Kalimantan Rawan Karhutla, Ibu Kota Baru Diminta Andalkan Transportasi Air

Agung Sandy Lesmana, Stephanus Aranditio

Senin, 22 Juli 2019 | 20:48 WIB
Kalimantan Rawan Karhutla, Ibu Kota Baru Diminta Andalkan Transportasi Air
Plh Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo (tengah). (Suara.com/Tio).

Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Nasional merekomendasikan pemerintah untuk menjadikan jalur transportasi air sebagai jalur transportasi utama jika Ibu Kota baru dipastikan berada di Pulau Kalimantan. Hal itu untuk mencegah kebakaran hutan.

Plh Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo mengatakan struktur tanah di Kalimantan didominasi lahan gambut yang kering dan rawan kebakaran sehingga pemerintah harus memikirkan pembangunan tata kota dengan membangun jalur transportasi air bukan aspal.

"Jadi menyesuaikan saja, misalnya transportasinya banyak menggunakan air, jadi membangun kanal-kanal, membangun sungai-sungai dibangun dengan bagus supaya bisa dipakai untuk lalu lintas kapal dan sebagainya, itu salah satu cara yang terbaik," kata Agus kepada Suara.com di Kantor BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Senin (22/7/2019).

Selain itu, pemerintah juga disarankan untuk banyak menanam tanaman yang bersifat basah agar lahan gambut tidak mudah terbakar.

"Terus tanaman-tanaman yang cocok adalah tanaman yang sifatnya basah, saya kira di Kalimantan banyak ya tanaman basah, misalnya kalau di Papua kan ada sagu, saya enggak tahu ya di Kalimantan belum pernah lihat sagu, kalau di Kalimantan saya kira banyak pohon-pohon yang memang ciri-ciri basah, mereka memang rawan, jadi kalau tanahnya dibasahi ya tidak mudah kebakaran," tutupnya.

Dua rekomendasi ini disebutkan Agus sudah diserahkan ke Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia (Bappenas) sebagai bahan pertimbangan penataan ibu kota baru.

Untuk diketahui, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, perkiraan luas wilayah ibu kota baru mencapai 40 ribu hektare dengan 2.000 hektare di antaranya akan digunakan khusus untuk kawasan pusat pemerintahan.

Di kawasan pusat pemerintahan itu nantinya akan dibangun Istana Negara, kantor kementerian dan lembaga negara mulai dari eksekutif, legislatif dan yudikatif, serta markas TNI dan Polri.

Di luar kawasan pusat pemerintahan akan dibangun fasilitas penunjang mulai dari rumah Aparatur Sipil Negara (ASN), fasilitas pendidikan dan kesehatan, universitas, taman kota, hi-tech and clean industries, pusat penelitian dan pengembangan, MICE/ convention center, pusat olahraga hingga museum.

baca juga

Selanjutnya, pemerintah juga berencana mengembangkan wilayah di luar 40 ribu hektare wilayah pemerintahan itu. Yakni dengan membangun taman nasional, konservasi orang utan dan pemukiman non-ASN hingga pelabuhan dan bandara baru jika diperlukan.

Kawasan seluas 200 hektare itu akan diberi nama Kawasan Perluasan Ibu Kota Negara 1 (IKN 1).

Sementara di area terluar ibu kota baru, akan dibangun wilayah yang dinamakan Kawasan Perluasan IKN 2 seluas lebih dari 200 ribu hektare yang akan dibangun kota metropolitan hingga wilayah pengembangan yang terkoneksi dengan provinsi sekitarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ogah Dilihat Lemah Negara Luar, Istana Siap Ajukan PK soal Karhutla

Ogah Dilihat Lemah Negara Luar, Istana Siap Ajukan PK soal Karhutla

News | Senin, 22 Juli 2019 | 17:00 WIB

Cegah Karhutla, KLHK dan BPPT akan Buat Hujan Buatan

Cegah Karhutla, KLHK dan BPPT akan Buat Hujan Buatan

News | Selasa, 05 Maret 2019 | 09:30 WIB

KLHK Terus Dorong Perusahaan Lakukan Pengendalian Karhutla

KLHK Terus Dorong Perusahaan Lakukan Pengendalian Karhutla

News | Senin, 26 November 2018 | 16:23 WIB

Antisipasi Karhutla, KLHK Tambah Sarana dan Prasarana di Kalbar

Antisipasi Karhutla, KLHK Tambah Sarana dan Prasarana di Kalbar

News | Jum'at, 16 November 2018 | 09:09 WIB

Cegah Karhutla, KLHK Ajarkan Metode Mengolah Lahan Tanpa Bakar

Cegah Karhutla, KLHK Ajarkan Metode Mengolah Lahan Tanpa Bakar

News | Senin, 12 November 2018 | 09:48 WIB

KLHK Bentuk Kelompok Masyarakat Peduli Api untuk Tangani Karhutla

KLHK Bentuk Kelompok Masyarakat Peduli Api untuk Tangani Karhutla

News | Sabtu, 10 November 2018 | 08:12 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×