Ini Risiko di Balik Pertemuan Surya Paloh dan Anies Baswedan

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 24 Juli 2019 | 21:28 WIB
Ini Risiko di Balik Pertemuan Surya Paloh dan Anies Baswedan
Ketua Umum partai Nasional Demokrat Surya Paloh melakukan pertemuan dengan Gubernur DKI Jakarta di Kantor DPP Nasdem, Cikini, Jakarta Pusat. Seusai bertemu, Paloh menyebut kantor Nasdem adalah rumah Anies. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]

Suara.com - Pertemuan Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh dan Gubernur Anies Baswedan menjadi wacana permulaan langkah politik keduanya di Pemilu 2024.

Peneliti Bidang Politik The Indonesian Institute Rifqi Rachman menilai ada sisi untung dan rugi jika Surya Paloh matang mendukung Anies maju sebagai calon presiden di kontestasi politik itu.

Rifqi menjelaskan pertemuan Surya Paloh dengan Anies bisa menjadi investasi jangka panjang. Lantaran, Nasdem lebih menampakan diri dalam mempersiapkan Pemilu 2024 ketimbang partai-partai lain yang masih sibuk dengan pembentukan kabinet.

"Nasdem memulai langkah sangat dini untuk menyongsong 2024 dengan menjalin relasi bersama Anies. Pernyataan Ketum Nasdem yang mengatakan Anies baru mengeluarkan setengah potensinya memperjelas arah perbincangan di pertemuan tersebut," kata Rifqi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (24/7/2019).

Meski begitu, menurutnya, ada pertimbangan yang harus dipikirkan Nasdem dengan matang, apabila serius mendukung Anies maju sebagai capres di Pilpres 2019. Pertimbangan pertama yang harus dipikirkan Nasdem ialah soal pemilih Anies.

Pemilih Anies saat Pilkada DKI Jakarta 2017, disebut Rifqi, berasal dari kalangan konservatif. Dengan begitu, Nasdem nantinya akan mengubah konsep dari partai nasionalis menjadi partai yang dicampur dengan unsur keagamaan pada 2024.

"Namun, berada satu gerbong dengan kalangan konservatif akan membuat Nasdem turut memainkan instrumen politik identitas," ujarnya.

"Sangat disayangkan apabila pragmatisme seperti ini yang akhirnya menahkodai partai urutan kelima (8,78 persen) di Pemilu 2019," sambungnya.

Kemudian, Nasdem juga harus bersiap dengan sikap kekecewaan dari kadernya. Kader yang selama ini mengikuti prosedur dengan mengikuti rangkaian kaderisasi akan merasa dilangkahi apabila partai malah mengajukan kandidat lain.

baca juga

"Secara simultan, mengajukan kandidat non-kader juga akan membuktikan lemahnya sistem kaderisasi partai Nasdem sendiri," tandasnya.

Untuk diketahui, Surya Paloh menegaskan partainya berniat mendukung Anies Baswedan jika mencalonkan diri sebagai presiden di Pilpres 2024 mendatang. Menurut Surya Paloh, pencalonan Anies sebagai presiden di Pilpres 2024 harus ditanggapi dengan baik juga.

Hal itu dikatakan Surya Paloh saat dikonfirmasi mengenai dukungan kepada Gubernur DKI Jakarta itu untuk maju menjadi Capres pada Pilpres 2024. Meski begitu, Paloh menyerahkan keputusan tersebut kepada Anies.

"Tahun 2024 kan tergantung Anies. Niatnya sudah pasti ada di situ (mendukung sebagai capres), semua niat baik harus terjaga asal baik," kata Surya Paloh usai pertemuan, Kamis (24/7/2019).

Dukungannya tersebut, nantinya akan dinilai tergantung kondisi ke depannya sampai menjelang pencalonan. Namun jika prosesnya lancar, Surya Paloh menyebut akan mendukung Anies.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PSI Serang Nasdem, Sindir Berkoalisi dengan Tokoh yang Politisasi Agama

PSI Serang Nasdem, Sindir Berkoalisi dengan Tokoh yang Politisasi Agama

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 18:40 WIB

Nasdem Sebut Pertemuan Anies - Surya Paloh Digagas Anies Sejak Lama

Nasdem Sebut Pertemuan Anies - Surya Paloh Digagas Anies Sejak Lama

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 18:26 WIB

Nasdem Dukung Anies Jadi Capres, PDIP: Kami Belum Berpikir Pilpres 2024

Nasdem Dukung Anies Jadi Capres, PDIP: Kami Belum Berpikir Pilpres 2024

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 16:56 WIB

PSI Tolak Anies Capres 2024: Menangkan Kekuasaan dengan Politisasi Agama

PSI Tolak Anies Capres 2024: Menangkan Kekuasaan dengan Politisasi Agama

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 16:22 WIB

Nasdem Siap Antar Anies Jadi Capres 2024, Surya Paloh: Ada Prosesnya

Nasdem Siap Antar Anies Jadi Capres 2024, Surya Paloh: Ada Prosesnya

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 15:38 WIB

Terkini

Gelombang Panas Eropa Makin Mematikan: Krisis Kesehatan Hingga Ancam Ketahanan Energi Nasional

Gelombang Panas Eropa Makin Mematikan: Krisis Kesehatan Hingga Ancam Ketahanan Energi Nasional

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:07 WIB

Prabowo: Kita Butuh Kritik, Tapi Jangan Biarkan Demokrasi Dibajak Pemilik Modal!

Prabowo: Kita Butuh Kritik, Tapi Jangan Biarkan Demokrasi Dibajak Pemilik Modal!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:03 WIB

Pramono Ultimatum Plaza Senayan dan Senayan City: Bangun Akses Penghubung atau Pajaknya Dinaikkan

Pramono Ultimatum Plaza Senayan dan Senayan City: Bangun Akses Penghubung atau Pajaknya Dinaikkan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:57 WIB

Putusan MK Final, Pilkada Tetap Langsung! PKB: Jangan Debat Lagi, Saatnya Tekan Biaya Politik

Putusan MK Final, Pilkada Tetap Langsung! PKB: Jangan Debat Lagi, Saatnya Tekan Biaya Politik

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:50 WIB

Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik

Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:46 WIB

Diplomasi AS - Iran Memanas, Utusan Donald Trump Kejar Kesepakatan Damai di Qatar

Diplomasi AS - Iran Memanas, Utusan Donald Trump Kejar Kesepakatan Damai di Qatar

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:27 WIB

Putusan MK Soal Pilkada Langsung Dinilai Beri Kepastian Hukum, Ini Alasannya

Putusan MK Soal Pilkada Langsung Dinilai Beri Kepastian Hukum, Ini Alasannya

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:06 WIB

Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Kehormatan untuk Purnawirawan Polisi, Termasuk Mantan Ajudan Soekarno

Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Kehormatan untuk Purnawirawan Polisi, Termasuk Mantan Ajudan Soekarno

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:21 WIB

Lalu Lintas Tol Jakarta Pagi Ini Semrawut, Kecelakaan Beruntun hingga Contraflow Picu Kemacetan

Lalu Lintas Tol Jakarta Pagi Ini Semrawut, Kecelakaan Beruntun hingga Contraflow Picu Kemacetan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:04 WIB

Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara

Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:38 WIB

×