alexametrics

Gara-gara Drone, Landasan Pacu Bandara Changi Terpaksa Ditutup Sementara

Angga Roni Priambodo | Arendya Nariswari
Gara-gara Drone, Landasan Pacu Bandara Changi Terpaksa Ditutup Sementara
Ilustrasi drone. (Pixabay/Powie)

Identitas penerbang drone masih diselidiki pihak berwenang.

Suara.com - Belum lama ini publik dihebohkan dengan penutupan landasan pacu Bandara Changi, Singapura untuk sementara waktu.

Bukan tanpa alasan, ternyata penutupan ini disebabkan oleh penampakan pesawat tanpa awak (drone) di sekitar bandara.

Alhasil, sejumlah jadwal penerbangan di Bandara Changi terganggu.

Dilansir Suara.com dari laman Straits Times, Kamis (20/6/19) 37 penerbangan di Bandara Changi terpaksa mengalami penundaan atau delay.

Baca Juga: DJI Edukasi Anak-Anak Soal Coding Lewat Drone Berbentuk Tank

Penerbangan kedatangan terpaksa dialihkan untuk sementara waktu di Kuala Lumpur.

Menerbangkan drone tak jauh dari bandara diketahui sangat membahayakan penerbangan.

Oleh karena itu seluruh aktivitas di landasan pacu Bandara Changi sempat dihentikan untuk sementara waktu.

Bandara Changi, Singapura. (Pixabay/Muhammadshabi)
Bandara Changi, Singapura. (Pixabay/Muhammadshabi)

"Demi keselamatan operasional serta penumpang, landasan pacu akan ditangguhkan pukul 23.00 pada tanggal 18 Juni sampai dengan 19 Juni pukul 09.00," sebut pernyataan Badan Penerbangan Sipil Singapura (CAAS).

Polisi serta angkatan bersenjata Singapura juga ikut menyelidiki siapa pihak yang nekat menerbangkan drone tersebut.

Baca Juga: AS Disebut Jual Drone ke Indonesia untuk Awasi Aktivitas Maritim China

Undang-undang Pesawat Nirawak Singapura menyebutkan bahwa menerbangkan drone tanpa izin di daerah 5 kilometer dari bandara dan pangkalan militer atau di ketinggian 200 kaki merupakan pelanggaran hukum.

Komentar