Tanggapi Megawati, KPU Pastikan Evaluasi Sistem Setelah Pemilu 2019 Selesai

Chandra Iswinarno | Muhammad Yasir | Suara.com

Senin, 13 Mei 2019 | 13:25 WIB
Tanggapi Megawati, KPU Pastikan Evaluasi Sistem Setelah Pemilu 2019 Selesai
Komisioner KPU RI, Evi Novida Ginting Manik. (Suara.com/Yasir)

Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI memastikan bakal melakukan evaluasi penyelenggaraan Pemilu serentak 2019. Evaluasi tersebut akan dilakukan setelah seluruh tahapan proses Pemilu selesai.

Hal itu disampaikan Komisioner KPU RI Novida Ginting Manik menanggapi permintaan mantan Presiden Kelima Replubik Indonesia Megawati Soekarnoputri agar KPU RI mengevaluasi sistem penyelenggaraan Pemilu 2019 menyusul banyaknya petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia.

Novida mengatakan bakal mengevaluasi seluruh penyelenggaraan Pemilu 2019 setelah seluruh tahapan selesai.

"Kita kan siap menerima masukan-masukan dari semua pihak khususnya berkaitan dengan Pemilu. Nah ini akan kita lakukan setelah kita selesai seluruh tahapan," katanya di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (13/5/2019).

Berkenaan dengan itu, Novida mengungkapkan pihaknya pun telah menerima banyak masukan dari berbagai pihak. Seperti, Kementerian Kesehatan, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI).

"Jadi ya tentu kita semua perlu bersabar melakukan evaluasi itu. Kita sudah menghimpun data, mencatat semua yang terjadi dalam setiap Penyelenggara Pemilu 2019. Tentu itu akan menjadi catatan kita," imbuhnya.

Sebelumnya, Megawati Soekarnoputri, meminta KPU RI untuk mengevaluasi sistem penyelenggaraan Pemilu. Ketua Umum PDI Perjuangan itu berharap pada Pemilu selanjutnya tidak ada korban jiwa.

"Sudah saya sampaikan, kenapa bisa banyak itu yang sampai meninggal. Supaya hal-hal ini dijadikan pembelajaran, dievaluasi untuk tata cara yang akan datang," kata Megawati saat ditemui di kediamannya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/5/2019) lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Megawati Minta Pemilu 2019 Dievaluasi, Ini Kata BPN Prabowo

Megawati Minta Pemilu 2019 Dievaluasi, Ini Kata BPN Prabowo

News | Senin, 13 Mei 2019 | 13:18 WIB

Kemenkes Mulai Otopsi Petugas KPPS yang Meninggal di 17 Provinsi

Kemenkes Mulai Otopsi Petugas KPPS yang Meninggal di 17 Provinsi

News | Senin, 13 Mei 2019 | 12:22 WIB

Minggu Kedua Puasa, Jokowi Unggul 15 Juta Suara dari Prabowo

Minggu Kedua Puasa, Jokowi Unggul 15 Juta Suara dari Prabowo

News | Senin, 13 Mei 2019 | 06:20 WIB

Rekapitulasi Suara untuk Enam Provinsi Dilakukan Hari Ini

Rekapitulasi Suara untuk Enam Provinsi Dilakukan Hari Ini

News | Senin, 13 Mei 2019 | 06:01 WIB

13 Penyakit Penyebab Ratusan Petugas KPPS Meninggal

13 Penyakit Penyebab Ratusan Petugas KPPS Meninggal

News | Minggu, 12 Mei 2019 | 17:50 WIB

Terkini

Demi Selat Hormuz, PBB Hari Ini Akan Putuskan Pengerahan Kekuatan Militer untuk Keroyok Iran

Demi Selat Hormuz, PBB Hari Ini Akan Putuskan Pengerahan Kekuatan Militer untuk Keroyok Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 09:22 WIB

Prinsip 'No Service No Pay': Badan Gizi Nasional Bakal Cabut Insentif SPPG yang Lalai

Prinsip 'No Service No Pay': Badan Gizi Nasional Bakal Cabut Insentif SPPG yang Lalai

News | Jum'at, 03 April 2026 | 09:10 WIB

Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan

Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:52 WIB

Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!

Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:37 WIB

BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung

BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:31 WIB

Dikritik DPR soal Kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo Minta Maaf dan Janji Evaluasi

Dikritik DPR soal Kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo Minta Maaf dan Janji Evaluasi

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:24 WIB

Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen

Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:12 WIB

Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit

Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:10 WIB

Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran

Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:01 WIB

Kasus Amsal Sitepu: Hinca Panjaitan Desak Kajari Dicopot dan Kapuspen Kejagung Minta Maaf

Kasus Amsal Sitepu: Hinca Panjaitan Desak Kajari Dicopot dan Kapuspen Kejagung Minta Maaf

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:58 WIB