Marauke Akhirnya Dibekuk

Buron Naik Kapal, Pemerkosa Gadis di Marauke Akhirnya Dibekuk

News | Rabu, 07 November 2018 | 18:02 WIB

Satu Tersangka KPK Terkait Kasus Suap DPRD Kalteng Masih Buron

Satu Tersangka KPK Terkait Kasus Suap DPRD Kalteng Masih Buron

News | Sabtu, 27 Oktober 2018 | 19:24 WIB

Buron Terpidana Korupsi Menyamar Jadi Dosen di Medan

Buron Terpidana Korupsi Menyamar Jadi Dosen di Medan

News | Minggu, 02 September 2018 | 01:00 WIB

Terkini

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:00 WIB

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:56 WIB

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:42 WIB

Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028

Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:39 WIB

Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba

Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:33 WIB

Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias

Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:15 WIB

Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK

Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:12 WIB

Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi

Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:05 WIB