Evaluasi Pemilu, Bawaslu Soroti Masalah di LN hingga Distribusi Logistik

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Senin, 01 Juli 2019 | 12:31 WIB
Evaluasi Pemilu, Bawaslu Soroti Masalah di LN hingga Distribusi Logistik
Anggota Bawaslu RI Rahmat Bagja. (Suara.com/M. Yasir)

Suara.com - Badan Pengawas Pemilu RI tengah melakukan evaluasi terkait penyelenggaraan Pemilu 2019. Evaluasi itu dinilai harus dilakukan, mulai dari sistem Pemilu di luar hingga distribusi logistik Pemilu.

Anggota Bawaslu RI Rahmat Bagja mengungkapkan, salah satu yang perlu dievaluasi terkait Pemilu di luar negeri yakni penggunaan tempat pemungutan suara (TPS) dan waktu penyelenggaraan.

Menurutnya, jika melihat sistem Pemilu di luar negeri beberapa negara lebih mendahulukan Pemilu di luar negeri, misalnya pencoblosan bisa dilakukan pada satu atau dua minggu sebelum hari pemungutan suara.

"Misalnya apakah di luar negeri masih pas pake TPS. Kemudian penyelenggaraan, apakah emang harus satu hari, apa bisa dilaksanakan dua atau tiga hari. Karena exhausted-nya pada saat itu kalau kita berkaca pada Pemilu tahun ini, ini Indonesia paling hebat ya diakui dunia, bahwa kita menyelenggarakan Pemilu satu hari dalam satu waktu," kata Bagja, di Jakarta, Senin (1/7/2019).

Kedua, kata Bagja, yang perlu dievaluasi ialah terkait penguatan peran Sentra Gakkumdu.

Bagja menuturkan, pihaknya kerap merasa kesulitan lantaran selain sebagai pihak yang mengawasi Pemilu, Bawaslu RI juga turut mengadili pelangggaran Pemilu.

"Bawaslu kadang-kadang dalam memutus, dianggap, kan kita mengawasi agak sulit juga mengawasi dan mengadili. Pelanggaran administratf, yang mengawasi Bawaslu, yang melaporkan Bawaslu sebagian besar. Jadi apakah itu pas. Jadi nanti agak rancu, dia yang nuntut dia juga yang adili," ujarnya.

Sementara, permasalahan terkahir yang sangat disoroti Bawaslu yakni prihal distribusi logistik Pemilu.

Ia menyebut keterlambatan logistik Pemilu 2019 di beberapa wilayah membuat banyak petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan pengawas TPS kesulitan.

baca juga

"Kami sempet cerita KPU Jawa Barat membongkar logistik tiga hari sebelum (pemungutan suara) karena logistik sudah dipack sesuai DPT. Kemudian DPT berubah, pack nya kan berubah," kata dia.

"Makanya kesulitan, di Jawa Barat jadi PSU (pemungutan suara ulang), dan PSL (pemungutan suara lanjutan). Kritikan kami itu sekarang, perbaikan logistik ke depan," lanjut Bagja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bawaslu Tak Pernah Terima Laporan Dugaan Pelanggaran Pencalonan Maruf Amin

Bawaslu Tak Pernah Terima Laporan Dugaan Pelanggaran Pencalonan Maruf Amin

News | Selasa, 18 Juni 2019 | 17:37 WIB

Jabatan Ma'ruf Amin Digugat ke MK, Perludem: Mestinya ke Bawaslu

Jabatan Ma'ruf Amin Digugat ke MK, Perludem: Mestinya ke Bawaslu

News | Minggu, 16 Juni 2019 | 17:14 WIB

Jelang Sidang Sengketa Pilpres 2019, Hakim MK Cek Persiapan di Ruang Sidang

Jelang Sidang Sengketa Pilpres 2019, Hakim MK Cek Persiapan di Ruang Sidang

News | Kamis, 13 Juni 2019 | 14:46 WIB

Bawaslu Tak Serahkan Draf Keterangan Kedudukan Maruf di Bank Syariah ke MK

Bawaslu Tak Serahkan Draf Keterangan Kedudukan Maruf di Bank Syariah ke MK

News | Rabu, 12 Juni 2019 | 17:59 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×