Bocah 7 Tahun Dikurung Ibu di Kamar Penuh Sampah, Ini Fakta-faktanya

Reza Gunadha | Suara.com

Selasa, 14 Mei 2019 | 15:01 WIB
Bocah 7 Tahun Dikurung Ibu di Kamar Penuh Sampah, Ini Fakta-faktanya
Muhammad Laden Al Surat (7), anak autis di Bengkulu, menadak viral di media-media sosial karena disebut disekap sang ibu dalam ruangan penuh sampah hingga kelaparan. [dokumentasi]

Suara.com - Muhammad Laden Al Surat (7), anak autis di Bengkulu, menadak viral di media-media sosial karena disebut disekap sang ibu dalam ruangan penuh sampah hingga kelaparan.

Dalam video berdurasi satu menit yang viral tersebut, tampak Muhammad Laden tergolek lemas di lantai tanpa memakai baju maupun  celana.

Sementara di sekeliling tempat ia terbaring, banyak sampah berserakan. Sementara tetangga yang kasihan, hanya bisa melemparkan makanan melalui lubang ventilasi kepada anak tersebut.

Setelah kabarnya viral, kelompok ibu-ibu Bhayangkari melakukan penjemputan terhadap Muhammad Laden di kamar kontrakan RT16/RW5 Kelurahan Sentiong, Kota Bengkulu, Senin (13/5) awal pekan ini.

Ketua Gabungan Organisasi Wanita Kota Bengkulu Dian Fitriani menuturkan, Muhammad Laden dikurung ibunya di dalam kamar.

”Tapi tak seperti yang viral di media sosial, Laden tak disekap oleh Titin, ibunya. Dia terpaksa dikunci di dalam kamar kontrakan, karena ibunya harus bekerja,” kata Dian Fitriani dalam keterangan tertulis yang didapat Suara.com, Selasa (14/5/2019).

Ia menuturkan, Titin sang ibu mengakui tak tahu harus menitipkan Muhammad Laden kepada siapa saat dirinya bekerja.

Sebab, kata Dian, ibu dan anak tersebut bukan asli warga Bengkulu, melainkan perantau dari Provinsi Lampung.

Muhammad Laden Al Surat (7), anak autis di Bengkulu, menadak viral di media-media sosial karena disebut disekap sang ibu dalam ruangan penuh sampah hingga kelaparan. [dokumentasi]
Muhammad Laden Al Surat (7), anak autis di Bengkulu, menadak viral di media-media sosial karena disebut disekap sang ibu dalam ruangan penuh sampah hingga kelaparan. [dokumentasi]

”Mereka cuma berdua saja, tidak tahu mau dititipkan kepada siapa. Jadi bukan disekap. Muhammad Laden juga tak kelaparan, dikasih makan, tak seperti yang viral itu,” tukasnya.

Titin sang ibu, sambung Dian, sempat menolak ketika diminta agar Muhammad Laden bisa dievakuasi ke Rumah Sakit Harapan Doa Bengkulu.

Tapi setelah dibujuk dan diyakinkan Muhammad Laden akan diberi terapi, apalagi kondisi fisiknya lemah, akhirnya Titin mengizinkan.

Direktur RSHD Kota Bengkulu Lista Cherlyviera menuturkan, Muhammad Laden sudah menjalani sejumlah pemeriksaan dan dalam kondisi baik.

“Tak ada kekerasan fisik. Kondisinya baik. Hanya lemas karena dehidrasi, kami sudah beri infus agar pulih. Karena dia berkebutuhan khusus, maka dibutuhkan perawatan khusus pula,” kata Lista.

