Kemenhub Kebut Perbaikan Rel Akibat Kereta Api Lodaya Anjlok di Nagreg

Reza Gunadha | Stephanus Aranditio | Suara.com

Jum'at, 31 Mei 2019 | 19:12 WIB
Kemenhub Kebut Perbaikan Rel Akibat Kereta Api Lodaya Anjlok di Nagreg
Ilustrasi rel kereta api. [Shutterstock]

Suara.com - Kementerian Perhubungan menargetkan perbaikan kerusakan jalur kereta api akibat Kereta Api Lodaya tambahan rute Solo – Bandung anjlok di Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat selesai, Jumat (31/5/2019) malam.

Ketua Posko Mudik Harian Arif Toha Tjahjagama mengatakan, 200 bantalan rel akan dikirim ke lokasi malam ini untuk mengebut penyelesaiannya.

"Terkait penanganan jalur KA yang anjlok di Nagreg itu, saat ini terus diupayakan penanganannya. Ditargetkan hari ini selesai," kata Arif di Posko Mudik Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Ia menjelaskan, perbaikan rel dilakukan melalui cara pemasangan bantalan dan penguatan landasan sehingga rel kereta itu berdaya tahan tinggi saat puncak arus mudik.

"Ya, bantalan dan landasannya diperkuat. Penyebabnya diperkirakan karena ada volume yang cukup tinggi sehingga ada perlu perkuatan-perkuatan," jelas Arif.

Ketua Posko Mudik Harian Dirjen Perkeretaapian Anwar Taufik melaporkan, hingga Jumat siang, sudah 84 buah dari total 325 bantalan yang terpasang.

"Sudah terpasang 84, yang sudah di lokasi 266, juga 700 penambat atau pengunci bantalan. Nanti malam 200-an bantalan akan dikirim dari Stasiun Manunjaya," lapor Anwar.

Sebelumnya, empat kereta api yang melintas di wilayah Daop 7 Madiun, Jawa Timur ke arah timur mengalami keterlambatan akibat anjloknya rangkaian Kereta Api Lodaya, Rabu (29/5) sekitar pukul 16.30 WIB di ruas rel antara Stasiun Lebakjero dan Stasiun Nagreg.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Lebaran Bolak-balik RS, Sutopo BNPB Kabarkan Kondisi Terbaru

Jelang Lebaran Bolak-balik RS, Sutopo BNPB Kabarkan Kondisi Terbaru

News | Jum'at, 31 Mei 2019 | 18:59 WIB

Pengamat: Pemudik Jangan Gunakan Bahu Jalan Tol untuk Istirahat

Pengamat: Pemudik Jangan Gunakan Bahu Jalan Tol untuk Istirahat

News | Jum'at, 31 Mei 2019 | 17:11 WIB

Sudah 191.173 Kendaraan Pemudik yang Pergi Tinggalkan Jakarta

Sudah 191.173 Kendaraan Pemudik yang Pergi Tinggalkan Jakarta

News | Jum'at, 31 Mei 2019 | 16:46 WIB

10 SPBU Baru di Tol Trans Jawa Siap Layani Pemudik

10 SPBU Baru di Tol Trans Jawa Siap Layani Pemudik

Bisnis | Jum'at, 31 Mei 2019 | 05:48 WIB

Pelabuhan Merak Butuh Listrik 1.331.000 Watt saat Arus Mudik Lebaran

Pelabuhan Merak Butuh Listrik 1.331.000 Watt saat Arus Mudik Lebaran

Bisnis | Jum'at, 31 Mei 2019 | 05:19 WIB

Terkini

Status Tersangka  Rismon di Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Resmi Dicabut!

Status Tersangka Rismon di Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Resmi Dicabut!

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:41 WIB

Megawati Terima Dubes Jerman, Bahas Geopolitik hingga Warisan Konferensi Asia Afrika

Megawati Terima Dubes Jerman, Bahas Geopolitik hingga Warisan Konferensi Asia Afrika

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:35 WIB

Kasus Andrie Yunus Dinilai Bergantung pada Political Will Prabowo

Kasus Andrie Yunus Dinilai Bergantung pada Political Will Prabowo

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:29 WIB

Berkas Perkara Sudah di Pengadilan, Komnas HAM Desak Polri Lanjutkan Penyidikan Kasus Andrie Yunus

Berkas Perkara Sudah di Pengadilan, Komnas HAM Desak Polri Lanjutkan Penyidikan Kasus Andrie Yunus

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:29 WIB

4 Laporan Dasco ke Prabowo Usai Presiden Lakukan Diplomasi ke Prancis dan Rusia

4 Laporan Dasco ke Prabowo Usai Presiden Lakukan Diplomasi ke Prancis dan Rusia

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:24 WIB

Tolak Damai! Tersangka Roy Suryo Cs Pilih Bertarung di Pengadilan Kasus Ijazah Jokowi

Tolak Damai! Tersangka Roy Suryo Cs Pilih Bertarung di Pengadilan Kasus Ijazah Jokowi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:07 WIB

Meski SP3 Rismon Terbit, Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ijazah Jokowi Belum Selesai

Meski SP3 Rismon Terbit, Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ijazah Jokowi Belum Selesai

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:55 WIB

Menhut Ungkap Strategi Baru Penguatan Pasar Karbon Nasional,

Menhut Ungkap Strategi Baru Penguatan Pasar Karbon Nasional,

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:54 WIB

Izin Periksa Pelaku Tak Kunjung Turun, TNI Halangi Langkah Komnas HAM Usut Teror Aktivis KontraS?

Izin Periksa Pelaku Tak Kunjung Turun, TNI Halangi Langkah Komnas HAM Usut Teror Aktivis KontraS?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:45 WIB

Marak Pejabat Korupsi Gegara Biaya Politik Mahal, KPK Usul Reformasi Pembiayaan Kampanye

Marak Pejabat Korupsi Gegara Biaya Politik Mahal, KPK Usul Reformasi Pembiayaan Kampanye

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:38 WIB