Novel Baswedan Minta Pelaku Lapangan Diungkap, TGPF: Enggak Terlalu Penting

Dwi Bowo Raharjo | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Kamis, 11 Juli 2019 | 18:44 WIB
Novel Baswedan Minta Pelaku Lapangan Diungkap, TGPF: Enggak Terlalu Penting
Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan memberikan keterangan pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (26/4). [ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya]

Suara.com - Penyidik senior KPK Novel Baswedan berharap tim gabungan pencari fakta (TGPF) bentukan Polri bisa segera mengungkap pelaku penyiraman air keras ke wajahnya. Novel menyebut eksekutor di lapangan yang seharusnya diungkap lebih dulu.

Terkait itu, Anggota TGPF Novel Baswedan, Hendardi menganggap hal itu tidak terlalu penting. Ia juga tidak mempersoalkan pernyataan Novel.

"Ya biar saja dia (Novel) ngomong, saya (kira) enggak terlalu penting," ujar Hendardi di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Enam bulan TGPF bekerja, Hendardi menyebut pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi dan beberapa jenderal. Diantaranya mantan Kapolda Metro Jaya Komjen Polisi Muhammad Iriawan.

Kata dia, siapapun pihak yang terlibat dalam kasus penyiraman air keras baik itu jenderal akan diperiksa.

"Betul Komjen Iriawan kita periksa dalam konteks beliau sebagai Kapolda, dan hubungannya tentu saja dengan Novel. Yang tidak ada hubungan, mau jenderal siapa ya enggak akan kami periksa," ujar Hendardi.

Hendardi menuturkan Iriawan diperiksa karena ketika menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya pernah menemui Novel secara langsung.

Terkait pemeriksaan Iriawan, Hendardi mengajak semua pihak untuk tidak berpikiran negatif jika jenderal yang diperiksa bakal ditetapkan sebagai tersangka atau terlibat dalam penyiraman Novel Baswedan.

"Jadi jangan dipandang secara negatif dulu bahwa jenderal ini pasti yang menjadi tersangka. Enggak, sebagai saksi," kata dia.

Diketahui, Novel Baswedan diserang oleh dua orang pengendara motor pada 11 April 2017 seusai salat Subuh di Masjid Al-Ihsan dekat rumahnya, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Namun hingga kekinian polisi belum bisa mengungkap pelaku yang telah merusak mata kiri Novel akibat tersiram air keras.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Isi Pemeriksaan Komjen Iriawan di Kasus Penyiraman Novel

Ini Isi Pemeriksaan Komjen Iriawan di Kasus Penyiraman Novel

News | Kamis, 11 Juli 2019 | 15:59 WIB

TGPF Kasus Novel Sudah Periksa Eks Kapolda Metro Jaya Iriawan, Hasilnya...

TGPF Kasus Novel Sudah Periksa Eks Kapolda Metro Jaya Iriawan, Hasilnya...

News | Rabu, 10 Juli 2019 | 19:44 WIB

Novel Baswedan: Ungkap Kejahatan Jalanan Harus Dimulai dari Pelaku Lapangan

Novel Baswedan: Ungkap Kejahatan Jalanan Harus Dimulai dari Pelaku Lapangan

News | Rabu, 10 Juli 2019 | 17:25 WIB

Polri Belum Ada Rencana Perpanjang Masa Kerja TGPF Kasus Novel Baswedan

Polri Belum Ada Rencana Perpanjang Masa Kerja TGPF Kasus Novel Baswedan

News | Rabu, 10 Juli 2019 | 13:19 WIB

Amnesty Internasional Desak Kasus Novel Diusut Hingga Pelaku Ditemukan

Amnesty Internasional Desak Kasus Novel Diusut Hingga Pelaku Ditemukan

News | Selasa, 09 Juli 2019 | 16:22 WIB

Terkini

Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK

Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:57 WIB

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:51 WIB

Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP

Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:48 WIB

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:35 WIB

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:28 WIB

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:12 WIB

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:05 WIB

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:40 WIB