Ini Video yang Bikin Robertus Robet Ditangkap karena Dituduh Hina TNI

Reza Gunadha

Kamis, 07 Maret 2019 | 14:22 WIB
Ini Video yang Bikin Robertus Robet Ditangkap karena Dituduh Hina TNI
Orasi aktivis Robertus Robet di aksi Kamisan 28 Februari 2019. (Captuter video)

Suara.com - Robertus Robet, dosen Ilmu Sosiologi Universitas Negeri Jakarta sekaligus aktivis sosial, ditangkap polisi di rumahnya, Depok, Jawa Barat, Rabu (6/3) menjelang tengah malam.

Setelah ditangkap, Robet ditetapkan sebagai tersangka ujaran kebencian terhadap institusi TNI sekaligus penghinaan terhadap penguasa saat ikut aksi Kamisan di depan Istana Negara 28 Februari 2019.

Dalam aksi Kamisan ke-576 itu, Robertus Robet dianggap telah menghina TNI karena menyanyikan lagu parodi Mars ABRI—yang populer di kalangan demonstran anti-Orde Baru saat gelombang pasang reformasi 1998.

Aksi Robet saat menyanyikan lagu tersebut ternyata viral di media sosial. Sejumlah kalangan menuduh, nyanyian Robet itu menghina institusi TNI.

Atas kejadian itu, Robet pun memberikan klarifikasi. Klarifikasi itu disampaikan melalui video singkat beberapa saat lalu yang beredar melalui pesan WhatsApp, Rabu (6/3/2019).

Dalam video itu, Robertus Robet mengakui menerima banyak reaksi dan keberatan karena video itu. Untuk itu, ia perlu menyatakan klarifikasi ke publik.

"Pertama, lagu dalam orasi tersebut bukanlah lagu saya dan juga bukan saya yang membuat. Melainkan sebuah lagu yang populer saat gerakan mahasiswa di tahun 1998," ujar Robet dalam klarifikasi video tersebut.

Kedua, asal usul lagu tersebut juga sudah dijelaskan oleh Robet dalam pengantar dirinya saat orasi di aksi damai Kamisan. Namun, pernyataan pengantar itu tidak ada dalam rekaman video yang viral tersebut.

Ketiga, lagu itu dimaksudkan Robet sebagai kritik terhadap ABRI pada masa lampau, bukan terhadap TNI masa kini.

baca juga

"Sekali lagi saya ulangi, bahwa lagu itu sebagai kritik saya terhadap ABRI di masa lampau. Bukan terhadap TNI di masa kini, apalagi dimaksudkan untuk menghina profesi dan organisasi institusi TNI," ujar Robet.

Sebagai dosen, kata Robet, ia tahu persis upaya-upaya reformasi yang sudah dilakukan oleh TNI. Pada banyak hal, ia justru memuji dan mengapresiasi upaya-upaya reformasi yang dilakukan oleh TNI yang lebih maju dibandingkan dengan yang lain.

Mengakhiri penjelasan dan klarifikasinya, Robertus Robet juga menyampaikan permintaan maaf apabila ada yang menganggap orasi itu menimbulkan kesalahpahaman.

Berikut video lengkap klarifikasi Robertus Robet:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asosiasi Dosen Sosiologi Sebut Aksi Robertus Robet Tak Langgar Hukum

Asosiasi Dosen Sosiologi Sebut Aksi Robertus Robet Tak Langgar Hukum

News | Kamis, 07 Maret 2019 | 13:41 WIB

SETARA: Penangkapan Robertus Robet Sewenang-wenang

SETARA: Penangkapan Robertus Robet Sewenang-wenang

News | Kamis, 07 Maret 2019 | 13:39 WIB

Aliansi Dosen UNJ: Bebaskan Robertus Robet, Lindungi dari Teror Persekusi

Aliansi Dosen UNJ: Bebaskan Robertus Robet, Lindungi dari Teror Persekusi

News | Kamis, 07 Maret 2019 | 12:32 WIB

Sebelum Ditangkap, Rumah Robertus Robet Didatangi 7 Tentara Sejak Sore

Sebelum Ditangkap, Rumah Robertus Robet Didatangi 7 Tentara Sejak Sore

News | Kamis, 07 Maret 2019 | 11:49 WIB

Ditangkap Tengah Malam, Robertus Robet Akan Dipulangkan Usai Jadi Tersangka

Ditangkap Tengah Malam, Robertus Robet Akan Dipulangkan Usai Jadi Tersangka

News | Kamis, 07 Maret 2019 | 11:35 WIB

Terkini

Sasar Anak Main HP Depan Rumah, Penjambret di Kalideres Jual Curian Buat Beli Sabu!

Sasar Anak Main HP Depan Rumah, Penjambret di Kalideres Jual Curian Buat Beli Sabu!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:22 WIB

Tak Terima Kliennya Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Nadiem Akan Laporkan Majelis Hakim ke KY

Tak Terima Kliennya Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Nadiem Akan Laporkan Majelis Hakim ke KY

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:17 WIB

BUMN Jadi Penampungan Tim Sukses? Berisiko Jadikan Perusahaan Pelat Merah Bebani Negara

BUMN Jadi Penampungan Tim Sukses? Berisiko Jadikan Perusahaan Pelat Merah Bebani Negara

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:15 WIB

Identitas Masih Rahasia! Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan Ahli di Praperadilan Ijazah Palsu Jokowi

Identitas Masih Rahasia! Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan Ahli di Praperadilan Ijazah Palsu Jokowi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:08 WIB

STA Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Mensos: Pahlawan Tak Harus Angkat Senjata

STA Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Mensos: Pahlawan Tak Harus Angkat Senjata

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:05 WIB

Korupsi Haji Meluas! Dito Ariotedjo Diperiksa Terkait Sprindik Baru Tersangka Pihak Swasta

Korupsi Haji Meluas! Dito Ariotedjo Diperiksa Terkait Sprindik Baru Tersangka Pihak Swasta

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:53 WIB

Tangerang Kota Paling Rawan! Ini Peta Wilayah Kriminalitas di Jabodetabek Sepanjang 2026

Tangerang Kota Paling Rawan! Ini Peta Wilayah Kriminalitas di Jabodetabek Sepanjang 2026

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:50 WIB

Regulasi Sudah Ada, DPRD Minta Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Pengelolaan Sampah

Regulasi Sudah Ada, DPRD Minta Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Pengelolaan Sampah

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:50 WIB

Sidang Praperadilan, Roy Suryo Minta Hakim Nyatakan Penangkapan hingga Penggeledahan Tak Sah

Sidang Praperadilan, Roy Suryo Minta Hakim Nyatakan Penangkapan hingga Penggeledahan Tak Sah

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:45 WIB

Safari Politik Lampung Sepi Massa? Jokowi Dinilai Tak Lagi Mampu Mobilisasi Rakyat Tanpa Alat Negara

Safari Politik Lampung Sepi Massa? Jokowi Dinilai Tak Lagi Mampu Mobilisasi Rakyat Tanpa Alat Negara

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:24 WIB

×