Wiranto Buru Tokoh Penyebar Kebencian, Fahri: Jangan Panik Kehabisan Akal

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Selasa, 07 Mei 2019 | 08:44 WIB
Wiranto Buru Tokoh Penyebar Kebencian, Fahri: Jangan Panik Kehabisan Akal
Menkopolhukam Wiranto. (Suara.com/Novian).

Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengomentari rencana Menkopolhukam Wiranto yang hendak membentuk Tim Hukum Nasional yang bertugas menyeleksi segala ucapan para tokoh nasional yang dinilai mengandung hasutan dan ujaran kebencian.

Dalam akun Twitter @Fahrihamzah, Fahri turut menyoroti rencana lain dari Wiranto yang menyatakan bakal menutup media yang membantu melanggar hukum.

Fahri berujar rencana Wiranto tersebut merupakan cara lama untuk membungkam kebebasan berpendapat. Jika keinginan Wiranto terwujud, kata Fahri, maka demokrasi Indonesia balik mundur ke belakang.

"Jawaban saya sederhana, “jangan mundur ke belakang, kita harus maju dengan gagah berani", tulis Fahri seperti dikutip Suara.com, Selasa (7/5/2019).

Fahri Hamzah kritik tim hukum nasional yang dibentuk Menkopolhukam Wiranto. (Twitter @Fahrihamzah).
Fahri Hamzah kritik tim hukum nasional yang dibentuk Menkopolhukam Wiranto. (Twitter @Fahrihamzah).

Menurutnya, negara harus beradaptasi terhadap kebebasan rakyat. Ia mengatakan, pemerintah seharusnya lebih bisa mengelola demokrasi dengan ilmu bukan kekuasaan.

"Mari kita terus belajar memahami cara kerja negara demokrasi. Jangan panik, jangan kehabisan akal. Harus dewasa dan matang," cuit Fahri.

Diketahui, Wiranto bakal membentuk Tim Hukum Nasional untuk mengkaji ujaran-ujaran kebencian, hasutan, dan bentuk-bentuk lainnya yang beredar pada masa kampanye dan seusai Pemilu 2019.

Tim khusus tersebut dibutuhkan, kata Wiranto karena ujaran-ujaran kebencian maupun hasutan justru semakin marak setelah pelaksanaan hari pemungutan suara Pemilu dan Pilpres 2019 pada 17 April lalu.

"Hasil rapat salah satunya kami membentuk tim hukum nasional yang akan mengkaji ucapan, tindakan, pemikiran dari tokoh tertentu. Siapa pun dia, yang nyata-nyata melanggar dan melawan hukum," ujar Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam Gambir, Jakarta Pusat, Senin (6/5/2019).

baca juga

Wiranto menyebut banyak kejadian melanggar hukum selama masa kampanye hingga pascapemilu 2019. Menurut Wiranto, kejadian itu bahkan juga terjadi di media sosial lewat ujaran seperti hasutan, cacian dan makian.

Wiranto juga menganggap hal-hal yang melanggar hukum semisal ujaran kebencian dan hasutan semakin tersebar lewat media. Ia menegaskan akan menutup media yang membantu dalam tindakan yang melanggar hukum.

"Media mana yang nyata-nyata membantu melakukan suatu pelanggaran hukum. Kalau perlu kita hentikan, kita tutup nggak apa-apa demi keamanan nasional. Ada UU, hukum yang ijinkan kita lakukan itu," ujar Wiranto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fahri Hamzah Angkat Suara Soal 'Setan Gundul' yang Disebut Sesatkan Prabowo

Fahri Hamzah Angkat Suara Soal 'Setan Gundul' yang Disebut Sesatkan Prabowo

News | Selasa, 07 Mei 2019 | 08:21 WIB

Fahri Hamzah akan Bersaksi untuk Ratna Sarumpaet Hari Ini

Fahri Hamzah akan Bersaksi untuk Ratna Sarumpaet Hari Ini

News | Selasa, 07 Mei 2019 | 05:37 WIB

Fahri Hamzah Sebut Konsep Ibu Kota DKI Mengikuti Washington DC

Fahri Hamzah Sebut Konsep Ibu Kota DKI Mengikuti Washington DC

News | Senin, 06 Mei 2019 | 21:23 WIB

Wiranto Buru Tokoh Pengujar Kebencian, Sandiaga: Cara Old Bungkam Kebebasan

Wiranto Buru Tokoh Pengujar Kebencian, Sandiaga: Cara Old Bungkam Kebebasan

News | Senin, 06 Mei 2019 | 20:32 WIB

Wiranto Akan Tutup Media yang Bantu Langgar Hukum

Wiranto Akan Tutup Media yang Bantu Langgar Hukum

News | Senin, 06 Mei 2019 | 16:34 WIB

Usulan TPF Kecurangan, Wiranto: Pencarian Fakta Juga nggak perlu

Usulan TPF Kecurangan, Wiranto: Pencarian Fakta Juga nggak perlu

News | Senin, 29 April 2019 | 15:05 WIB

Wiranto: Kalau Ada Konspirasi, Pasti Saya Berperan Aktif

Wiranto: Kalau Ada Konspirasi, Pasti Saya Berperan Aktif

News | Rabu, 24 April 2019 | 14:44 WIB

Terkini

7 Bedak Lokal untuk 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan dan Garis Halus

7 Bedak Lokal untuk 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan dan Garis Halus

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 11:52 WIB

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:30 WIB

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:24 WIB

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:00 WIB

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:46 WIB

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 10:33 WIB

×