Muhammad Laden Al Surat (7), anak autis di Bengkulu, menadak viral di media-media sosial karena disebut disekap sang ibu dalam ruangan penuh sampah hingga kelaparan. [dokumentasi]
Muhammad Laden Al Surat (7), anak autis di Bengkulu, menadak viral di media-media sosial karena disebut disekap sang ibu dalam ruangan penuh sampah hingga kelaparan. [dokumentasi]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nasib Tragis Pencari Ikan di Bengkulu Usai Bergumul dengan Buaya Sungai

Nasib Tragis Pencari Ikan di Bengkulu Usai Bergumul dengan Buaya Sungai

News | Senin, 13 Mei 2019 | 13:00 WIB

Unggul 2.511 Suara di Bengkulu, Prabowo Berhasil Jungkalkan Jokowi

Unggul 2.511 Suara di Bengkulu, Prabowo Berhasil Jungkalkan Jokowi

News | Minggu, 12 Mei 2019 | 15:57 WIB

Saat Sahur dan Ngabuburit, Ini Dua Kegiatan Otomotif yang Tak Perlu

Saat Sahur dan Ngabuburit, Ini Dua Kegiatan Otomotif yang Tak Perlu

Otomotif | Sabtu, 11 Mei 2019 | 06:00 WIB

Korban Meninggal Akibat Banjir Bengkulu Jadi 30 Orang

Korban Meninggal Akibat Banjir Bengkulu Jadi 30 Orang

News | Kamis, 02 Mei 2019 | 02:05 WIB

Data Real Count 100 % KPU di Bengkulu: Prabowo Menang Tipis dari Jokowi

Data Real Count 100 % KPU di Bengkulu: Prabowo Menang Tipis dari Jokowi

News | Sabtu, 27 April 2019 | 18:42 WIB

Terkini

Skandal Riset Palsu di Denmark, Gelar Akademik 3 WNI Bakal Dicabut?

Skandal Riset Palsu di Denmark, Gelar Akademik 3 WNI Bakal Dicabut?

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:48 WIB

Si Doel Janji Cari Dana Demi RT Canggih di Gandaria: Kalau Belum Ada, Kita Pikirin

Si Doel Janji Cari Dana Demi RT Canggih di Gandaria: Kalau Belum Ada, Kita Pikirin

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:42 WIB

Katanya Mau Damai, AS Kembali Serang Iran Kirim Jet Tempur

Katanya Mau Damai, AS Kembali Serang Iran Kirim Jet Tempur

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:41 WIB

Masjid Al Ikhlas Riverwalk Island Sebar Daging Kurban ke 2.000 Orang, Ini Skemanya

Masjid Al Ikhlas Riverwalk Island Sebar Daging Kurban ke 2.000 Orang, Ini Skemanya

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:33 WIB

Heboh Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset di Denmark, Begini Respons Menteri Dikti

Heboh Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset di Denmark, Begini Respons Menteri Dikti

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:23 WIB

AI Jadi Alat Tipu Peneliti WNI di Denmark, Dipicu Pencitraan dan Jalan-jalan Gratis

AI Jadi Alat Tipu Peneliti WNI di Denmark, Dipicu Pencitraan dan Jalan-jalan Gratis

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:15 WIB

Alarm Bahaya Wabah Ebola, IPMG Percepat Transfer Riset Farmasi di Indonesia

Alarm Bahaya Wabah Ebola, IPMG Percepat Transfer Riset Farmasi di Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

MK Ancam Coret Parpol Tanpa 30% Caleg Perempuan, Demokrat Tak Gentar

MK Ancam Coret Parpol Tanpa 30% Caleg Perempuan, Demokrat Tak Gentar

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:49 WIB

AHY: Perjuangan Demokrat Bukan Cuma Bagi-bagi Kurban, Tapi Kebijakan Pro-Rakyat

AHY: Perjuangan Demokrat Bukan Cuma Bagi-bagi Kurban, Tapi Kebijakan Pro-Rakyat

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:39 WIB

Berani! Prancis Gugat Israel karena Siksa Aktivis Global Sumud Flotilla

Berani! Prancis Gugat Israel karena Siksa Aktivis Global Sumud Flotilla

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:38 WIB