Menggemaskan! Bayi Ini Diberi Nama Jokowi Maruf

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 26 April 2019 | 00:15 WIB
Menggemaskan! Bayi Ini Diberi Nama Jokowi Maruf
Bayi Jokowi Maruf. (Suara.com/Achmad Ali)

Suara.com - Momen Pilpres 2019 menjadi momen spesial bagi keluarga pasangan suami istri (pasutri) Wahyu Nugraha (33) dan Astiti Evpriani (30) warga Kelurahan Bendomungal, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Pasalnya, tanggal 20 April atau tiga hari setelah pemungutan suara pada Rabu 17 April 2019, Wahyu dikaruniai anak ke empat. Jenis kelaminnya laki - laki, dengan berat 3,8 kilogram (Kg) dan panjang 51 centimeter (Cm).

Saking fanatiknya dengan Capres-Cawapres 01 Jokowi-Maruf Amin, Wahyu Nugraha memberi nama anaknya Muhammad Jokowi Ma'ruf Nugraha.

Wahyu menjelaskan, kedua nama itu digabung dan ditambahkan di depan dengan nama Muhammad dan di belakangnya nama Nugraha. Kata Nugraha ini hanya sebagai identitas bahwa ada nama orang tua di belakang nama - nama anaknya.

"Ini bukan soal Pilpres atau apapun. saya memberikan nama anak saya ini murni karena keinginan saya dan istri. Bukan karena ini momennya Pilpres, saya kasih nama anak saya nama Capres dan Cawapres," kata Wahyu, Kamis (25/4/2019).

Wahyu menjelaskan, nama Jokowi dan Ma'ruf itu diambil secara spontanitas. Sebelumnya, anak - anaknya diberi nama yang identik dengan nama orang arab. Anak pertamanya diberi nama amuhammad Haidar Nugraha (11).

Anak kedua Muhammad Haikal Nugraha (6) dan anak ketiga Kesyha Sahila Nugraha (5). "Saya hanya ingin saja anak saya yang keempat ini namanya pribumi. Sesuai ajaran agama, sebaik - baiknya orang tidak akan meninggalkan kearifan lokalnya," jelasnya.

Menurut dia, Jokowi dan Ma'ruf adalah sosok yang baik dan pintar. Mereka tokoh nasional yang memiliki semangat baik untuk membawa Indonesia lebih baik dan maju ke depannya.

"Nah harapan saya, anak saya ini kelak bisa menjadi anak yang pintar dalam hal apapun, baik dalam hal akademis maupun agama. Minimal, bisa menuruni akhlak baik dan ilmu bermanfaat dari pak Jokowi dan Mbah Amin," tambahnya.

Kontributor : Achmad Ali

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Zulkifli Hasan ke Istana, PAN Pertimbangkan Alihkan Dukungan ke Jokowi

Zulkifli Hasan ke Istana, PAN Pertimbangkan Alihkan Dukungan ke Jokowi

News | Kamis, 25 April 2019 | 23:41 WIB

Jokowi Kalah di Kompleks Paspampres, Hasto: Menang Kalah Itu Suara Rakyat

Jokowi Kalah di Kompleks Paspampres, Hasto: Menang Kalah Itu Suara Rakyat

News | Kamis, 25 April 2019 | 20:51 WIB

Pertemuan Jokowi - Prabowo Usai Lebaran, Hasto: Momentum yang Sangat Baik

Pertemuan Jokowi - Prabowo Usai Lebaran, Hasto: Momentum yang Sangat Baik

News | Kamis, 25 April 2019 | 19:46 WIB

Real Count KPU Kamis Malam: Jokowi Geber Gigi 5, Prabowo Belum Bisa Nyalip

Real Count KPU Kamis Malam: Jokowi Geber Gigi 5, Prabowo Belum Bisa Nyalip

News | Kamis, 25 April 2019 | 19:43 WIB

KoDe Inisiatif Minta Ambang Batas 20 Persen Dihilangkan di Pilpres 2024

KoDe Inisiatif Minta Ambang Batas 20 Persen Dihilangkan di Pilpres 2024

News | Kamis, 25 April 2019 | 14:07 WIB

Terkini

UMKM RI Terjebak 'Simalakama': Pintar Produksi Tapi Gagal Jual Gara-gara Gempuran Barang Impor!

UMKM RI Terjebak 'Simalakama': Pintar Produksi Tapi Gagal Jual Gara-gara Gempuran Barang Impor!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:01 WIB

Kontroversi Perayaan Ulang Tahun Menteri Israel, Pakai Kue Bentuk Tali Hukuman Gantung

Kontroversi Perayaan Ulang Tahun Menteri Israel, Pakai Kue Bentuk Tali Hukuman Gantung

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:59 WIB

Habib Rizieq Tuding 'Jenderal Baliho' Pengaruhi Prabowo Soal Yaman, Dudung: Tidak Usah Didengerin!

Habib Rizieq Tuding 'Jenderal Baliho' Pengaruhi Prabowo Soal Yaman, Dudung: Tidak Usah Didengerin!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:44 WIB

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:09 WIB

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:41 WIB

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:18 WIB

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:15 WIB

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:08 WIB

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:07 WIB